Showing posts with label Safety. Show all posts
Showing posts with label Safety. Show all posts

Kelola Stres Negatif, Produktivitas Karyawan Pertambangan Meningkat

Ade Kurdiman moderator APKPI SSS mendampingi Ari Sutrisno (kanan atas) dan Dadan Erwandi (bawah).

MINESAFETY -- Perusahaan pertambangan diharapkan dapat mengelola kesehatan mental karyawannya supaya tidak mengalami stres negatif yang berdampak terhadap  produktivitas kerja menurun dan untuk mengantisipasi kecelakaan tambang sejak dini.

Pengajar Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Dadan Erwandi mengatakan stres negatif yang dialami pekerja berpotensi membahayakan dirinya secara psikis dan fisik.

"Dalam riset saya, ada dua jenis bahaya fisik seperti misalnya terkena api atau bahan kimia itu sumber asalnya satu. Sementara, sumber bahaya kedua psikososial penyebabnya tidak hanya satu tetapi, bisa dua hingga tiga sumber. Reaksi orang akibat psikososial ini juga subyektif, berbeda-beda," kata Dadan, pada Rabu (4 Agustus 2022) malam.

Hal itu disampaikannya, saat menjadi pembicara Safety Sharing Session (SSS) Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI). Narasumber lain adalah Ari Sutrisno, Direktur HCGS & SHE PT Pamapersada Nusantara juga sekaligus Ketua APKPI Bidang Regulasi, Standarisasi, dan Advokasi.

Diskusi dengan tema 'Kesehatan Kerja: Pengelolaan Stress Kerja di Pertambangan itu dimoderatori Ade Kurdiman, Sekjen APKPI dan dihadiri oleh Direktur APKPI Alwahono. Lebih kurang hampir 230-an peserta hadir pada diskusi SSS batch 25 APKPI itu.

Stres yang negatif atau disebut distress merupakan tindakan tidak nyaman, tertekan yang dirasakan oleh individu berupa gejala fisik, psikis, kognitif dan perilaku dari karyawan. Jika mengalami titik stres yang optimum dan mendapatkan beban tambahan lagi, lanjut Dadan maka potensi kecelakaan kerja yang fatal bagi karyawan semakin besar.

Maka dari itu, papar Dadan, manajemen mampu mengukur sumber terjadinya bahaya psikososial dari berbagai aspek. Mulai dari melihat sumbernya di tempat kerja yang menyangkut beban kerja, hubungan atasan karyawan, atau antar karyawan. Sementara aspek luar, seperti tempat tinggal karyawan, keluarga dan lingkungan sosialnya.

"Kalau manajemen sudah mampu mem-protect dari tempat kerja maka cari sumber lain psikososial yang sumber masalahnya dari luar rumah. Memang pengelolaan risiko psikososial belum menjadi perhatian khusus dibandingkan dengan risiko bahaya fisik. Oleh karena itu, penanganannya seperti public health, penanganan sejak dini, dan health risk assessment (HRA) untuk mengetahui sumbernya," ujarnya.

Penting pula, kata Dadan, pengelolaan kesehatan mental karyawan tidak hanya tanggung jawab bidang SHE saja tetapi ada kolaborasi dengan unit lain.

"Jangan membuat program yang berjalan sendiri-sendiri, bikinlah misalnya family gathering, self improvement, program konseling, atau program me time. Bagian SHE dan HR mesti jeli saat pekerja sudah pada tingkatan high risk," kata Dadan.

Direktur HCGS & SHE PT Pamapersada Nusantara, Ari Sutrisno mengatakan ada dua metode pemantauan manajemen untuk mengatasi stres negatif dari si individu dan peran organisasinya perusahaan.

Pada sisi individu karyawan, Ari menegaskan karyawan wajib cukup tidur, memiliki manajemen waktu yang baik, olahraga, belajar menemukan stres dan menindaklanjuti atau tidak lari dari masalah, mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kapasitas hingga pada pelatihan dan konseling.

"Dari organisasi, misalnya kami di Pamapersada punya kegiatan kompetisi pengembangan diri, family & employee gathering bersama, menyediakan sarana olahraga, komunitas healty lifestyle klub sepeda dan tenis meja. Sehingga mereka tidak terjebak dalam rutinitas, hal-hal monoton," kata Ari.

Direktur APKPI Alwahono.

Ada pula, lanjutnya, Pamapersada Nusantara menggelar kegiatan perayaan keberhasilan inovasi kerja, hingga aktivitas khusus bagi karyawan yang ingin merenung atau moment break selama 1 hingga 2 hari. "Setelah itu, dia kembali semangat bekerja, karyawan bersyukur dan produktif bekerja," ucap Ari.

Direktur APKPI Alwahono mengatakan stres mental dan penyebabnya memang jarang menjadi bahan diskusi sehingga APKPI perlu membuat diskusi Rabu malam kemarin agar harapannya para karyawan khususnya bekerja di industri pertambangan bisa mengatasi stres negatifnya menjadi stress positif.

"Stres yang berkepanjangan berdampak pada lelah secara fisik mengganggu produktivitas kerja. Apalagi di sektor pertambangan, stres akibat waktu kerja berlebihan, melihat peralatan kerja kurang memadai, beban kerja sulit, tempat kerja yang remote, pengetahuan karyawan terbatas yang membuat karyawan stres mental," ujar Alwahono.

Informasi Keselamatan Pertambangan Belum Terpublikasi Optimal

Pekerja tambang sedang praktik penggunaan alat keselamatan kerja. Foto: MIND ID

MINESAFETY -- Beragam informasi seputar industri pertambangan mineral dan batubara khususnya mengenai keselamatan pertambangan belum tergali secara optimal sehingga diharapkan dapat mendorong para insan pertambangan mau berkarya menulis tentang salah satu aspek terpenting produktivitas bisnis pertambangan tersebut.  

Hal itu disampaikan Direktur Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) Alwahono ketika mengajak para praktisi pertambangan, akademisi, hingga kalangan birokrat pemerintah berbagi tentang pengalaman atau opini berbentuk artikel di minesafety.id, media online khusus keselamatan pertambangan.

"Setelah lama berkecimpung di dunia pertambangan, sektor ini memiliki potensi luar biasa hebat tetapi sayangnya informasi di luar sana tentang keselamatan pertambangan belum terpublikasi dengan baik. Padahal, tidak sedikit perusahaan pertambangan yang berhasil dan sedang mengembangkan budaya keselamatan pertambangannya tetapi informasinya sulit didapat oleh orang lain," kata Alwahono di hadapan lebih kurang 132 peserta Safety Sharing Session APKPI, Rabu malam lalu baru-baru ini. 

Tema webinar SSS APKPI berjudul 'Peran Media Dalam Mempromosikan Keselamatan Pertambangan' itu dimoderatori oleh Agung Budiarto, anggota APKPI bidang Media dan Publikasi.

Media massa mulai dari media cetak dan online, jelas Alwahono, memiliki keunggulan dalam bentuk promosi keberhasilan perusahaan pertambangan melaksanakan budaya keselamatan pertambangannya. Namun, lanjut dia, cerita-cerita sukses tentang keselamatan pertambangan masih belum menjadi kebutuhan utama sebagai bagian komunikasi internal dan eksternal perusahaan pertambangan.   

