Showing posts with label Sosok. Show all posts
Showing posts with label Sosok. Show all posts

Gonteng si Raja Semut, Instruktur Para Expatriat Tambang

Agung Budiarto, Direktur Allsys Training Center (ATC). Foto: Dokumentasi Pribadi

MINESAFETY -- Rasanya belum lengkap bekerja di korporasi tambang yang mendadak sewaktu-waktu harus ke lokasi site karena ada kecelakaan kerja. Jarak yang dituju pun bukan dekat, bukan satu dua jam saja.

Bukan pula, lokasi yang mudah ditempuh karena infrastruktur jalan mulus seperti pipi yang tiga kali seperti makan obat selalu mendapat perawatan rutin. Dalam buku 100 Anak Tambang Indonesia, Agung Budiarto punya pengalaman tersebut. Pengalaman yang membuat jantungnya, serasa copot seketika itu juga saat hendak menuju kecelakaan truk.  

Pada satu hari, Agung mendapat kabar truk perusahaan masuk jurang di Desa Bunyut, Kutai Barat. Lokasi itu jauh dari Kota Balikpapan sekitar 12 jam perjalanan darat dan air.

Agung sebagai Kepala Departemen Health Safety Environment (HSE) bersama dua inspektur tambang, dan manajer perusahaan naik speedboat membelah sungai Mahakam untuk mencapai desa tempat truk terperosok ke jurang.

Sedang asyik melaju kencang, speedboat itu menabrak batang pohon terapung di sungai. Kaget bukan kepalang dan sekejap seisi speedboat terlempar ke sungai.

Beruntung, Agung dan tim tidak mengalami luka serius. Mereka yang seharusnya harus segera sampai ke lokasi truk, justru harus menunggu tim evakuasi datang karena bodi speedboat retak. Di dalam buku 100 ATI itu, bagaimana Agung dan rekannya berjuang di tengah gelap sungai Mahakam menunggu tim evakuasi.
Para ekspatriat serius mendengar materi dari Agung Budiarto. Foto: Dokumentasi Pribadi

***
Agung Budiarto punya nama kecil pemberian orangtuanya. Gonteng. Satu suku kata, yang diambil dari bahasa Jawa punya arti raja semut yang ciri khas fisik kepalanya besar.

Saat hadir di dunia, kepala Agung bayi tidak seperti bayi lain. Kepalanya besar. Maka itu, orang tuanya menyebut dia Agung Gonteng.

Beranjak remaja, Agung berkuliah di jurusan bahasa Inggris di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah. Bukan memilih sebagai guru bahasa Inggris tetapi gurunya ekspatriat asing yang bekerja di industri pertambangan Indonesia.

Sosok dari 100 ATI ini punya pengalaman bejubel mengajar para Pengawas Operasional Pertama (POP) di keselamatan pertambangan. Agung malang melintang lama di Departemen Health Safety Environment (HSE). Hingga menjabat sebagai Direktur Allsys Training Center (ATC), perusahaan konsultan yang melatih kompetensi pekerja tambang. 

Seperti apa kisah sosok yang senang mengajar seperti guru ini. Semua tersaji di buku 100 Anak Tambang Indonesia. Untuk yang ingin order bukunya silahkan langsung kunjungi www.allsyshop.com.

Ade Kurdiman, Praktisi Safety Tak Berjodoh di Militer Tapi Mengharumkan Nama Indonesia di Swiss

Ade Kurdiman. Foto: Dokumen Pribadi

Penulis: Yanuarius Viodeogo Seno

MINESAFETY -- Garis hidup seseorang pada masa depan, tidak ada yang tahu. Saat cita-cita di depan mata tetapi runtuh seketika karena ada hambatan kecil. Begitu pula yang dialami oleh Ade Kurdiman.

Pria asal Tasikmalaya, Jawa Barat yang bercita-cita ingin menjadi perwira Angkatan Laut itu kandas karena kesehatan matanya. Selain itu, tinggi badannya kurang 1 cm dan berat Ade pun kurang 1 Kg yang memupuskan impiannya masuk SMA Taruna Nusantara pudar.

