Showing posts with label Viral. Show all posts
Showing posts with label Viral. Show all posts

Tak Cuma Tangguh, Truk Listrik Vale Indonesia Unggul Aspek Safety

PT Vale Indonesia Tbk memperkenalkan truk listrik CXMG tipe XDR-80-TE. Vale Indonesia.

MINESAFETY -- Perkenalan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terhadap truk listriknya sebagai transportasi angkut sarana operasional di site tambang Blok Sorowako, viral di dunia maya. Sejumlah media online nasional dan lokal turut memberitakan truk CXMG tipe XDR-80-TE buatan Cina tersebut.

Tidak hanya viral karena Vale Indonesia mendatangkan kendaraan monster berenergi listrik pertama di area tambangnya. Namun, kehadiran truk itu bagian komitmen Vale Indonesia berkontribusi terhadap penggunaan energi bersih di area tambang nikelnya.  

Terobosan dari Vale Indonesia menghadirkan truk itu tidak hanya energi yang dipakai 100% listrik, tetapi truk dengan kapasitas angkut 70 ton itu memiliki keunggulan pada aspek keselamatannya.   

Dibalik kegagagahannya, mantan Kepala Teknik Tambang (KTT)/HS and Risk Vale Indonesia, Budiawansyah mengatakan truk ini memiliki sistem penuh elektrik baterai dengan kelebihan safety yang terjamin untuk keselamatan operasional tambang dibandingkan truk konvensional lain saat mengangkut material tambang berbahan bakar lainnya.

Budiawansyah mengutarakan truk dengan bahan bakar minyak (BBM) rentan resiko kebakaran (safety) dan oil spill (lingkungan) saat dioperasikan di kegiatan per tambangan. Sebab dari sejumlah fakta di lapangan, menurutnya, kejadian kebakaran pada truk bersumber dari liquid fuel dan gas panas sisa pembakaran truk.

"Sumber bahan bakar truk konvensional yang keluar dari hasil pembakaran sangat berbahaya sementara kalau menggunakan baterai listrik terstandard di truk ini tidak. Kebakaran kendaraan juga datang dari sistem pembakaran sisa gas hasil pembakaran, nah truk yang ini tidak ada gas flamable jadi dengan sistem kelistrikan yang tersertifikasi dapat mengeliminir potensi tersebut," kata Budiawansyah kepada Minesafety, Sabtu (6 Agustus 2022).

Kelebihan lain dari truk ini, lanjut Budiawansyah, operasionalnya seperti penggunaan pengisian bahan bakar laptop. Dengan pengisian antara 1,5 jam hingga 2 jam mampu beroperasi selama 12 jam. Driver truk, kata dia, tidak kesulitan mencari pengisian stasiun pengisian listriknya karena dilengkapi stasiun portabel (bisa dibawa).

Perusahaan juga tidak perlu khawatir kehabisan listrik, kata  Budiawansyah, karena perusahaan sedang membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di hilir site tambang dari energi bersih PLTA.

Selain itu, Budiawansyah menjamin truk ini waterproof yang membuat driver alias pengemudi tidak akan khawatir truk tersebut mengalami gangguan kelistrikan terkena hujan atau siraman air sehingga aman selama beroperasional sepanjang waktu di site pertambangan.
CEO Vale Indonesia Febriany Eddy

Sebagaimana diketahui, Vale Indonesia memperkenalkan truk listrik pertamanya untuk mendukung operasi pertambangan di Blok Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada 4 Agustus 2022. Peluncuran itu dihadiri CEO Febriany Eddy dan Wakil Presiden Direktur Adriansyah Chaniago.

Febriany Eddy mengatakan penggunaan truk itu merupakan bagian komitmen perusahaan mencapai target menurunkan karbon termasuk di area operasional.

"Penggunaan truk listrik ini komitmen kami menerapkan operasi rendah karbon di area operasional sekaligus upaya cepat efisiensi karena biaya terbesar operasional perusahaan untuk konsumsi energi," kata Febriany di sela peluncuran truk listrik itu.