"Saya mengajak insan pertambangan untuk berkontribusi menulis tentang pertambangan dan keselamatan pertambangannya. Wilayah pertambangan Indonesia sangat luas, pekerja tambang di Indonesia salah satunya terbanyak di dunia, namun sayang kurang terdengar di media massa karena promosinya jarang menggunakan media," ucap Alwahono.  

Alexander Mering selaku Direktur Allsysmedia menerangkan pengguna internet khusus Indonesia saat ini mencapai 204,7 juta per Januari 2022. Jumlah pengguna internet yang besar itu berdasarkan riset dari Katadata.id, menurut Mering, belum dimanfaatkan dengan optimal oleh insan pertambangan.

Dia memberikan kasus saat mengetik kata kunci keselamatan pertambangan yang hanya sempat populer dicari pada tanggal tertentu saja tidak awet selamanya.

"Kata dari Keselamatan Pertambangan sempat mencuri perhatian di kata pencarian pada 19-25 Desember 2021. Setelah itu menurun, dan rendah sampai sekarang. Tidak banyak kata kunci keselamatan pertambangan dan tidak populer di internet," kata Mering.

Ketua APKPI Bidang Media dan Publikasi Sudirgo Dihardjo mengutarakan menjadi pekerjaan rumah agar semangat komunikasi tentang budaya safety menjadi kebiasaan yang ditulis oleh insan pertambangan.

"Ini PR kita bersama, belum fokus menuliskan tentang budaya safety. Teman-teman insan pertambangan sesungguhnya mempunyai pengalaman dan tinggal dituangkan saja dalam bentuk tulisan dan sekaligus maka memperkaya ragam kisah pertambangan di media minesafety.id," ujar Sudirgo.

Dewan Penasehat APKPI Candra Satrya mengatakan keberadaan minesafety.id semestinya menjadi kesempatan besar sebagai sarana komunikasi yang harus diambil peluangnya mengabarkan tentang substansi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

"Saya melihat ini opportunity sarana komunikasi, bicara substansi K3 tentang hazard, risk, hingga manajemen sistem. Dengan melalui tulisan di media, kita menulis tentang pengalaman-pengalaman yang kita alami di lapangan. Belum lagi berbicara K3 dari aspek teknologi yang banyak sekali topiknya dari teknologi kontrol risiko, teknologi big data dan lainnya," ungkap Candra.

Pemimpin Redaksi Minesafety.id, Yanuarius Viodeogo mengatakan kisah sukses insan pertambangan di Indonesia dalam mengelola keselamatan pertambangannya tidak hanya puas ingin untuk dikonsumsi oleh publik dalam negeri saja tetapi juga orang dari belahan dunia lainnya.

"Dunia perlu tahu, bahwa Indonesia mampu mengelola keselamatan pertambangan dengan baik. Dengan adanya media sosial, seperti facebook, instagram, dan lainnya maka mereka tahu bagaimana insan pertambangan berkomitmen menerapkan cara keselamatan pertambangan yang sukses dan mereka bercermin dan menerapkannya di keselamatan pertambangan mereka," kata Yanuarius.

Vale Laporkan Tidak Ada Kecelakaan Lost Time Injury, Berkat Kepemimpinan Solid di Lapangan

Karyawan Vale Indonesia sedang memantau infrastruktur bekerja dengan baik atau tidak. Foto: Vale

MINESAFETY -- PT Vale Indonesia Tbk akan fokus mengintensifkan kepemimpinan di lapangan dan pengawasan keselamatan pada kinerja korporasi agar perusahaan dapat terus menurunkan angka kecelakaan kerja pada sisa kuartal 2022 ini.

Hal itu disampaikan oleh CEO dan Presiden Direktur Vale Indonesia Febriany Eddy dalam penyampaian kinerja keuangan kuartal kedua 2022, baru-baru ini. Dia menyebutkan tidak ada kecelakaan meninggal dunia dari karyawan pada kuartal pertama dan kedua 2022. Keselamatan jiwa, kata Febriany merupakan hal terpenting dan nilai utama perusahaan.

"Terkait dengan keselamatan, tidak ada kecelakaan lost time injury selama 2T22 (dua kuartal 2022) dan jumlah cedera yang tercatat menurun seiring dengan selesai pembangunan kembali tanur (furnace) 4. Agenda rutin manajemen akan terus kami lakukan seperti mengintesifkan leadership in the field, meningkatkan keselamatan dan housekeeping di tempat kerja," kata Febriany dikutip Minesafety, Sabtu (30 Juli 2022).

Sebelumnya, PT Vale sudah memiliki tiga unit tanur atau furnace pengering. Bijih nikel diproses di tanur pereduksi di tanur bersuhu 1.500 derajat celcius dan di tanur pemurni (converter) untuk meningkatkan kadar nikel dalam matte menjadi 78%.

Pada tahap akhir, packaging (pengepakan), nikel dalam matte dimasukan ke dalam kantong-kantong berbobot 3 ton. Setelah itu, nikel pun siap diangkut ke pelabuhan Balantang dan dikespor ke sejumlah negara. Dengan selesainya pembangunan tanur 4 maka produksi nikel Vale kian bertambang.

Seiring dengan catatan kecelakaan pada kuartal II/2022, Vale juga mengumumkan kinerja keuangan yang senilai US$82,8 juta atau lebih tinggi 22% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021. “Laba kami tetap positif dalam siklus komoditas yang sulit ini karena kami fokus pada upaya kami untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Selain itu, Perseroan telah diuntungkan oleh kondisi harga nikel yang baik pada triwulan ini,” kata Febriany Eddy.

Dia melanjutkan grup merealisasikan harga jual rerata sebesar 40% lebih tinggi pada kuartal ini yang menghasilkan pendapatan 40% juga. Adapun beban pokok pendapatan grup meningkat US$142,3 juta pada kuartal I/2022 menjadi US$213,9 juta pada kuartal II/2022 karena didorong oleh harga komoditas dan royalti yang lebih tinggi.

Sementara itu, belanjar modal Vale Indonesia senilai US$44,8 juta atau lebih tinggi 6% dibandingkan dengan belanja modal yang dikeluarkan kuartal I/2022.

"Vale akan senantiasa berhati-hati mengontrol pengeluaran untuk menjaga ketersediaan kas. Perseroan akan tetap fokus pada berbagai inisiatif produktifitas, dan penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing perseoran dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utamanya yaitu keselamatna jiwa hal terpenting, menghargai kelestarian bumi dan komunitas kita," ujar Febriany.

Fakultas Ilmu Kesehatan Teknologi Universitas Binawan Memupuk Keselamatan Pertambangan Sejak Dini

Para narasumber Managing Director PT Alsys Solutions Alwahono, Presiden Direktur SHE Care Indonesia Eddy Suprianto dan Direktur PT Jaya Pasific Solution, Johannes P H Simanjuntak Webinar Sharing Knowledg. Foto:  Himpunan Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Teknologi, Universitas Binawan.

Penulis: Yanuarius Viodeogo Seno

MINESAFETY -- Mahasiswa lulusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) punya kesempatan besar bekerja di industri pertambangan yang padat modal, padat karya, padat teknologi, risiko tinggi dan dinamis jika mau mendalami wawasan Keselamatan Pertambangan maka harus memahami K3 dan Keselamatan Operasional sejak dini.