Bisa kita bayangkan, begitu sedih mengingat hambatan tersebut. Padahal, impian itu dirawatnya sejak kecil. Dia rutin jaga kesehatan, memupuk pengetahuan akademis dan merawat kedisiplinan yang diwariskan oleh sang Ayah sejak dini. Namun, Ade selalu bersyukur dan ikhlas dengan apapun yang terjadi. Ada hikmah dibaliknya pada masa yang akan datang.  

Benar saja, walau Ade memang tidak masuk dunia militer. Setelah itu, saat mulai beranjak remaja meniti pendidikan di Politeknik Institut Teknologi Bandung (ITB) lulus cum laude alias terbaik jurusan Teknik Mesin dan meraih penghargaan mahasiswa terbaik Program Studi Teknik Mesin dari kampusnya serta lulusan Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Indonesia dan lagi-lagi lulus cum laude yang membuat orang tuanya bangga.

Pengabdian kepada negara, bagi Ade tidak selalu melalui profesi sebagai prajurit militer. Ade bisa membuktikan itu saat memasuki dunia kerja. Dia mewakili Indonesia, ditunjuk oleh Pemerintah RI sebagai wakil pemerintah berbicara tentang revisi pedoman internasional mengenai Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) di pertambangan terbuka.

Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor pusat International Labour Organization (ILO) di Jenewa, Swiss, 16-20 Oktober 2017, secara intensif membahas dan merevisi Code of Practice on Safety and Health in Opencast Mines yang terakhir dipublikasikan oleh ILO pada tahun 1991. Dokumen Code of Practice tersebut selanjutnya disahkan oleh ILO Governing Body pada pertemuan sesi ke-332 bulan Maret 2018.

Ade Kurdiman bersama dengan Mrs. Allete Van Leur (Direktur ILO saat itu), di Jenewa, Swiss. Foto: Dokumen pribadi.

Itu adalah salah satu pencapaian tertinggi dalam karirnya berbicara di hadapan petinggi-petinggi ILO, pemerintah, pengusaha, pekerja dan para pakar K3 dari berbagai negara lain. Ade yang juga Sekjen Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) menyampaikan keberhasilan Indonesia menyusun kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sektor pertambangan kepada ILO dan negara-negara lain.  

Saat berada di Jenewa itu, Ade bersama pejabat dari Permanent Mission of the Republic of Indonesia untuk PBB di Jenewa, Swiss, memberikan masukan kepada ILO yang sedang merumuskan kebijakan K3 di sektor pertambangan hendak diterbitkan pada Code of Practice, panduan sistem manajemen K3 di pertambangan.    

Ade patut berbangga kecintaan terhadap negara tidak harus di bidang militer tetapi melalui bidang lain khususnya K3. Jauh sebelum berada di Jenewa, Ade sudah lama menggeluti dunia safety. Ade termasuk anggota tim perumus Permen ESDM No. 38/2014 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Minerba.  

Menurutnya, safety bukan hanya sekadar profesi atau jabatan saja. Dia ingin memberikan pengetahuan tentang safety kepada semua orang. Masih banyak kisah Ade yang menghabiskan sebagian besar hidupnya tentang safety. Dalam buku tokoh 100 Anak Tambang Indonesia, kisah masa kecilnya, berat badannya yang kurus, hingga menjabat sebagai Corporate HSE Manager PT Harmoni Panca Utama. Sebuah jabatan prestisius di bidang K3 salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia.

Lihat buku: Buku 100 Anak Tambang Indonesia. Untuk yang ingin order bukunya silahkan langsung kunjungi www.allsyshop.com.


Suma'mur Prawirakusumah Wafat, Tokoh K3 Indonesia

Suma'mur Prawirakusumah. Sumber foto: belbuk(dot)com

MINESAFETY -- Masyarakat Indonesia khususnya para pemerhati Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah kehilangan salah satu tokoh K3 Indonesia, Suma'mur Prawirakusumah yang berpulang ke Tuhan Yang Maha Esa (YME), pada Sabtu (2 Juli 2022) malam. Minesafety.id memperoleh kabar almarhum menghembuskan nafas pada usia 88 tahun karena sakit.

Almarhum Suma'mur selama hidupnya menaruh perhatian besar terhadap dunia K3 sejak remaja. Dalam buku berjudul 'Apa Siapa Orang Sunda' ditulis oleh Ajip Rosidi, Suma'mur ingin sekali menjadi dokter karena menyaksikan kepedihan kesehatan buruh perkebunan karet di Manonjaya, timur Tasikmalaya.