Dia menjelaskan baru satu unit ini penggunaan truk di Sorowako sebagai kendaraan operasional dan Vale Indonesia menggunakannya sebagai uji coba sembari membangun infrastruktur SPKLU.

NIK Sebagai NPWP Urus Pajak, Sudah Berlaku Loh

Ilustrasi: Pajak

MINESAFETY -- Kabar gembira untuk wajib pajak orang pribadi, wajib pajak badan, dan wajib pajak instansi pemerintah kini bisa memakai Nomor Induk Kependudukan (NIK) saat mendaftar, memenuhi dan kewajiban perpajakan di Kantor Pelayanan Pajak sebagai pengganti Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Berlakunya pengitegrasian NIK menjadi NPWP yang mulai berlaku pada 14 Juli 2022 itu sesuai dengan UU No. 7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Secara resmi pengumuman NIK sebagai NPWP disampaikan langsung Dirjen Pajak Suryo Utomo, pada Selasa (19 Juli 2022) kemarin.

Format penggunaan NIK sebagai NPWP itu menggunakan penggunaan format baru NPWP yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 112/PMK.03/2022. Ada tiga format baru NPWP berlaku tersebut selain format wajib pajak orang pribadi (WP OP) yang merupakan pendudukan menggunakan NIK.

Kedua, bagi WP OP bukan penduduk, wajib pajak badan, wajib pajak instansi pemerintah yang menggunakan NPWP format 16 digit. Ketiga adalah wajib pajak cabang menggunakan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha. Namun demikian, masih ada kemungkinan NIK WP berstatus belum valid karena adanya data wajib pajak yang belum padan dengan data kependudukan.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Neilmaldrin Noor mengatakan untuk WP OP penduduk yang saat ini sudah memiliki NPWP, NIK sudah langsung berfungsi sebagai NPWP.

"Misalnya alamat tempat tinggal yang berbeda dengan data kependudukan, kalau begitu DJP akan melakukan klarifikasi NIK yang status belum valid melalui DJP online, e-mail, krik pajak dan atau saluran lainnya," kata Neil.

Neil menjelaskan WP selain OP menambahkan angka 0 di depan NPWP lama atau format 15 digit dan bagi WP cabang akan diberikan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Kegiatan Usaha.

Sedangkan WP yang belum NPWP berlaku ketentuan WP OP merupakan penduduk maka NIK akan diaktivasi sebagai NPWP melalui permohonan pendaftaran oleh wajib pajak sendiri secara jabatan dan tetap diberikan NPEP dengan format 15 digit yang bisa digunakan sampai 31 Desember 2023.

Bagi WP badan, instansi pemerintah, dan orang pribadi selain penduduk diberikan NPWP dengan format 16 digit melalui permohonan pendaftaran oleh WP sendiri atau secara jabatan. Terakhir, bagi WP cabang diberikan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha dan tetap diberikan NPWP format 15 digit yang bisa digunakan sampai dengan 31 Desember 2023.

Dirut Pertamina Kunjungi Keluarga Korban Wafat Truk Tangki

Dirut Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution membesuk korban kecelakaan rem blog truk tangki minyak di RS Permata Cibubur. Foto: Pertamina

MINESAFETY -- Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution menyampaikan permohonan maaf, dan rasa duka cita mendalam kepada kepada keluarga korban yang mengalami kecelakaan lalu lintas setelah tertabrak mobil tangki pertamina, pada pukul 15.55 Wib Senin (18 Juli 2022).

Alfian Nasution langsung mengunjungi rumah keluarga rumah anggota TNI yang menjadi korban kecelakaan tersebut di Perumahan TNI AL Sukamanah, Jonggol, Kabupaten Bogor, pada Selasa (19 Juli 2022) pagi. Dia menyatakan sangat prihatin mendalam atas kecelakaan tersebut dan akan memberikan penangangan maksimal kepada korban dan keluarga korban.