Direktur Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) Alwahono mengatakan hal itu sebab sektor industri pertambangan mempunyai karakteristik yang berbeda daripada industri lain sehingga tidak hanya membutuhkan wawasan ilmu K3 saja tetapi tetapi pengetahuan tetang keselamatan operasi pertambangan yang berbasis pula pada produktifitas kerja.

"Saat terjun di dunia kerja terutama pertambangan mesti mempunyai kapabilitas dan pengetahuan yang baik, seperti memahami pertambangan sebagai bisnis yang memiliki risiko tinggi,  padat modal, padat karya dan padat teknologi. Keselamatan pertambangan (KP) tidak hanya berorientasi pada K3 tetapi juga KO (Keselamatan Operasional).  Tujuan KP tidak hanya agar pekerja sehat dan selamat tetapi juga terciptanya operasional pertambangan yang aman, efisien dan produktif. Pekerja sehat bisnis lancar," kata Alwahono juga sebagai Managing Director PT Alsys Solutions.

Hal itu disampaikannya dalam webinar Sharing Knowledge bertemakan 'Peran Keselamatan Pertambangan Dalam Mewujudkan Zero Incident di Tempat Kerja Pertambangan Batubara' yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Teknologi, Universitas Binawan bekerjasama dengan APKPI, pada Sabtu (23 Juli 2022) siang.

Selain Alwahono, narasumber lain adalah Presiden Direktur SHE Care Indonesia juga Ketua APKPI DPW Jawa Eddy Suprianto dan Ketua Bidang Humas APKPI sekaligus Direktur PT Jaya Pasific Solution, Johannes P H Simanjuntak. Hadir hampir 90-an mahasiswa/i dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi UNIBA, dan dari universitas lain serta perusahaan.

Dalam keselamatan pertambangan, lanjut Alwahono, mesti memiliki bekal wawasan yang kompleks mulai dari memahami aspek keselamatan di ekplorasi, operasi produksi, konstruksi, sampai keselamatan pengolahan. Selain itu, dia menambahkan mesti memiliki diri untuk kemampuan menggali informasi atau data yang dibutuhkan oleh perusahaan, mampu berkampanye keselamatan pertambangan hingga penyuluhan pertambangan.

"Berbicara pertambangan tidak hanya K3 saja, di pertambangan ada Keselamatan Pertambangan mencakup keselamatan kerja, kesehatan kerja dan lingkungan kerjanya. Satu lagi komponen besar yakni Keselamatan Operasional menjaga, merawat dan memelihara sarana prasarana. Contoh kecil, bayangkan saja di pertambangan itu, ada satu alat yang harganya Rp10 hingga Rp20 miliar yang harus dijaga alat itu. Bagaimana kalau rusak dan berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja?" ujarnya.

Alwahono menegaskan bahwa keselamatan harus 100 % dan 99% sama dengan nol maka mengelola keselamatan tidak boleh lalai, sebagai contoh 10 tahun bekerja aman, namun sekali insiden nyawa bisa melayang.

Sementara itu, Alwahono memuji Universitas Binawan yang menggabung Ilmu Kesehatan dan Teknologi sebagai fakultas sehingga tidak semata-mata menempatkan K3 saja tetapi berpikir jauh ke depan tentang teknologi sebagai unsur utama dalam K3.

Para peserta webinar 'Peran Keselamatan Pertambangan Dalam Mewujudkan Zero Incident di Tempat Kerja Pertambangan Batubara'
EKSPOR ANDALAN INDONESIA
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Teknologi, Mia Srimiati menyatakan senang dengan diskusi webinar yang mengangkat topik keselamatan pertambangan. "Komoditas ini (batubara) sebagai andalan ekspor Indonesia dan merupakan industri padat karya sehingga orang-orang yang terlibat di dalam industri ini harus memperhatikan keselamatan. Semua harus selamat. Maka dari itu K3 sangat penting, pegawainya sehat, kesehatannya diperhatikan," tutur pengajar alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.

Mia menegaskan keselamatan bukan tanggung jawab satu pihak saja tetapi berbagai pihak, misalnya manajemen suatu perusahaan yang menerbitkan kebijakan K3 tetapi manajemen juga memastikan dan mengawasinya supaya aturan itu berjalan dengan baik.

Presdir SHE Care Indonesia Eddy Suprianto mengatakan mahasiswa K3 mesti mulai memupuk jiwa kepemimpinan sejak dini sehingga saat berkecimpung di dunia K3 khususnya ingin keselamatan pertambangan, tidak lalai bekerja dan peka melihat potensi-potensi kecelakaan.

"Apabila ada low risk pun harus tetap ada SOPnya supaya tidak ada kecelakaan sekecil apapun. Sebab K3 itu diajarkan sejak dini, di sejumlah negara sudah diajarkan sejak taman kanak-kanak untuk menanamkan karakter kesehatan. Khusus di Indonesia, teman-teman K3 [mahasiswa] sebagai future leadership (pemimpin masa depan) anda yang memimpin. Mari, terus mengikuti perkembangan teori keselamatan dan kesehatan kerja terbaru, jangan ketinggalan jaman," kata pria yang sering dipanggil coach Eddy ini.

Pandangan serupa datang dari Johannes PH Simanjuntak yang meminta bagi siapapun saat terjun dalam dunia pertambangan harus fokus terhadap safety karena jika tidak maka akan sering terjadi kecelakaan.

"Masalah safety di pertambangan itu harus peduli, risiko manajemen dalam pertambangan sangat penting. Saya punya pengalaman masuk ke dalam satu perusahaan, pada tahun sebelumnya terjadi kecelakaan fatal kemudian selama setahun saya bekerja tidak terjadi kecelakaan lagi," kata Johannes.

Agar tidak terjadi kecelakaan, dia mengatakan manajemen perusahaan mau melihat potensi seseorang yang punya jiwa menjadi pemimpin yang peduli keselamatan. Jangan malah perusahaan, kata Johannes, tidak komitmen terhadap keselamatan maka safety tidak berguna akhirnya banyak terjadi kecelakaan.

"Paling penting komitmen, jangan sekadar mencari reward dalam keselamatan pertambangan. Kalau kalian ditunjuk sebagai ketua organisasi di kampus maka yang dituntut adalah komitmennya supaya target program dalam hal ini keselamatan tercapai," ujarnya.

Johannes mengatakan HSE itu bukan sampai pada pimpinan tertinggi saja tetapi manajer hingga level jabatan dan staf paling rendah mau berkomitmen dan akhirnya konsisten menjalankan aspek keselamatan.

Webinar SSS: Penerapan Process Safety Management Dalam Industri Pertambangan Tanah Air

 

Pekerja dengan perlengkapan APD lengkap sedang melakukan peleburan timah. Foto: MIND ID

Penulis: Yanuarius Viodeogo Seno

MINESAFETY -- Penerapan Process Safety Management (PSM) atau Manajemen Keselamatan Proses memungkinkan dapat diimplementasikan dalam industri pertambangan di Indonesia  untuk melindungi pekerja dan operasional kerja dari ancaman bahaya kerja yang menyebabkan kecelakaan kerja.