Mereka sakit tetapi tidak ada sarana hingga tenaga medis yang mengobati para buruh. Dengan melihat penderitaan para buruh itulah yang membuat Suma'mur bertekad harus menjadi dokter.

Usai menempuh pendidikan SMA di Bandung, Suma'mur menempatkan pilihan hatinya melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran UI dan itu membuat cita-citanya menjadi dokter terwujud. Prestasinya di bidang dokter kian bersinar sampai Suma'mur mendapatkan beasiswa program bidang higiene di Universitas Cincinnati, Amerika Serikat.

Pria kelahiran Tasikmalaya (Jawa Barat) itu menamatkan pendidikan di Fakultas Kedokteran UI, Master of Science di Universitas of Cincinnati Ohio (Amerika Serikat) dan Doktor di Universitas Indonesia.

Suma'mur memiliki karir panjang dengan K3 mulai sebagai Doses Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada 1963, Direktur Lembaga Nasional Hiperkes Departemen Tenaga Kerja (1966-1978).

Dalam buku berjudul 'Apa Siapa Orang Sunda' yang ditulis Ajip Rosidi menceritakan sosok yang pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Bina Hiperkes dan Keselamatan Kerja Depatermen Tenaga Kerja (1978-1986), Direktur Jenderal Departemen Tenaga Kerja RI (1986-1991), dan Direktur Utama PT ASTEK (1991-1994).

Suma'mur termasuk tokoh K3 yang produktif menulis buku ilmiah sebanyak 9 judul buku dan selain itu menulis lebih kurang 100-an artikel ilmiah tentang K3. Sejumlah buku terkenalnya tentang K3 seperti Hiegene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkeses), Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan, Pengujian Penerapan batas Sehat, dan Pemaparan Kerja Kepada Timbal pada Pabrik Aki, dan lain-lain

Kami dari redaksi Minesafety.id mengucapkan turut berbelangsungkawa atas meninggalnya Suma'mur Prawirakusumah.

Semoga amal dan ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.

Ada Perempuan Tangguh di Tambang, Rischa Lavinia


Industrial Hygiene Supervisor PT Adaro Indonesia, Rischa Lavinia. Sumber foto: APKPI

MINESAFETY -- Bukan zaman lagi, bagi yang masih menganggap remeh para kaum perempuan bekerja di tambang. Pekerjaan tambang selalu identik dengan kaum laki-laki karena dianggap lebih bekerja di tambang. Berhadapan dengan mesin-mesin raksasa, terik panas matahari, hujan, dan berjibaku dengan lumpur, tanah, batu dan pasir tambang setiap jam.

Padahal perempuan juga punya keterampilan, daya juang dan kemampuan yang sama dalam bekerja di tambang, termasuk  mencari solusi dan mengatasi masalah di tambang.

Rischa Lavinia, salah satu tokoh dalam buku 100 Anak Tambang Indonesia (ATI), memegang jabatan Industrial Hygiene Supervisor di salah satu perusahaan tambang mentereng di Indonesia, yaitu PT Adaro Indonesia. Perempuan tambang ini menjawab keraguan publik bahwa dunia tambang hanyalah kepunyaan dunia laki-laki.

Ia adalah permpuan tambang yang memiliki semangat dan keyakinan besar. Karena itu perempuan tambang yang satu iniberhasil mengikis pandangan tersebut di atas. Usai lulus sarjana Teknik Lingkungan, Universitas Trisakti Jakarta Rischa Lavinia terlebih dahulu bekerja sebagai konsultan lingkungan hidup.

Saat ada informasi salah satu perusahaan tambang memerlukan karyawan, dia melamar dan diterima sebagai Health Safety Environment (HSE) System Foreman. Dari situlah, Rischa Lavinia mulai menapaki tangga karir di perusahaan tambang. Perjuangannya tidak sia-sia, Rischa justru menjawab kepercayaan manajemen dengan melahap setiap tantangan yang diberikan kepadanya.

Tidak puas hanya di salah satu program yang masih terkait tentang tambang, dia mengusulkan kepada atasannya agar mengawal salah satu program yang lebih tidak monoton. Ternyata, bisa kok bagi pemilik nama kecil Boshe ini.

