Tfz9BSAlTfr7TSGlTUM5TfAlGA==

HAPIJIRA: Waspada! Bahaya Moving Part Mengintai Anda


Grafis & text:
Agung Budiarto

Moving Part yang arti dalam Bahasa Indonesia adalah bagian yang bergerak dalam sebuah aktivitas permesinan saat melakukan pekerjaan. Dalam kehidupan sehari – hari kita banyak berhubungan dengan bagian – bagian permesinan yang bergerak saat melakukan pekerjaan, mulai dari melakukan kegiatan di rumah, ditempat kerja maupun di perjalanan yang tanpa kita sadari mesin – mesin yang bergerak tersebut merupakan potensi Bahaya yang bisa berisiko tinggi.

Risiko pada Benda bergerak ditempat kerja, bisa terjadi manakala seseorang baik disengaja atau tidak melakukan kontak dengan bagian permesinan yang sedang bergerak.

Gerakan Mesin

Putaran bisa membuat kain atau bagian dari pakaian kita yang melorot tidak terkancing tersangkut dan akhirnya melilit dan badan pekerja sehingga seluruh badan pekerja ikut berputar bersamaan dengan Gerakan mesin tersebut. 

Ini merupakan kondisi yang tidak aman ditambah dengan tindakan pekerja yang kurang waspada mengakibatkan kemungkinan sebuah risiko bisa terjadi yang akhirnya akan ada cedera bahkan bisa fatal atau kematian. 

Putaran dua bagian mesin yang bergerak secara berlawanan dapat membuat titik jepit (nip point) tentunya itu menjadikan kondisi yang tidak aman yang menyebabkan potensi bahaya yang berisiko tinggi. 

Titik jepit juga bisa terjadi antara bagian yang berputar dengan bagian bagian bagian yang bergerak secara tangensial contohnya perputaran sabuk (belt conveyor) pada porosnya.

Gerakan mesin berbalasan (Reciprocating Motions), baik Gerakan maju mundur ataupun atas bawah yang dapat menyebabkan pekerja terjebak/terjepit di antara bagian yang bergerak dan yang statis (tidak bergerak).

Gerak melintang, bisa menyebabkan pekerja bergeser atau tertarik hingga terjebak pada kondisi yang berbahaya yang mengakibatkan pada risiko fatality.

Tindakan yang Berisiko

  • Aktivitas pemotongan (cutting) berpotensi pada bahaya tinggi yang bermuatan risiko pada terlukanya bagian tubuh, mulai dari jari yang terluka atau terpotong, lengan hingga anggota tubuh lainnya. Selain itu serpihan hasil penggerindaan atau pemotongan bisa juga mengenai bagian wajah atau mata kita.
  • Mininju (punching), gerakan ono pada umumnya terjadi saat pekerja mencetak sebuah material yang juga berpotensi timbulnya titik jepit yang membahayakan bagian tubuh tertentu dari pekerja. 
  • Aktivitas penekukan (bending), juga merupakan penyebab kecelakaan karena adanya aktivitas penekukan yang mungkin membutuhkan sudut runcing atau bagian yang harus ditekuk sampai kedalam. 

Apa yang Harus Dilakukan untuk Keamanan dan Keselamatan Pekerja Terkait Bahaya Benda Bergerak?

Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pekerja adalah menghindari kontak langsung pada bagian benda yang bergerak tersebut. Memasang pelindung (sungkup pengaman) bagi peralatan yang berpotensi terjadinya titik jepit maupun titik geser. 

Melakukan pengendalian untuk pencegahan atau mengurangi terjadi potensi risiko terjebak pada putaran mesin dengan memakai pakaian yang pas dibadan (jangan terlalu longgar) yang paling penting terpenting pekerja harus mempunyai kompetensi sebagai tenaga ahli tentang permesinan dan paham serta mampu menganalisa adanya bahaya dan bisa menilai risiko sehingga bisa menentukan pengendalian sampai bahaya dan risiko terhadap benda bergerak tersebut bisa diterima. Jangan lupa untuk pengendalian akhir seperti baju pelindung dan APD juga tidak kalah pentingnya.

Di luar pekerjaan (off the job), bahaya & risiko benda berputar/bergerak bisa terjadi dimanapun oleh siapapun, seperti bahaya pada jeruji sepeda motor atau sepeda yang mungkin berisiko tersangkutnya pakaian atau jas hujan yang kita kenakan, juga bisa terjadi saat mengoperasikan kipas angin atau peralatan rumah tangga yang lainnya. 

Sudah selayaknya kita peduli dengan keselamatan diri sendiri dan rekan kerja apalagi keluarga dari ancaman benda berputar/bergerak (moving Part). Mesin tak punya mata, Hati apalagi otak untuk bertindak. Manusialah yang mengatur atau menentukan perilakunya untuk mencegah kecelakaan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Terimakasih. 

Type above and press Enter to search.