Selama ini, PSM di Tanah Air lebih banyak digunakan di industri oil dan gas, kimia seperti petrokimia, agrokimia, farmasi, industri manufaktur atau transportasi, atau instalasi listrik. Kehadiran PSM dalam Keselamatan Pertambangan (KP) dan Keselamatan Operasional diharapkan dapat mencegah, memitigasi, merespon, dan pemulihan bencana penyebab kecelakaan kerja.

Dengan tidak menutup kemungkinan PSM di dalam industri pertambang itulah maka Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) menyelenggarakan Safety Sharing Session (SSS) Batch XXI dengan tema Operationalizing Process Safety Management In Mining Industry bagi para praktisi pertambangan, pada Rabu (6 Juli 2022).

Webinar pada Rabu malam itu menghadirkan para narasumber yang memahami seluk beluk PSM yaitu, Alfonsius Ariawan yang merupakan Senior Specialist Operational Risk Vale Base Metal, pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Chandra Satrya dan Edi Karyono Putro selaku Manager Loss Prevention & Resources Management PT Freeport Indonesia.

Direktur APKPI Alwahono mengatakan PSM memang belum familiar dalam industri pertambangan Indonesia sehingga topik webinar kali ini sangat spesial menghadirkan langsung narasumber yang memahami secara detil metode PSM sehingga dapat diimplementasikan dan dikombinasikan dalam mengelola pertambangan khususnya Keselamatan Pertambangan (KP) dan Keselamatan Operasional (KO).

"Narasumber kita berpengalaman menceritakan PSM di industri pertambangan sehingga menambah pengetahuan kita untuk mengelola KP yang aman, efisien dan produktif terhindar dari kecelakaan dan penyakit kerja," kata Alwahono.

Dia mengutarakan mengelola pertambangan tidak dapat hanya pada  satu aspek saja tetapi ada manusia atau human, ada leadership atau kepemimpinan dan proses teknologi. Aspek ketiganya selanjutnya, menurut Alwahono, diintegrasikan sedemikian rupa sehingga tercipta keselamatan yang tangguh atau resilient menyesuaikan potensi bahaya sehingga potensi risiko bahaya dapat dicegah secara komprehensif.

Rusdi Husin, selaku Ketua APKPI Bidang Humas dan Public Safety juga Kadiv HSE & Risk Management PT Adaro Energy Indonesia Tbk mengingatkan dalam webinar itu tentang salah satu peristiwa tragedi gas Bhopal di India pada 3 Desember 1984 yang menjadi catatan sejarah buruk kecelakaan kerja sepanjang masa karena menurut Britannica diperkirakan korban tewas antara 15.000 hingga 20.000 jiwa.    

Sebagai informasi, kejadian di pabrik milik Union Carbide India Limited itu bermula dari kebocoran tangki pabrik yang menyimpan gas metil isosianat untuk pembuatan pestisida dan gas air mata yang sangat beracun dan berbahaya bagi manusia. Kejadian yang berlangsung pada malam hari sangat cepat, tangki gas mengalami kebocoran kecil dan keluar dengan cepat dengan volume besar menyebar ke pemukiman warga seluruh kota.

"Kejadian itu sangat menyedihkan sekali, [seiring perjalanan waktu] chemical (kimia) sangat konsen sekali tentang PSM maka dari itu sangat memahami sekali tentang PSM. Sementara mining (tambang) belum mengarah ke sana, bukan menjadi topik pembicaraan yang rutin," kata Rusdi yang didapuk sebagai moderator topik SSS Batch XXI.

Namun demikian, papar Rusdi, PSM dapat diterapkan dalam industri tambang, mineral dan batubara atau yang terkait tambang logam dan non logam. Sebab, menurutnya, KP dan KO pertambangan tidak hanya memandang permasalahan fisik pekerja dan alat-alat tambang saja.

"Ada risiko yang terkait PSM, misalnya operasional fisik alat-alat di pertambangan yang ada hubungan dengan PSM sehingga insiden [kecelakaan kerja] bisa ditekan sedemikian mungkin," kata Rusdi.   

Sementara itu, Alfonsius Ariawan mengatakan PSM sangat dibutuhkan dalam setiap kegiatan tidak hanya di industri kimia, oil dan gas, termasuk pertambangan walau membutuhkan orang-orang yang berkompeten di bidang PSM.

"Di daerah pertambangan yang berada di wilayah terpencil seperti Amerika Selatan sulit menerapkan PSM sehingga harus merekrut orang-orang PSM dari oil dan gas. Sementara itu, PSM di Vale sudah terintegrasi ke VPS (technical, method, dan leadership). Saya mempunyai pengalaman membantu dan mendesain PSM di salah satu company oil dan gas," ujar Alfonsius yang saat ini berdomisili di Kanada.

Alfonsus merinckan aspek-aspek di dalam ketiga prinsip VPS yaitu technical mencakup perception and risk management, health, safety, environment and community (HSEC), projects and construction, operations, maintenance, change management, systems and technologies, supplies and services, and emergency planning.

Pada aspek method meliputi strategy deployment, routine management, processes and standardization, problem solving and continuous improvement, 17 assessment of management system and results. Terakhir berhubungan dengan aspek leadership seperti behaviours and leadership commitment, people management and training, organizational design.

"Perlu konsisten menerapkan PSM karena pengamatannya subyektif walau itu tidak mudah. PSM ini harus kreatif untuk melihat tujuan akhirnya ke depan. Kadang-kadanga kita tidak menggunakan cara konvensional tetapi cara yang lebih mudah dipahami atau diterapkan oleh operator," tuturnya.

Alfonsius menceritakan pengalamannya menerapkan PSM di negara yang memiliki industri tambang maju karena safety culture-nya kuat di mana keberadaan banyak pemimpin melihat langsung persoalan di lapangan. Sebagai pemimpin, menurut dia, harus sering-sering berada di lapangan, berkomunikasi dan menanyakan risiko yang terjadi di site-site pertambangan bersama pekerja.  

Chandra Satrya pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat UI mengutarakan PSM dalam praktiknya termasuk di industri pertambangan hadir untuk mesti memetakan hazard (bahaya) atau assesmen dalam mengidentifikasi dan memahami sebuah masalah sehingga pendekatan solusi yang digunakan tepat menyesuaikan karakteristik risiko yang terjadi.

"Menurut saya memulainya dengan general assesmen, dari situ dapat gambaran mau membidik apa. Kemahiran kita mengatasi masalah bukan pada kita menggunakan apa, tetapi kita mengerti tidak dengan masalah yang dihadapi. Seberapa tepat manajemen membidik masalah dan tools yang dipakai," kata Chandra.

Penggunaan PSM, menurutnya, seperti seorang dokter yang bukan dilihat obat sebagai salah satu solusi mengatasi penyakit tetapi ketepatan mendiagnosa penyakit pasiennya. Begitu pula dengan PSM, tidak hanya mengandalkan satu teknik saja sebagai pendekatan mengatasi masalah tetapi ada teknik lain kultur, kepemimpinan dan lainnya.

Sementara itu, Edi Putra dari Freeport Indonesia mengutarakan perusahaan sangat konsen terhadap sistem operasional keselamatan sampai pada aspek mikro. Ada dua hal menjadi perhatian manajemen yakni personil safety dan operasional safety.