Nah, dalam buku 100 ATI, Rischa menceritakan kisahnya bahwa jangan pernah meragukan perempuan di area tambang. Rischa sudah menjawab selama ini yang dipikirkan masyarakat awam banyak. Dia ternyata punya keberanian dalam mengambil risiko kerja yang berat berkarir di dunia tambang sekalipun. Nah, cerita penyuka pantun melayu tersebut itu ada di dalam buku 100 ATI. 

Lihat buku: Buku 100 Anak Tambang Indonesia. Untuk yang ingin order bukunya silahkan langsung kunjungi  www.allsyshop.com.


Pandemi Covid-19 Memisahkan Oscar dan Keluarga Samarinda-Balikpapan

Agus Wiramsyah Oscar

MINE SAFETY
- Demi tuntas pekerjaan walau harus mengorbankan sementara waktu meninggalkan keluarga akibat pandemi Covid-19, tidak membuat Agus Wiramsyah Oscar patah semangat.

Dedikasi Direktur Operasi dan Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Insani Baraperkasa ini tidak diragukan lagi di pertambangan. Prinsip berkubang di dunia tambang sudah mendarah daging hal biasa. 

"Kami ini orang tambang yang dibesarkan di tambang, menapaki kehidupan dari tambang dan menikmati setiap jengkal kehidupan dari tambang," kata Oscar kepada Mine Safety, Kamis (22/10/2021). 

Pria yang merupakan salah satu tokoh di buku 100 Anak Tamabng Indonesia (ATI) ini punya pengalaman tidak terlupakan saat pandemi Covid-19 menghantam dunia, begitu pula di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Ketika itu, dia harus meyakinkan karyawan di kantor dan keluarganya di Kota Balikpapan bahwa baik-baik saja tidak terpapar Covid-19. 

Malah, menurut Oscar, muncul cerita lucu saat para karyawan dan direksi Insani Baraperkasa mengira dia terjangkit Covid-19. Pada satu hari, dia meluncur dari mess penginapan menuju kantor yang hanya berjarak 1 jam 15 menit dalam kondisi flu. 

Setiba di kantor, karyawan melihat dirinya flu dan langsung menghindar. Parahnya, karyawan lain menutup pintu setiap departemen agar Oscar tidak masuk ke dalam ruangan-ruangan tersebut. 

Belum cukup sampai di situ, karyawan lain meminta kepada direktur agar Oscar pulang tidak masuk kantor. Melihat hal-hal itu, Oscar memaklumi karena upaya mereka menjaga kesehatan.  

"Tetapi terlalu berlebihan. Ya, saya memaklumi saja. Hahaha...." kata Oscar tertawa lebar mengingat masa-masa itu. 

Oscar lalu mengikuti arahan direksi dia pergi untuk tes swab dan hasilnya negatif. Sejak awal sudah yakin bahwa tidak memiliki gejala mengarah terpapar Covid-19. 

Memang hal menyedihkan akibat dampak Covid-19 membuat dia terpaksa berpisah dengan keluarga. Padahal jarak Samarinda dan Balikpapan lebih kurang 2 jam 30 menit. Begitu dekat. Namun, demi menjaga kesehatan keluarga lebih baik tidak berjumpa sementara waktu. 

Di kantornya, protokol kesehatan (prokes) sangat ketat. Hingga hari ini, mereka menerapkan kebijakan untuk swab antigen setiap 2 minggu sekali. Sehingga apabila karyawan diketahui terpapar Covid-19 maka segera harus isolasi mandiri. 

Prokes lain penerapan 5 M yakni, mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, membatasi mobilisasi dan menghindari kerumunan. 

Bahagia Ketika Melihat Masyarakat Sekitar Tambang Asri dan Sejahtera

Jeffrey Mulyono Negoro

Menarik ketika duduk bersama pembicara cum praktisi tambang yang satu ini. Lahir di Bandung, 17 November 1951 dengan menyelesaikan sarjana Teknik Pertambangan di Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1980. Kini malang melintang sebagai speaker keliling Indonesia termasuk ke berbagai belahan negara di dunia.