"Dengan kerendahan hati, kami menyampaikan permohonan maaf dan duka cita mendalam atas kejadian ini. Pertaminan Patra Niaga akan bertanggung jawab penuh, dan terus bertanggung jawab terhadap seluruh biaya perawatan bagi korban luka, maupun santunan bagi korban jiwa kecelakaan mobil tangki," kata Alfian dari keterangan pers dikutip Minesafety, Rabu (20 Juli 2022).

Selain mengunjungi rumah korban meninggal dunia, Alfian Nasution membesuk keluarga korban yang masih berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur dan korban yang sedang dirawat di RS Permata Cibubur. Hingga berita ini diturunkan ada sebanyak 11 korban meninggal, 5 korban luka-luka.

Sementara itu, dalam penanganan penyebab kecelakaan Alfian Nasution mengatakan, pihaknya bersama kepolisian sedang melakukan investigasi yang intensif dari lokasi kejadian supaya dapat berjalan dengan baik.

"Saat ini untuk mobil tangki BBM di lokasi kejadian tengah dilakukan pendinginan untuk mencegah munculnya percikan api dan memastikan lokasi dalam kondisi aman," kata Alfian.

Sebagaimana diketahui, terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Alternatif Transyogi Cibubur depan CBD RT1/RW1 Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Kecelakaan terjadi karena truk tangki Pertamina bernomor polisi B9598 mengalami rem blong saat hendak menuju lampu merah. Truk melintasi jalan turunan arah Cileungsi dan menabrak sejumlah pengendara sepeda motor.  

Pertamina Minta Maaf, Para Jenazah Kendaraan Motor di RS Polri Keramat Jati

Truk tangki Pertamina menabrak sejumlah motor dan pengendara di Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi, pukul 15.55 Wib. Foto: Kiriman Warga

MINESAFETY -- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Alternatif Cibubur arah Cileungsi, Kota Bekasi yang menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor meninggal dunia. Kecelakaan ditenggarai dari truk tangki milik Pertamina yang mengalami rem blong.

Kejadian mengenaskan berlangsung sekitar pukul 15.55 Wib tersebut tepatnya terjadi di Jalan Raya Alternatif Transyogi Cibubur depan CBD RT 01/RW 1 Kelurahan Jatirangga Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi.

Dari kesaksian mata, truk Pertamina mengalami rem blong dan menabrak sejumlah pengendara yang tengah menuju jalur turunan arah Cikeas tersebut. 

Supir truk tangki Pertamina mengarahkan stir ke kiri. Nahas terdapat sejumlah pengendara sepeda motor, sehingga kecelakaan maut tidak terhindarkan lagi.

PT Pertamina Patra Niaga sudah menyatakan permintaan maaf kepada keluarga korban atas kejadian tersebut. Pertamina berjanji mau bertanggung jawab kepada keluarga atas meninggalnya para korban akibat rem blong truk tangki nomor polisi B 9598 tersebut.

Dari keterangan persnya, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan mengatakan pihaknya bertanggung jawab atas kejadiaan kecelakaan nahas tersebut.

Dia juga mengutarakan penyebab kecelakaan sedang diinvestigasi bersama pihak kepolisian.

Sejumlah jenazah di bawa ke RS Polri yang hingga berita ini ditulis sudah ada 9 jenazah masuk ke rumah sakit berada di Kramat Jati itu. Pihak kepolisian masih melakukan identifikasi jenazah tersebut.

APKPI Raih Penghargaan MURI

Keterangan foto: Perwakilan MURI menyerahkan piagam MURI kepada Direktur APKPI Alwahono, Dewan Pengawas APKPI Eko Gunarto dan Sekjen APKPI Ade Kurdiman sebagai organisasi penyelenggara hybrid peserta terbanyak se-Indonesia, Rabu malam (30 Maret 2022). Sumber Foto: APKPI. 

BOGOR -- Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) baru saja menerima kado istimewa meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai organisasi penyelenggara hybrid peserta terbanyak di Indonesia.  

APKPI sukses membuat acara kampanye keselamatan pertambangan secara daring dan luring dengan peserta terbanyak dalam rangka peringatan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nasional 2022. Adapun jumlah peserta mencapai 4.569 dan 1.338 perusahaan. 