"Personal safety mencakup keselamatan personal, lingkungan kerja dan kesehatan personal. Sementara operasional safety mencakup sisi pemeliharaan dan perawatan peralatan. Ada kajian teknis yang di dalamnya penting ada risk management sebagai sistem keselamatan operasi," tuturnya.

Pertamina EP Cepu Prioritas Nomor Satu Safety Proyek Jambaran Tiung Biru

Kementerian ESDM, Tim Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dan dari PT Pertamina EP Cepu di proyek Jambaran Tiung Biru. Foto: Kementerian ESDM


Penulis: Yanuarius Viodeogo Seno

MINESAFETY -- Dirjen Minyak dan Gas Bumi (Kementerian ESDM) Tutuka Ariadji berharap pelaksanaan gas in pada proyek Jambaran Tiung Biru di Ngasem (Bojonegoro) dengan memprioritaskan nomor satu safety atau keselamatan bagi para pekerjanya. Tahap itu sangat penting dan krusial untuk membuktikan equipment dan instalasi terintegrasi dengan baik.

Proyek JBT itu nanti menjadi sumber energi untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan industri dan kelistrikan di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah yang mampu memproduksi raw gas sebesar 315 mmscfd dan kondesat 2700 bcpd.

"Safety itu harus dipastikan dan di industri migas, safety nomor satu. Setelah gas in berjalan lancar, tahap berikutnya gas on stream (Agustus) tetapi dipastikan peralatan berfungsi baik, baru gas on," kata Tutuka dikutip Minesafety, Jumat (15 Juli 2022).

Hal itu disampaikan Tutuka saat mengunjungi lokasi proyek, pada Rabu (13 Juli 2022) lalu bersama Deputi 1 Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Febry Calvin Tetelepta, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Mustafid Gunawan dan Direktur Pembinaan Program Migas Dwi Anggoro Ismukurnianto, Tenaga Ahli KSP Hageng Suryo Nugroho, dan Dirut PT Pertamina EP Cepu Awang Lazuardi.

Gas in adalah tahap awal pembuktian equipment dan instalasi terintegrasi dengan baik serta pelaksanaannya yang tetap memperhatikan keselamatan migas. Setelah nanti beroperasi, ada potensi tambahan produksi hingga 20 mmscfd sehingga terdapat peningkatan produksi penjualan sales gas dari 172 mmscfd menjadi 192 mmscfd.

Senada disampaikan oleh Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Awang Lazuardi yang menyatakan JTB akan selalu mengedepankan aspek safety kepada tim pada setiap tahap pekerjaan menuju on stream. "Jangan mengorbankan safety untuk sekadar mengejar produksi. Tapi kami tetap mencoba best effort untuk perbaikan-perbaikan ke depannya," kata Awang.

Keselamatan memang menjadi perhatian PEPC bahkan hingga Mei 2022 lalu, status kinerja pada proyek JTB itu mencapai 54 juta jam kerja aman. Hal itu terlepas dari motivasi PEPC yang pernah meraih penghargaan Keselamatan Migas dari Kementerian ESDM periode 2020-2021 lalu.   

Sebelumnya, Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM, Mirza Mahendra mengingatkan juga pentingnya keselamatan dalam kegiatan usaha migas yang harus menjadi budaya bagi setiap perusahaan migas beroperasi di tanah air ini.

"Budaya keselamatan itu paling gampang digambarkan seperti anekdot tiada lebaran tanpa ketupat lebaran. Sama seperti operasi migas tanpa safety, seperti tidak beroperasi. Keselamatan harus terus diingatkan ke pelbagai pihak dengan berbagai cara," kata Mirza.

Mau Terbang atau Naik Kereta, Wajib Vaksin Booster Sebelum 17 Juli 2022 Ya

Sebaran data vaksinasi Covid-19 per 12 Juli 2022. Foto: Satuan Tugas Penanganan COVID-19

MINESAFETY -- Masyarakat Indonesia dan asing yang baru mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen sebelum melakukan perjalanan dalam negeri menggunakan moda transportasi udara, laut dan darat.

Kebijakan yang berlaku mulai 17 Juli 2022 itu berdasarkan Surat Edaran No. 21/2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) ditandatangani oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana selaku Ketua Satuan Tugas Penangangan Covid-19, Letjen TNI Suharyanto, pada 8 Juli 2022.

Sampel itu diambil dalam kurun waktu 1x24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan dan dapat melakukan vaksinasi dosis ketiga (booster) on-site saat keberangkatan.

Bagi pelaku perjalanan dalam negeri yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

Begitu pula yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

Bagi yang kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid menyebabkan tidak dapat menerima vaksinasi dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi, wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan dan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah terkait belum atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Sementara itu, bagi yang berusia 6-17 tahun wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksin dosis kedua tanpa menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid tes antigen. Bagi usia di bawah 6 tahun dikecualikan dari ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid tes antigen.

Protokol lain wajib dengan menerapkan penggunaan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidup, mulut, dan dagu selama berada di dalam ruangan atau ketika berada dalam kondisi kerumunan. Wajib menggunakan air sabun atau hand sanitizer, dan tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau tidak langsung.

Komitmen Safety Resilient, ANTAM Catat Zero Fatality Semester I/2022

Para pekerja ANTAM sedang berkumpul di area pertambangan perusahaan. ANTAM kembali mencatatkan zero fatality selama semester I/2022. Foto: ANTAM  
 

MINESAFETY -- Kabar gembira datang dari PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) yang mencatatkan zero fatality atau nol kecelakaan kerja selama semester pertama 2022 berkat kepatuhan emiten menerapkan prinsip Keselamatan Pertambangan (KP) dan Keselamatan Operasi (KO).

Keberhasilan ANTAM mencatatkan zero fatalitiy pada semester I/2022 ini mengulang kesuksesan zero fatality sepanjang 2021 lalu. Direktur Utama ANTAM Nico Kanter mengatakan ANTAM terus berkomitmen meningkatkan awareness Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada seluruh pegawai dan mitra kerja sehingga dapat mewujudkan operasional yang aman dan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja di lingkungan perusahaan.

"Dalam menjalankan kegiatan operasi, ANTAM senantiasa memperhatikan aspek-aspek K3 sebagai prinsip utama wajib insan ANTAM melalui program ANTAM Safety Resilient [ASR] dan berbagai pelatihan lainnya," kata Nico dikutip Minesafety, Jumat (8 Juli 2022).

Dia juga mengatakan zero fatality tidak lepas dari upaya perusahaan melakukan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), mendorong empowering human competency di seluruh pegawai dan mitra kerja, mendorong partisipasi aktif pekerja dalam program pencegahan kecelakaan.

Selain itu, perusahaan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta memastikan kegiatan operasional dilaksanakan dengan memenuhi standar baku mutu lingkungan. Upaya itu dilakukan di seluruh wilayah operasional agar mampu menciptakan kegiatan operasional yang aman, efisien dan produktif.

Pada 2021 lalu, saat ANTAM mencatatkan zero fatality juga atas upaya ANTAM melakukan peningkatan kompetensi dari tim yang berada di unit manajemen K3 dan seluruh elemen pegawai di ANTAM. Selama 2021 lalu, ANTAM mengadakan kegiatan untuk mengingatkan K3 diantaranya fireman fitness drill, safety driving challenge, serta penyamaan persepsi aspek KP dan konsolidasi pengawas.

