Tfz9BSAlTfr7TSGlTUM5TfAlGA==

HAPIJIRA : Bentuk Lain Model Pengelolaan Terhadap Keselamatan

 

HAPIJIRA

Grafis dan Teks : Agung Budiarto*

Pada saat penulis bekerja di salah satu perusahaan Tambang Batu Bara, kami team safety berusaha membuat model dengan tujuan untuk mengurangi bahaya/resiko yang ada, secara umum dalam usaha pengelolaan tersebut kami bagi dalam 3 kelompok yaitu : system, manusia dan organisasi (pembagian tugas dan tanggung jawab), dalam hal ini akan kami uraikan sebagai berikut:

System.
Pengelolaan system ini diterapkan melalui  penerapkan ISO 45001, SMK3 dan SMKP . System ini erat kaitanya dengan Kebijakan, procedure, standard dan peraturan, Audit, Pre work dan evaluasi, laporan kecelakann dan kesiapan tanggap darurat, kelayakan peralatan dan lain-lain.

People atau Manusia
Berkaitan dengan kompetensi tenaga kerja, tugas wewenang dan tanggung jawabnya dalam bidang keselamatan, tersedianya sumberdaya yang cukup, keterlibatan karyawan dalam pengelolaan keselamatan, komunikasi yang baik dan benar, Kedisiplinan, Leadership dan lainnya

Organisasi
Adalah hal yang  berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab, komunikasi dan kompetensi tenaga kerja dll. Dimulai dari top Down atau Bottom Up, yang tentunya berkaitan erat dengan kebijakan dan Implementasi sesuai dengan tupoksi masing-masing tugas secara organisasi maupun individu

Pada dasarnya semua pengelolaan keselamatan, harus didasari pada nilai manusia dan produktifitas yang merupakan inti dari pengelolaan keselamatan itu sendiri. Gambarkan dalam lingkaran luarnya yaitu berupa reward and punishment (discipline approach), leadership, komunikasi dan lain lain. 

Semua cara pengelolaan tersebut harus didasari oleh nilai intinya yaitu manusia  dan produktifitas. maksudnya adalah saat ada pelanggaran kemudian diberikan sanksi dan harus dikomunikasikan bahwa sanksi tersebut untuk memberikan rasa aman / selamat kepada yang bersangkutan dan untuk karyawan lainya yang mungkin terkena dampak dari pelanggaran tersebut. 

Sedangkan tujuan dari pengelolaan keselamatan dimasukkan dalam lingkaran yang terluar dimana tujuan dari pengelolaan K3 adalah untuk memberikan perlindungan terhadap para karyawan, asset perusahaan dan proses produksi itu sendiri.

HAPIJIRA

Kadang terdapat asumsi yang bahwa keselamatan adalah  penegakan peraturan, hal tersebut mungkin kurang lengkap. Keselamatan adalah cara memberikan perlindungan dengan usaha memberikan reward and punishment yang tepat, komunikasi yang baik, memperhatikan kompetensi karyawan, pengelolaan Houskeeping / tata griya yang baik dalam usaha menurunkan tingkat bahaya dan risiko di setiap aktivitas pekerjaan. 

HAPIJIRA

Hal tersebut adalah salah satu dari pendekatan dalam usaha pencegahan terhadap kecelakaan yang akhir-akhir ini sering terjadi di lapangan. Keselarasan dalam mengemban tugas dan tanggung jawab lebih di prioritaskan pada operasional. Dimana aktivitas operasional adalah titik rawan terjadinya sebuah inciden yang tentu saja membutuhkan pengendalian yang tepat dan akurat. Terimakasih

DPP APKPI bidang Media dan Publikasi*

Type above and press Enter to search.