Dominasi pembicaraannya adalah manajemen, clean coal technology, prime energy development, lingkungan dan CSR (corporate social responsibility). Negara-negara maju pun tertarik untuk mengundangnya sebagai pembicara antara lain Jerman, Jepang, China, India hingga AS. Jangan tanya untuk seluruh wilayah Indonesia dan negeri-negeri tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Jeffrey Mulyono Negoro sudah digolongkan sebagai Suhu atau Sifu.

Tak heran jika dalam tim kurator APKPI nama Jeffrey Mulyono Negoro ditempatkan sebagai No 1 Anak Tambang Indonesia (ATI) dimana kepada sosoknya banyak ilmuwan dan praktisi tambang Nusantara berguru. Di dalam Buku 100 ATI kisah naratif dari figur yang selalu bahagia ketika melihat masyarakat di sekitar tambang tetap dapat hidup asri dan sejahtera tanpa tertinggal jauh di belakang industri tambang kala menerbangkan bola dunia ke peradaban yang sangat cepat dan canggih dapat dinikmati pada halaman-halaman pembuka.

Perintis dan pendiri Pama Persada yang kenyang makan asam garam kehidupan mekanik di United Tractors setamat studinya di ITB tahun 1980 kini menikmati keberadaan maupun eksistensinya sebagai guru yang berkeliling berbagai industri tambang lokal, nasional dan internasional selain bergerak sebagai konsultan profesional.

Dalam berbagai kesempatan Sang Guru selalu mengingatkan, bahwa industri tambang adalah anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah meletakkan proses jutaan, bahkan milyaran tahun sehingga tanah, air dan bebatuan mineral bisa diolah sedemikian rupa sehingga melentikkan teknologi serba canggih ke ranah padat teknologi. Oleh karena semua hamparan tanah, air dan bebatuan mineral itu adalah anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa, maka diperlukan sikap dan mental yang adil terhadap alam, termasuk sesama umat manusia yang ada di sekitar lokasi tambang.

"Hendaknya mereka tetap dapat hidup berdampingan dengan industri tambang yang maju, dan mereka dapat meningkat derajat pendidikan, kesehatan, bahkan pelaksanaan amal ibadah sesuai dengan agama maupun kepercayaan yang mereka anut. Jangan sampai sumber daya alam mereka dikeruk sedangkan mereka tetap terbelakang serta jumud dalam kemiskinan."

Dengan demikian perlu ada sentuhan yang sungguh-sungguh terhadap dana sosial tanggung jawab perusahaan di mana reklamasi membuat lokasi industri tetap asri, pada sisi lainnya derajat dan harkat kemanusiaan mereka seluruhnya tetap dapat tumbuh seiring secara bersama-sama. Tidak ada yang ditinggalkan.

Baca kisah Jeffrey Mulyono Negoro melakukan pemberdayaan masyarakat desa di sekitar tambang selengkapnya di Buku 100 ATI di mana Suhu alias Sifu ini dianugerahi banyak penghargaan dari masyarakat lokal, termasuk almamaternya Ganesha, ITB. *

Amanah Presiden untuk Memikul Kemandirian Energi

Menteri ESDM Arifin Tasrif

Baru berjalan dua tahun memikul amanah sebagai Duta Besar RI untuk Negeri Matahari Terbit, Jepang, (2017-2019) putra Minang jebolan Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Kimia (1972) Arifin Tasrif diminta Presiden Ir H Joko Widodo untuk membantunya memimpin Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Tugas pria pecinta olahraga bola voli ini meneruskan kepemimpinan Ignatius Jonan sebenarnya sangat berat, yakni bagaimana agar bangsa Indonesia bisa mandiri secara energi.

Seperti kita ketahui bahwa produksi minyak Indonesia terus merosot dalam beberapa dekade terakhir sehingga pembiayaan di APBN terus membengkak. Jika "tempo doeloe" Indonesia sempat masuk jajaran negara produsen minyak di OPEC, telah lama kehilangan 1 juta barel per hari. Dapat dibayangkan betapa berat postur APBN hanya untuk pemenuhan kebutuhan energi dari bahan bakar minyak (BBM) tersebut.