Direktur APKPI Alwahono mengatakan penghargaan dari MURI menjadi legasi atau warisan kepada generasi mendatang supaya tahu bahwa APKPI sangat serius dalam membangun budaya keselamatan pertambangan. 

“Kami berterimakasih kepada semua pihak, sehingga terlaksana mine safety campaign pada bulan K3 nasional sehingga berjalan dengan lancar. Kami roadshow dimulai dari Sabang Aceh pada 12 Januari 2022 dan berakhir di Merauke pada 12 Februari 2022,” kata Alwahono, Talkshow APKPI bertemakan 'Membangun Keselamatan Pertambangan yang Tangguh dalam Menghadapi Era Digitalisasi, pada Rabu malam, 30 Maret 2022. 

Sebagai informasi, pelaksanaan Mine Safety Campaign berlangsung sejak 12 Januari 2022 hingga 12 Februari 2022 sebagai bagian dari bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nasional. Selama penyelenggaraan hybrid bekerjasama dengan sejumlah perusahaan seperti PT Mifa Bersaudara, PT Bara Energi Lestari, PT Agincourt Resources, PT Pamapersada Nusantara (PAMA), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), PT Berau Coal dan PT Vale Indonesia, Tbk, dan lain-lain. 

Menariknya pelaksanaan bulan K3 Nasional bertajuk mine safety campaign oleh APKPI berlangsung dengan mengibarkan bendera merah putih di titik nol kilometer barat Indonesia di Sabang, Aceh, pada 12 Januari 2022 dan ditutup pula dengan pengibaran merah putih di titik nol kilometer timur Indonesia di Merauke, Papua, pada 12 Februari 2022.

Alwahono mengatakan melaksanakan pengibaran bendera merah putih di Sabang dan Merauke memperingati bulan K3 nasional bahwa APKPI mengajak kepada insan pertambangan asosiasi sendiri, pengusaha, pekerja dan pemerintah agar senantiasa menaruh perhatian serius tentang keselamatan pertambangan. 

“Insan pertambangan agar mampu menghadapi tantangan dan perubahan begitu cepat dalam era digitalisasi saat ini. Keselamatan pertambangan yang tangguh, mampu beradaptasi dengan belajar dari masa lalu, menghadapi risiko terjadi saat ini dan mampu mengantisipasi risiko yang mungkin akan terjadi,” kata Alwahono.


Jaya Suprana saat memberikan testimoni untuk APKPI

Di sisi lain, Jaya Suprana, pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI) menyampaikan testimoni kepada Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) yang meraih rekor MURI sebagai organisasi penyelenggara hybrid peserta terbanyak di Indonesia. 

Walau Jaya Suprana menyampaikan testimoni melalui video, MURI tetap mengirim utusan perwakilannya hadir langsung menyerahkan piagam MURI kepada Direktur APKPI Alwahono ke Sekretariat APKPI di Gadog, Bogor, pada Rabu malam 30 Maret 2022. 

"Saya dengan bangga dan hormat memaklumat rekor hari ini kepada APKPI sebagai pemrakarsa Kampanye Keselamatan Pertambangan hybrid dengan peserta terbanyak. Semoga Keselamatan Pertambangan Indonesia jaya. Selamat," kata Jaya Suprana disela acara Talkshow APKPI bertemakan 'Membangun Keselamatan Pertambangan yang Tangguh dalam Menghadapi Era Digitalisasi. 

Pria yang pernah mendapatkan lulusan terbaik dari sekolah musik Hochschule Muenster, Jerman dan orang asia pertama yang pernah diangkat sebagai kepala musik di Jerman ini berharap peserta hybrid yang mencapai 4.569 dari Sabang hingga Merauke tersebut sebagai simbol persatuan para pekerja tambang di Indonesia. 

Usai memberikan kata sambutan, perwakilan dari MURI menyerahkan piagam MURI kepada Direktur APKPI Alwahono, Dewan Pengawas APKPI Eko Gunarto dan Sekjen APKPI sekaligus ketua panitia Mine Safety Campaign Ade Kurdiman. Penyerahan rekor MURI tersebut, diikuti hampir 350-an peserta melalui tayangan dari dan live streaming di chanel youtube.