Hal serupa diungkapkan Direktur Operasi dan Portofolio MIND ID, Danny Praditya mengenai komitmen zero fatality selalu diterapkan oleh perusahaan-perusahaan selain grup MIND ID dan perusahaan lain.

"Sebagai perusahaan pengelola komoditas dan sumber daya alam, aktivitas operasional penambangan dan pengolahan mineral memiliki risiko pekerjaan yang tinggi. Untuk itu, MIND ID terus memperhatikan aspek K3 menjamin dan melindungi seluruh karyawan agar bekerja dengan aman, sehat dan selamat," kata Danny.

Grup MIND ID telah menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta standar internasional ISO 45001:2018.


Sukses Raih Penghargaan SMK3, Bukit Asam Komitmen Kampanye K3

Jajaran direksi PT Bukit Asam Tbk menerima penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja atas prestasi komitmen menerapkan SMK3. Sumber foto: Bukit Asam

MINESAFETY -- PT Bukit Asam Tbk menerima penghargaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah termasuk unit Pelabuhan Tarahan mengharumkan nama korporasi karena mampu mewujudkan zero accident.

Dari siaran pers, penghargaan untuk Bukit Asam itu diterima langsung jajaran direksi di kantor direksi Unit Pertambangan Tanjung Enim, Sumatra Selatan belum lama ini. Ada tiga penerima penghargaan SMK3 yakni Bukit Asam Unit Pertambangan Tanjung Enim, Unit Pelabuhan Tarahan dan Unit Dermaga Kertapati.

Penghargaan itu dari Menaker Ida Fauziyah itu karena Bukit Asam mampu menjalankan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dengan baik sesuai Peraturan Pemerintah No. 50/2012 tentang Penerapan SMK3.

Menurut Ida ada peningkatan perusahaan yang menjalankan SMK3 dengan baik sehingga mampu mewujudkan zero accident. Pada 2021, kata dia, sebanyak 1.268 perusahaan zero accident dan pada 2022 sebanyak 1.742 perusahaan. "Ada peningkatan 37,4%," kata Ida dikutip Minesafety, Sabtu (18 Juni 2022).

Direktur Utama Bukit Asam, Arsal Ismail mengharapkan penghargaan itu dapat dipertahankan pihaknya dan SMK3 di perusahaan semakin ditingkatkan. "K3 merupakan salah satu aspek yang wajib diimplementasikan dalam operasional perusahaan. Seluruh kegiatan operasional yang dilakukan perusahaan selalu mengacu pada prinsip kehati-hatian dan penekanan tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan karyawan," kata Arsal, Jumat (17 Juni 2022).

Bukit Asam sudah menerapkan standar K3 terhadap pelaksanaan kegiatan penambangan yang aman sejak Juli 2010 dan terintegrasi ke seluruh sistem operasional terkait aspek pengelolaan K3 ke dalam Sistem Manajemen Bukit Asam atau BAMS.

Sebagai informasi SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko terkait kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

Sementara itu, K3 adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Pelabuhan Tarahan Lampung dan Dermaga Kertapati merupakan unit bisnis Bukit Asam yang bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam proses pengangkutan batu bara dari Tanjung Enim ke dua unit tersebut.

Proses pengangkutan mencakup pengaturan jumlah dan kualitas muatan batu bara yang akan dimuat ke dalam setiap gerbong kereta api melalui Train Loading Station (TLS). Selain itu, proses berikutnya pengawasan dan pencatatan distribusi batu bara menuju pelabuhan atau dermaga.

Proses terakhir pelaksanaan bongkar muat batu bara dari gerbong kereta api menggunakan Rotary Car Dumper (RCD) di Pelabuhan Tarahan dan Apron Feeder (AF) di Dermaga Kertapati.

Netizen Pun Bereaksi, Polisi Imbau Pengendara Sepeda Motor Stop Pakai Sandal Jepit

Kakorlantas Irjen Firman Shantyabudi. Foto: NTMC Polri

MINESAFETY -- Kabar langsung dari Kakorlantas Polri meminta kepada pengguna sepeda motor agar tidak mengenakan sandal jepit menjadikan informasi itu viral beberapa hari belakangan ini. Walau hanya merupakan imbauan saja dari kepolisian tetap membuat warganet bereaksi atas pengumuman penegak hukum tersebut.

Sebagaimana informasi langsung dari NTMC Polri, Kakorlantas Irjen Firman Shantyabudi menilai saat pengendara sepeda motor mengandalkan perlindungan tapak kaki dengan sendal jepit maka keselamatan pengendara tidak optimal karena masih bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

"Kulit itu bersentuhan langsung dengan aspal, ada api, ada bensin ada kecepatan. Makin cepat makin tidak terlindungi anda, itulah fatalitas," kata Firman dikutip Minesafety, Rabu (15 Juni 2022).

Sehingga mesti menggunakan sepatu, menurut Firman, pengendara terlindungi ancaman kecelakaan lalu lintas. Imbauan kakorlantas itu demi keselamatan pengendara agar mengutamakan nyawa.

"Kalau dibilang sepatu mahal, baju pelindung mahal, ya lebih mana dengan nyawa kita. Tolong itu dijadikan pertimbangan sehingga saat keluar sudah siap dengan perlengkapan yang ada, helm standar, pakai sepatu. Kesdaran masyarakat berkendara secara aman terbangun dan menjadi kebiasaan masyarakat bukan karena diawasi petugas," kata Firman.

Imbauan dari Kakorlantas Polri itu memicu reaksi beragam dari warganet Tanah Air. Ada yang memberikan komentar positif dan nyinyir menyatakan tidak suka atas kebijakan kakorlantas polri itu.




15 Gubernur Raih Penghargaan Pembina K3 Terbaik Dari Kemenaker


15 pemerintah daerah mewakili gubernur masing-masing menerima penghargaan pembina K3 terbaik 2022 oleh Kemenaker

 

MINESAFETY -- Sebanyak 15 gubernur mendapatkan penghargaan pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terbaik 2022 yang diserahkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.

Mereka yang memperoleh apresiasi itu yakni Gubernur Kalimantan Selatan, Gubernur Sumatra Utara, Gubernur Riau, Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Sumatra Selatan, Gubernur Sumatra Barat, Gubernur Jambi.

Berikutnya, Gubernur Sulawesi Tenggara, Gubernur Jawa Timur, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur DI Yogyakarta, Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Banten, dan Gubernur Jawa Tengah.

Menteri Ida Fauziyah mengatakan pemberian penghargaan itu adalah bagian upaya Kemenaker untuk terus mengkampanyekan K3 kepada pihak-pihak yang berhasil menerapkan K3 dan khususnya kepada gubernur selaku pembina K3.

Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada gubernur yang berhasil membina usaha-usaha penerapan K3 di wilayah masing-masing," kata Ida di sela-sela memberikan  penghargaan tersebut dalam siaran pers dikutip Minesafety, Kamis (26 Mei 2022).