Sebaliknya permintaan konsumsi BBM rakyat serta industri terus meningkat seiring peningkatan jumlah penduduk. Adapun cadangan gas bumi Indonesia yang kaya berikut potensi bauran energi, masih belum terkoneksi dengan baik. Untuk itu Presiden mempercayakan kepada figur profesional yang telah terbukti cakap memajukan sejumlah industri pupuk negeri merah putih ini hingga dipercayakan sebagai Dubes untuk negeri padat modal dan intelektual, Jepang, sehingga tak heran dalam sejumlah pertemuan internasional mengenai Blok Masela, Asrifin senantiasa hadir.

Sejak dilantik sebagai Men-ESDM di Kabinet Indonesia Maju, Arifin Tasrif dengan penampilan yang tenang langsung ambil ancang-ancang untuk berlari. Dia yang bukan orang baru di jajaran industri, bahkan merupakan peraih Honorary Fellowship Award dari ASEAN Federation of Engineering Organization atas kontribusinya dalam dunia keprofesian sebagai insinyur di Indonesia dan regional ASEAN memupuk sejumlah energi buat berlari kencang memikul amanah kemandirian energi bangsa tersebut.

Roadmap berupa peningkatan produksi minyak sekaligus memproduksi energi baru terbarukan (EBT) segera dipetakan. Sayangnya, di awal masa jabatannya selaku menteri, pada awal tahun 2020 Indonesia pun tak putus dirundung pandemi Covid-19 yang menyebar dari Wuhan, China, namun capaian kemandirian energi yang dibesut Arifin Tasrif tidaklah mengecewakan.

Ayah tiga anak ini menyampaikan apa saja kinerja yang telah dicapai oleh masing-masing unit Kementerian ESDM pada tahun 2020, juga program kerja tahun 2021 di sektor energi dan sumber daya mineral. Katanya, realisasi rasio elektrifikasi meningkat 14,85% dalam 6 tahun terakhir (tahun 2014 sebesar 84,35%) menjadi sebesar 99,20% tahun 2020, dan ditargetkan mencapai 99,9% pada 2021.

Kementerian ESDM juga melakukan Public Launching Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) pada tanggal 17 Desember 2020 sebagai implementasi Perpres No. 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program KBLBB untuk transportasi jalan.

"Program KBLBB adalah untuk meningkatkan Ketahanan Energi Nasional dengan mengurangi ketergantungan impor BBM, yang akan berdampak positif dalam pengurangan tekanan pada Neraca Pembayaran Indonesia akibat impor BBM."

Mengenai kapasitas EBT, Arifin menyampaikan bahwa hingga saat ini bauran EBT terus meningkat, yaitu mencapai 10.467 MW pada tahun 2020 dan ditargetkan mencapai 12.009 MW pada tahun 2021. Tambahan kapasitas pembangkit listrik EBT tersebut diantaranya berasal dari PLTA Poso 66 MW, PLTBm Merauke 3,5 MW, PLTM Sion 12,1 MW, dan PLTS Atap 13,4 MW.

Mengenai proyek pembangkit listrik 35.000 MW hingga saat ini masih terus dilanjutkan sesuai dengan komitmen. "Kita juga create demand (konsumsi listrik), diantaranya mendorong penggunaan KBLBB juga mendorong pemanfaatan kompor listrik."

Sejak Presiden Joko Widodo meresmikan ground breaking pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia medio September 2021 yang disinyalir menjadi yang terbesar se-Asia Tenggara di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Arifin Tasrif  pun bergiat melengkapi segenap regulasi. Terutama dari Undang-Undang Nomor 3 tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara yang memuat ketentuan peningkatan nilai tambah untuk mineral dan logam.

Arifin menjelaskan dalam Pasal 102-104 UU tersebut terdapat dua ketentuan yang dapat mendorong percepatan pembangunan pabrik baterai. Pertama, kewajiban untuk melakukan peningkatan nilai tambah mineral melalui pengolahan dan pemurnian. Kedua, dibolehkannya pengusaha minerba untuk bekerja sama dengan pemegang IUP/IUPK yang memiliki fasilitas smelter dalam kegiatan peningkatan nilai tambah tersebut.

"Untuk mendorong percepatan pembangunan pabrik baterai agar dapat lebih kompetitif dan menarik untuk investor, pemerintah telah menerbitkan regulasi Undang-undang 3 nomor 2020 tentang Minerba," ungkap Arifin.

