Ini Pesan Keselamatan Pertambangan 2023 Dari Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) Untuk Seluruh Insan Pertambangan di Indonesia

Pesan, Kecelakaan Pertambangan, APKPI, Insan Pertambangan, Direktur APKPI, Alwahono,


MINESAFETY -- Penghujung tahun 2022 segera akan berakhir, dan tahun 2023 sudah di depan kita. Banyak hal sedih dan gembira kita alami selama 2022 ini. Begitu juga di dunia pertambangan Tanah Air kita. 

Ada aspek-aspek yang menggembirakan karena komoditas pertambangan Tanah Air menunjukan kemajuan sumbangsih yang besar kepada negara. Tentu pastinya, keberadaan sumber daya alam ini telah memberikan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. 

Namun, tidak sedikit pula yang membuat kita sedih karena industri penuh risiko ini masih sering terjadi kecelakaan pertambangan yang mengakibatkan para pekerja meninggal dunia. 

Direktur Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan (APKPI) Alwahono menyampaikan pesan kepada insan pertambangan untuk bersama-sama saling refleksi dan menatap asa masa depan industri pertambangan yang lebih baik yakni nol kecelakaan kerja pada 2023 mendatang. 

Berikut ini, pesan dari Direktur APKPI Alwahono 

"Rekan-rekan Insan Pertambangan di Indonesia, yang saya banggakan. 

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita semua masih diberikan kesehatan dan keselamatan untuk dapat terus berkarya di bidang pertambangan di negara tercinta kita ini. 

Perkenalkan kami, Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI), suatu wadah dan rumah bersama yang dibentuk untuk menjadi mitra strategis perusahaan pertambangan dan pemerintah khususnya Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dalam mengelola aspek Keselamatan Pertambangan. 

APKPI berdiri sejak tahun 2013 yang mana Dewan Pelindung kami adalah Direktur Jenderal Mineral dan Batubara dan Dewan Pembina adalah Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara.

Rekan-rekan insan pertambangan di manapun berada yang saya banggakan, latar belakang APKPI menuliskan surat ini adalah didasarkan pada keprihatinan yang sangat mendalam atas  kecelakaan di sektor pertambangan di Indonesia yang masih kerap kali terjadi kecelakaan kerja berakibat cidera berat maupun meninggal dunia. Kita semua tentunya merasa sedih akan hal ini dan tidak ingin kecelakaan kerja berulang terjadi.

Saya mempunyai data terkait tren kenaikan angka kecelakaan pertambangan di Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. 


Ada sebesar 87% dari total keseluruhan kecelakaan tambang berakibat mati terjadi di IUP (Izin Usaha Pertambangan) PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri). 

Melihat tren kecelakaan pertambangan tersebut, kami APKPI mengajak seluruh insan pertambangan untuk melaksanakan langkah-langkah berikut; 

1. Melaksanakan semua peraturan keselamatan pertambangan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dengan disiplin yang sangat tinggi

2. Senantiasa menjaga kebugaran dengan mengatur asupan makanan, rajin berolahraga serta menjaga jam tidur. Jangan bekerja apabila rekan-rekan merasa sedang tidak bugar

3. Memahami bahaya risiko suatu pekerjaan dan mengerti cara mengendalikannya

4. Menghentikan kegiatan operasi pertambangan apabila prosedur kerja tidak lengkap atau tidak ada, misalnya JSA yang belum tersedia atau ada kondisi yang tidak aman atau tindakan yang tidak aman

5. Mengingatkan rekan kerja yang lain apabila mereka tidak mengindahkan prosedur kerja, dan

6. Mari senantiasa menjaga semangat kerja dan menanamkan pada diri bahwa kecelakaan kerja adalah sesuatu yang dapat dicegah

Demikian hal sekelumit yang dapat kami sampaikan. Mari kita semua insan pertambangan Indonesia menjadikan tempat kerja kita, tempat kerja yang paling aman, paling selamat, paling sehat dan paling produktif.

Semoga semua rekan-rekan yang saat ini sedang bekerja di seluruh wilayah pertambangan di Indonesia selalu dilindungi keselamatan dan  kesehatannya oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin.


Salam,
Jakarta, 24 Desember 2022


Alwahono
Direktur APKPI


LihatTutupKomentar
Cancel