Ida mengutarakan pemberian penghargaan K3 pada Selasa (24 Mei 2022) malam itu terbukti efektif memotivasi pihak terkait menerapkan K3 dengan baik. Hal itu terlihat dari perusahaan yang mendapatkan penghargaan kecelakaan nihil 2021 sebanyak 1.268 perusahaan dan pada 2022 sebanyak 1.742 perusahaan sehingga terjadi peningkatan sebesar 37,4%.

Di sisi lain, peningkatan perusahaan yang telah menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3) pada 2021 mencapai 1.616 perusahaan yang memperoleh sertifikat K3 dan pada 2022 juga mengalami peningkatan sebesar 24% menjadi 2.004 perusahaan.

"Banyak juga perusahaan yang berhasil mencegah dan menanggulangi Covid-19 melalui Penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 (P2 Covid-19)," ujar Ida.

Menurutnya, berdasarkan hasil penilaian sebanyak 916 perusahaan dinyatakan layak mendapatkan penghargaan P2 Covid-19 dan jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan 2021 lalu.

Ada tiga 6 kategori penghargaan yang digelar oleh Kementerian Ketenagakerjaan yaitu Gubernur Pembina K3 Terbaik, Penghargaan SMK3, penghargaan kecelakaan nihil, penghargaan program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja dan penghargaan program pencegahan dan penanggulangan COVID-19 di tempat kerja.



PT Pasha Jaya Aceh Menang Hino Telematic Safety Driving Competition, Ini Rahasianya

 

Masato Uchida, President Director HMSI memberikan sambutan saat pengumuman pemenang Hino Telematic Safety Driving Competition 2022. Foto: HMSI

MINESAFETY -- PT Pasha Jaya, perusahaan air mineral dari Aceh meraih penghargaan Hino Telematic Safety Driving Competition kategori tractor head series 2022. Penghargaan itu diberikan oleh Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) kepada perusahaan yang gencar mengkampanyekan keselamatan berkendara.

Sebagai informasi PT Pasha Jaya, dari berbagai sumber menyebutkan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perusahaan air mineral berdomisili di Desa Lambung Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.

Perusahaan tersebut terus bergerak tumbuh mengembangkan sayap bisnisnya. Manajemen yang baik membuat kepercayaan masyarakat membeli produk-produk Pasha Jaya. Tidak hanya di bisnis air mineral kemasan, perusahaan mempunyai bisnis agen bahan bakar dan pernah dinobatkan oleh PT Pertamina sebagai agen BBM terbaik regional Sumatra.

Hino Telematics Safety Driving Competition yang menyelenggarakan event tersebut sejak 2017 sebagai bentuk total support dari Hino kepada konsumen setia dalam memperkenalkan kegunaan atau manfaat yang besar bagi bisnis penggunaan fitur Hino Connect Telematics.

PT Tam Cargo dari Jakarta Menangkan Kategori FL Series Hino Telematic Safety Driving Competition 2022. Foto: HMSI

Total ada 209 kendaraan dari 68 perusahaan yang ikut serta dalam kegiatan yang mulai digelar pada 27 Januari 2022 lalu tersebut dalam empat kategori seperti FL Series, FG Series, Tractor Head (TH) Series, dan JD/JM Series.

Presiden Direktur HMSI, Masato Uchida mengutarakan pemenang kompetisi meraih penilaian sebesar 100 poin jika peserta mengemudi dengan baik dan aman maka skor poin bagus.

Sebaliknya, jika para peserta mengemudi dengan ugal-ugalan melewati batas kecepatan, mengerem mendadak, melaju secara tiba-tiba dan menikung dengan kecepatan tinggi maka mendapatkan pinalti dan nilai poin berkurang.

"Tujuan utama kompetisi meningkatkan keamanan dan keselamatan di jalan. Selain itu dari sisi perusahaan untuk melindungi operasional angkutan pengiriman barangnya lebih aman dan jauh dari kendala di jalan atau biaya tak terduga merugikan perusahaan," kata Masato kepada Minesafety, Selasa (24 Mei 2022) malam.

Pemenang posisi kedua di bawah Pasha Jaya kategori TH Series disematkan untuk PT Ghiffari Jaya Abadi dari Kubu Raya Kalimantan Barat, dan ketiga adalah PT GAP Logistics dari Jakarta.

Kategori FL Series peringkat pertama yakni PT Tam Cargo dari Jakarta, kedua dan ketiga adalah PT Puninar Jaya dari Jakarta dan PT Sentana GIri Nusa Bali. Kategori FG Series pemenang pertama adalah PT Makmur Putra Banua dari Kalimantan Selatan, posisi kedua PT Karya Indah Multiguna dari Jakarta dan ketiga PT Narwada Awet Muda dari Nusa Tenggara Barat.

Kategori berikutnya JD/JM Series pemenang pertama, kedua dan ketiga yaitu PT Sahabat Membangun dari Kalimantan Selatan, PT Andalan Trans Nusantara dari Riau dan PT Kendari Kota Citra dari Sulawesi Tenggara.

Owner PT Pasha Jaya dari Aceh, Nahrawi Noerdin Pemenang kategori Tractor Head (TH) Hino Safety Driving Competition. Foto: HMSI

ESDM: Pemilik Usaha Mesti Menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2).

 

Ilustrasi: Petugas sedang memanajemen listrik menggunakan alat-alat pelindung diri. Keselamatan kerja menjadi penting agar terhindar dari bahaya. Foto: Pixabay

MINESAFETY -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) minta kepada pemilik usaha instalasi pembangkit tenaga listrik agar komitmen menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2).

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana mengatakan ada tiga tujuan penerapan keselamatan ketenagalistrikan sesuai Peraturan Menteri ESDM No. 10/2021 tentang Keselamatan Ketenagalistrikan yaitu andal dan aman bagi instalasi tenaga listrik.

Kedua, lanjut dia aman dari bahaya bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, dan ketiga adalah penerapan keselamatan ketenagalistrikan yang ramah lingkungan.

"Tenaga listrik di samping bermangaat, dapat juga membahayakan bagi masyarakat dan lingkungan hidup. Untuk itu, pemerintah mengatur kebijakan mengenai ketentuan keselamatan ketenagalistrikan," kata Rida di sela-sela webinar Pengenalan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2), Kamis 19 Mei 2022.

Webinar yang juga menyelenggarakan Sosialisasi Penghargaan Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) itu mensosialisasikan regulasi turunan UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja yakni PP No. 5/2021, PP No. 25/2021 serta Permen ESDM No. 10/2021 tentang Keselamatan Ketenagalistrikan.

Rida mengutarakan guna memenuhi aspek keselamatan di antaranya seperti setiap instalasi listrik harus memiliki sertifikat laik operasi. Pemenuhan aspek keselamatan lain yang wajib dilaksanakan pelaku usaha sebagai jasa penunjang tenaga listrik waajib memiliki sertifikat sebagai badan usaha penunjang tenaga listrik.

"Setiap tenaga teknik dalam usaha ketenagalistrikan wajib memiliki sertifikat kompetensi, setiap peralatan listrik yang digunakan harus memenuhi standar nasional Indonesia dan setiap kegiatan usaha ketenagalistrikan wajib memenuhi ketentuan yang disyaratkan dalam peraturan perundang-undangan di bedang lingkungan hidup," kata Rida.