 Diterbitkan pula Peraturan Menteri ESDM (Permen ESDM) No 11 tahun 2020 tentang harga patokan penjualan mineral logam. Aturan ini memuat ketentuan tentang pembelian bijih nikel oleh smelter mengacu pada harga patokan mineral (HPM) logam.

Adapun Permen ESDM Nomor 11 tahun 2019 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan batu bara menjamin keberlangsungan pasokan fasilitas pengelolaan dan pemurnian nikel. Dalam kebijakan itu pula diatur bahwa bijih nikel wajib ditingkatkan nilai tambahnya di dalam negeri sebagai bahan baku industri electric vehicle battery.

Saat groundbreaking pabrik baterai di Karawang, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa peletakan batu pertama ini merupakan wujud keseriusan Pemerintah untuk melakukan hilirisasi industri serta mengubah struktur ekonomi yang selama ini berbasis komoditas menjadi berbasis industrialisasi.

Men-ESDM Arifin Tasrif pun berharap produksi baterai dapat menjadi salah satu solusi dalam menekan impor migas.

Alwahono Nahkodai Dewan Pengurus Pusat APKPI 2020 - 2024


MINE SAFETY - Pengurus DPP Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) periode 2020 - 2024 resmi dikukuhkan pada 9 Januari 2020. Kendati dalam situasi pandemi Covid-19 dan berlangsung secara virtual, tidak menyurutkan semangat anggota APKPI dan peserta lain pada acara pelantikan tersebut. 

Peserta begitu antusias menghadiri pelantikan dari layar laptop dan telepon genggam masing-masing. Peserta yang terdaftar lebih dari 1.000 orang dan hanya bisa mengikuti pelantikan via zoom sebanyak 500 orang. Mereka yang tidak dapat mengikuti melalui zoom terhubung menyaksikan di saluran youtube. 

Pengukuhan APKPI begitu spesial karena dihadiri langsung Direktur Teknik dan Mineral Batubara, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria. Perempuan hebat bergelar doktor yang memiliki minat tinggi di sektor pertambangan, bidang pekerjaan yang dominan digandrungi kaum laki-laki ini. 

Hadir pula pada kesempatan itu inspektur tambang dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan mineral dan batubara, kepala teknik tambang, penanggung jawab operasional, praktisi keselamatan pertambangan, lembaga konsultan dan lembaga keselamatan pertambangan, lembaga sertifikasi profesi dan akademisi. 

Acara pengukuhan dapat terlaksana berkat dukungan Kementerian ESDM Dirjen Minerba dan Direktorat Teknik Lingkungan dan Minerba, dan korporasi pertambangan dan jasa pertambangan seperti PT Lana Harita Indonesia, PT Pamapersada Nusantara, PT Prodia Husada, PT Kalimantan Prima Persada, PT Putra Perkasa Abadi, PT Kideco Jaya Agung, PT Agen Co Resources, PT Gagas Evirotex Indonesia, PT Mitra Usaha Katiga, PT Sapta Indra Sejati, CV Optik Juara, PT IndoShe, PT Allsys Solutions, PT Petrosea Tbk, dan Lembaga Sertifikasi Profesi Geologi Pertambangan dan Panas Bumi (GPPB).

Berdasarkan Surat Keputusan No. 001.K/APKPI/XII/2020, struktur organisasi DPP APKPI sebagai berikut: Pelindung adalah Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Pembina adalah DIREKTUR Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Pengawas Eko Gunarto, Dewan Penasehat terdiri dari MS Marpaung, Bambang Susigit, Chandra Satrya, Dwi Pudjiarso. Dewan Pendiri seluruh pendiri APKPI. 