Inilah APD Wajib Pekerja Tambang Bawah Tanah

 

Dummy....Bukan rahasia lagi, industri pertambangan adalah salah satu bisnis yang memiliki risiko tinggi terkait keselamatan kerja. Terlebih, awal tahun ini, kecelakaan terjadi di area kerja salah satu perusahaan tambang terbesar yang kegiatan operasi produksinya di bagian Timur Indonesia.

Tips Menciptakan Lingkungan Kerja yang Aman


 

Dummy....Bukan rahasia lagi, industri pertambangan adalah salah satu bisnis yang memiliki risiko tinggi terkait keselamatan kerja. Terlebih, awal tahun ini, kecelakaan terjadi di area kerja salah satu perusahaan tambang terbesar yang kegiatan operasi produksinya di bagian Timur Indonesia.

Tambang Batu Bara Meledak, 8 Pekerja China Hilang

 


Tambang batu bara di Provinsi Shaanxi, China, Rabu (4/11/2020) siang waktu setempat, meledak sehingga menyebabkan delapan pekerja tidak diketahui nasibnya.

Pada saat peristiwa tersebut terjadi di areal pertambangan batu bara di Distrik Yintai, Kota Tongchuan, pada pukul 13.00 waktu setempat (Rabu pukul 12.00 WIB) terdapat 42 pekerja yang sedang melakukan aktivitas di bawah tanah.

Tim SAR setempat berhasil mengevakuasi 34 pekerja lainnya dalam keadaan selamat.

Sampai saat ini pencarian korban dan pemindahan puing-puing akibat ledakan masih terus dilakukan, demikian media China.

Menurut catatan, kecelakaan tambang di provinsi barat laut China itu yang kedua kalinya dalam 13 bulan terakhir.

Pada 27 Oktober 2019 sebanyak lima orang tewas dan tiga lainnya hilang setelah satu unit kendaraan penguji meledak di lokasi tambang minyak di Provinsi Shaanxi, tepatnya di Distrik Qilicun, Kota Yan'an, yang kaya kandungan minyak dan gas. Baca selengkapnya

Potensi Bahaya Bekerja di Tambang Bawah Tanah

 



Bekerja di perusahaan pertambangan merupakan mimpi bagi banyak orang. Bekerja di pertambangan memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Namun sejumlah tindakan telah dilakukan untuk meningkatkan keselamatan para penambang dan memperbaiki lingkungan tempat mereka bekerja. Tetapi, kecelakaan tidak bisa diprediksi dan bisa saja terjadi.

Pernah dengar kecelakaan tambang terburuk yang menewaskan 1.060 orang di salah satu tambang bawah tanah Prancis? Kejadian tersebut merupakan contoh nyata betapa tinggi nya potensi bahaya bagi seorang pekerja tambang bawah tanah. Kebakaran, banjir, runtuhan, kontaminasi atmosfer yang beracun, dan ledakan debu atau gas adalah bahaya paling kritis yang secara spesifik berkaitan dengan penambangan bawah tanah yang terbatas akan ruang.

Berikut lima bahaya yang terkait dengan tambang bawah tanah

1. Kebakaran

Kebakaran dan ledakan menjadi beberapa bahaya yang paling merusak dan berbahaya dalam industri pertambangan dan juga salah satu masalah keselamatan paling menantang yang dihadapi para penambang. Bahaya ini dapat terjadi kapan saja, baik itu di fasilitas yang aktif atau terbengkalai. Bahaya ini dapat bersumber dari pemanasan batubara secara spontan pada limbah atau batubara yang pecah di pinggir jalan pada lapisan yang berisiko tinggi, mesin dan peralatan listrik dan mekanik, bahan peledak dan detonator, dan pekerjaan panas seperti pembakaran, pengelasan, dan penggilingan.