Ini adalah ilustrasi susunan pengurus APKPI 2020 - 2024: 

Direktur APKPI 
Alwahono 

Sekretaris Jenderal 
Ade Kurdiman 

Bendahara Umum
Rahmad Subagyo 

DPP APKPI Bidang Organisasi dan Keanggotaan
Ketua: Adi Risfandi (PT Mifa Bersaudara)
Sekretaris: Bayu Nasution (PT Adaro Indonesia)

DPP APKPI Bidang Riset dan Pengembangan
Ketua: Joko Triraharjo (PT Putra Perkasa Abadi) 
Sekretaris: Puji Rahadin (PT Indo Tambangraya Megah Tbk)

DPP APKPI Bidang Teknologi Pertambangan dan Keselamatan Pertambangan
Ketua: Zulkifli Lambali (PT Freeport Indonesia)
Sekretaris: Tonny H. Gultom (Harita Nickel Group)

DPP APKPI Bidang Pusat Data dan Informasi
Ketua: Indra Kanoena (PT Bukit Makmur Mandiri Utama)
Sekretaris: Hari Ananto (PT Agincourt Resources)

DPP APKPI Bidang Peningkatan Kompetensi Profesi
Ketua: Feri Indrayana (PT Berau Coal, Tbk)
Sekretaris: Agung Sarono (PT Saptaindra Sejati)

DPP APKPI Bidang Hubungan Masyarakat dan Public Safety
Ketua: Rusdi Husin (PT Adaro Energy Tbk)
Sekretaris M. Azhari (PT Kideco Jaya Agung)

DPP APKPI Bidang Regulasi, Standarisasi, dan Advokasi
Ketua: Ari Sutrisno (PT Pamapersada Nusantara)
Sekretaris: Eka Sumarna (Praktisi KP)

DPP APKPI Bidang Kerjasama Kelembagaan
Ketua: Budiawansyah (PT Vale Indonesia)
Sekretaris: Boorliant S. Wisnu

DPP Ketua APKPI Bidang Media dan Publikasi
Ketua: Sudirgo Dihardjo (Majalah Katiga)
Sekretaris: Anton Sujarwo (Forum KTT Sumatra Selatan)

Hengky Rumbino, Tokoh Inspiratif dari Papua

 


Hengky Rumbino, salah satu vice presiden termuda PT Freeport Indonesia yang merupakan putra asli Papua sangat mencintai dunia pertambangan. Kesuksesannya berawal dari kesadaran bahwa tanah kelahirannya kaya akan produk tambang. Baca selengkapnya

Perempuan Inspiratif di Bidang Energi dan Pertambangan

 


Meskipun dunia pertambangan sering diidentikkan dengan maskulinitas, semakin banyak perempuan Indonesia yang berani untuk terjun ke bidang tersebut. Jumlah mereka memang masih kalah jauh dibanding laki-laki: Hanya kurang dari 10 persen dari total pekerja di bidang tersebut menurut Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2019.

Namun segelintir perempuan tangguh berhasil meniti karier mereka di sektor ini selama bertahun-tahun hingga akhirnya bisa duduk di posisi atas. Ada juga dari mereka yang menginisiasi komunitas yang merangkul para perempuan yang bekerja di industri pertambangan.

Berikut ini beberapa profil perempuan inspiratif di bidang pertambangan yang kami rangkum. Baca selengkapnya

Allwahono–Pemuda Kalbar Pimpin Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia

 


Pemuda Kalimantan Barat kelahiran Sekadau sekaligus alumni Fakultas Pertanian Jurusan Kehutanan Universitas Tanjungpura angkatan 1992 terpilih sebagai ketua umum Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) untuk periode 2020-2024.

Dalam sambutannya seusai pemilihan medio September 2020, Alwahono menyampaikan visi-misinya dalam memimpin asosiasi sepanjang empat tahun ke depan. Ia akan mempertajam aspek manajemen secara internal maupun eksternal. “Saya mengucapkan terimakasih atas amanah ini dan berusaha memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan prestasi yang sudah ada secara internal maupun eksternal,” ungkapnya kepada teraju.id.

Alwahono sudah lama bergerak di bidang K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya pertambangan. Dia melatih K3 tersebut keliling Indonesia tak terkecuali di PT Freeport-Papua. Dia juga memilikilembaga pelatihan K3 di hotel kawasan Bogor yang dimilikinya.

Alwahono kerap-kali bolak-balik antara Jakarta dengan kampung halamannya di Sekadau. Ia mengembangkan kebun dan ternak di kampung halamannya. “Tidak pernah lupa membangun kampung,” ujarnya seraya senyum.

Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia beranggotan perusahaan tambang bonafid Indonesia. Kantornya di kawasan Rasuna Said, Gedung Palma, lantai 10. Baca selengkapnya

© all rights reserved allsysmedia.com
APKPI