2. Banjir 

Kecelakaan penambangan Gleision Colliery yang terjadi pada tanggal 15 September 2011, merupakan contoh kecelakaan akibat banjir. Yaitu ketika tujuh penambang meledakkan sebuah bahan peledak, tambang mulai terisi air yang menyebabkan empat pekerja meninggal di bawah tanah. Beberapa alasan terjadinya banjir adalah  ledakan yang disengaja, sehingga dapat menyebabkan masuknya air, dan juga infrastruktur pertambangan yang tidak layak sehingga mengakibatkan kebocoran.

3. Runtuhan

Badan bijih yang tidak stabil dapat mengakibatkan runtuhnya badan bijih pada area pertambangan. Hal ini dapat disebabkan oleh seismisitas/kegempaan yang diinduksi (misalnya penggunaan bahan peledak) sehingga menyebabkan terjadinya ketidakstabilan lereng. Hal ini terjadi pada 33 penambang yang terjebak di bawah tanah dari Agustus hingga Oktober 2010 di tambang Chili dekat kota Copiapo yang membanjiri tambang dan merusak struktur di permukaan.

4. Kontaminan atmosfer yang beracun

Keterbatasan ruang di bawah tanah menyebabkan kontaminan dari atmosfer yang beracun dapat saja terjadi, seperti debu, aerosol, asap diesel dan partikel dan asap dari peledakan, serta gas yang dilepaskan dari lapisan batuan itu sendiri.

5. Bahaya Terkait Peledakan

Dari kegiatan peledakan dapat menimbulkan beberapa potensi bahaya seperti batu terbang, debu dan gas beracun (NO2, NO, CO) yang berbahaya bagi sistem pernapasan, dan juga ledakan dini dari bahan peledak itu sendiri.

Kuliah Umum Bersama Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI)

 


Pada hari Selasa, 31 Mei 2016 telah terlaksana kegiatan kuliah umum K3 dengan tema “Membentuk generasi berbudaya K3” bersama APKPI (Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia). Seminar ini diadakan di Gedung Serbaguna ULM Banjarbaru dengan total kurang lebih 300 peserta dari berbagai program studi.

Kegiatan kuliah umum tersebut dibuka oleh Wakil Dekan III Bapak Nurhakim, MT. Narasumber seminar ini yaitu Bapak Sapari (Direktur PJK3) dan Bapak Masyhur (Manager HSE PT. THIESS Indonesia). Bapak Sapari selaku direktur PJK3 Memberikan materi System Management Keselamatan Petambangan dan Bapak Mashur Selaku Manager HSE PT. THIESS Indonesia memberikan materi tentang Safety Leadership. Kegiatan Seminar ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan APKPI Jakarta, APKPI Kalimantan Timur, APKPI Kalimantan Selatan, dan PT. Adaro Indonesia.

Materi yang pertama disampaikan oleh Bapak Sapari tentang “System Management Keselamatan Pertambangan.” Peraturan tentang system manajemen keselamatan pertambangan mineral dan batubara telah disusun berdasarkan PERMEN ESDM No. 38 Tahun 2014. Adana peraturan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan tentang system manajemen keselamatan pertambangan dan memberikan kiat/ motivasi penerapan system manajemen keselamatan pertambangan minerba dalam berkarya dan keseharian untuk menjadi bagian masyarakat berbudaya K3. Diakhir materi yang disampaikan belaiu berpesan “dalam engelola system manajemen Keselamatan Petambangan kita harus membulatkan tekad hati, pikiran jiwa, dan raga semoga tetap sehat, selamat, sejahtera, dan sukses selalu”.

Setelah menerima materi tentang system manajemen keselamatan pertambangan mineral dan batubara. Kemudian, dilanjutkan dengan materi kedua dari Bapak Mashur tentang “Safety Leadership.” Beliau berpengalaman selama 24 tahun di industri pertambangan dan konstruksi, meliputi Mining engineering, Mining operasi, Safety management, audit dan training. Menurut Bapak Mashur Safety leadership adalah kwalitas personal yang harus ditunjukkan oleh seorang leader dan suatu keahlian yang harus dimiliki oleh seorang leader. Bacaselengkapnya

© all rights reserved allsysmedia.com
APKPI