Di sisi lain, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan M P Dwinugroho mengatakan SMK2 diterapkan pada kegiatan pengoperasian dan pemeliharaan instalasi tenaga listrik yang diberlakukan pada instalasi penyediaan tenaga listrik seperti instalasi pembangkit tenaga listrik dengan kapasitas paling kecil 5 Megawatt (ME).

"SMK2 juga bisa diterapkan pada kegiatan instalasi transmisi tenaga listrik, instalasi distribusi tenaga listrik dan instalasi pemanfaatan tenaga listrik dengan kapasitas daya paling kecil 200 kVA," ucapnya.

Pemerintah tidak tinggal diam, kata Dwinugroho, karena penerapan SMK2 oleh setiap badan usaha diaudit paling sedikit satu kali dalam setahun baik internal dan eksternal kemudian dilaporkan kepada pemerintah.

PAMA Pantau Kualitas Tidur Pekerja dengan Smartwatch


Ilustrasi: Jam tangan pintar memiliki fitur-fitur canggih memantau kebugaran penggunanya. Sumber: Pixabay.

MINESAFETY -- Dunia pertambangan membutuhkan dukungan teknologi digital untuk memperkuat sistem keselamatan pertambangan. Digitalisasi dalam pertambangan dapat diaplikasikan dalam setiap lini, mulai dari tahap eksplorasi, produksi, hingga bisnisnya.

Sebagai perusahaan yang memprioritaskan aspek keselamatan pekerjanya, PT Pamapersada Nusantara memandang penting digitalisasi. Kecanggihan digitalisasi mampu menyentuh bagian-bagian penting dari yang besar sampai yang terkecil dalam rangka mendukung keselamatan pertambangan. Termasuk memantau kualitas tidur para pekerjanya.

Direktur Engineering and Information System Pamapersada, Hendra Hutahaean mengatakan, pendeteksian kualitas tidur operator diperoleh dengan menggunakan jam tangan pintar atau smartwatch. Dalam hal ini, operator wajib mengenakannya setiap saat.

Hasil deteksi smartwatch akan mendeteksi kelayakan operator bekerja di lapangan. Apabila memenuhi standar yang ditentukan, maka operator dinyatakan siap bekerja atau fit to work. Namun sebaliknya, apabila tidak memenuhi penilaian, maka operator dilarang bekerja di area tambang.

“Kita menggunakan smartwatch untuk mendeteksi kecukupan tidur operator atau driver. Ini sudah dijalankan PAMA dan terus dalam pengembangan,” ungkap Hendra dalam Webinar APKPI Mine Safety Campaign, dalam rangka Bulan K3 Nasional 2022 yang digelar secara virtual, belum lama ini.

Inisiatif dalam penggunaan smartwatch tersebut dilakukan guna mengurangi risiko kecelakaan kerja yang disebabkan kelalaian atau human error. Kondisi operator yang tidak sehat, tentu akan memunculkan risiko terjadinya kecelakaan kerja.

Tiap operator akan melalui tahap screening sebelum masuk ke dalam kabin alat berat dan kendaraan tambang, atau sebelum bekerja di tambang. Pada tahap ini, hasil deteksi pada smartwatch dikawinkan dengan aplikasi sleep monitoring system yang sudah disesuaikan dengan kebijakan dan regulasi tentang standar keselamatan kerja.

“Kita jadi tahu berapa jam dia tidur setiap harinya. Apakah tidurnya cukup untuk dia siap bekerja di tambang. Ini kita lakukan semata-mata agar pertambangan menjadi lebih aman,” paparnya.

Selain smartwatch, perusahaan juga memasang perangkat kamera di dalam kabin kendaraan dan di area pertambangan. Tujuannya untuk memantau secara langsung aktivitas operator.

“Ini bisa mendeteksi apakah dia mengantuk, atau melakukan aktivitas lain sambil mengemudi. Kamera di luar untuk memantau soal kepatuhan rambu lalu lintas,” kata Hendra.


Mudik Aman dan Selamat Sampai Tujuan

 

Foto: Salah satu bus melewati jalur menurun. Pemerintah meminta agar pengemudi memperhatikan kelayakan kendaraan agar penumpang mudik lancar sampai tujuan.

MINESAFETY -- Bagi pengendara yang hendak melakukan perjalanan keluar kota selalu waspada agar terhindar dari kecelakaan apalagi saat anda melakukan mudik ke kampung halaman dan kembali usai liburan. Tentu anda ingin bertemu dengan keluarga dalam keadaan baik-baik saja dan tanpa kekurangan segala apapun juga.

Kecelakaan di jalan yag menyebabkan kematian masih menjadi momok menakutkan di Indonesia. Data Kepolisian Negara Republik Indonesia menyebutkan jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan pada 2020 lalu mencapai 23.529 jiwa atau rerata 3 jiwa meninggal dunia per jam. 

Foto: Perilaku buruk mengemudi sembari beraktivitas dengan telepon genggam.

Dari jumlah korban kecelakaan jalan itu, tertinggi kecelakaan sebanyak 73% melibatkan sepeda motor menyusul kecelakaan menimpa pengendara angkutan barang sebanyak 12%. Kecelakaan juga sering menimpa kendaraan pribadi dan angkutan bus yang mengangkut banyak penumpang.

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, penyebab kecelakan yang sering terjadi karena sarana prasarana tidak layak jalan seperti rem blong, pecah ban, hilang kendali. Selalu sebelum berangkat perjalanan jauh untuk mengecek kembali kendaraan anda aman dan layak pakai.  Kecelakaan lain infrastruktur jalan buruk, dan pengemudi mengantuk.

Oleh karena itu, penting untuk selalu waspada dan memperhatikan keselamatan berlalu lintas di jalan raya umum. Anda juga harus selalu membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) ke mana saja anda berkendara. Kenakan sabuk pengaman, jumlah penumpang sesuai dengan jumlah sabuk pengaman yang ada.

Patuhi selalu rambu-rambu lalu lintas, patuhi batas kecepatan maksimum yang diizinkan, kemudikan kendaraan sesuai kondisi jalan, dilarang mengemudi dalam pengaruh alkohol dan hormati pejalan kaki.

Jangan lupa saat anda berada di area umum agar senantiasa menyimpan nomor-nomor emergensi untuk mengantisipasi pertolongan pertama anda. Selanjutnya, apabila anda berhadapan dengan suatu hal yang membahayakan anda maka pikirkan keselamatan paling utama, dan pikirkan akibat terburuk yang terjadi ke depan.

Selamat mudik dan berkumpul bersama keluarga.

APKPI Raih Penghargaan MURI

Keterangan foto: Perwakilan MURI menyerahkan piagam MURI kepada Direktur APKPI Alwahono, Dewan Pengawas APKPI Eko Gunarto dan Sekjen APKPI Ade Kurdiman sebagai organisasi penyelenggara hybrid peserta terbanyak se-Indonesia, Rabu malam (30 Maret 2022). Sumber Foto: APKPI. 

BOGOR -- Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) baru saja menerima kado istimewa meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai organisasi penyelenggara hybrid peserta terbanyak di Indonesia.  

APKPI sukses membuat acara kampanye keselamatan pertambangan secara daring dan luring dengan peserta terbanyak dalam rangka peringatan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nasional 2022. Adapun jumlah peserta mencapai 4.569 dan 1.338 perusahaan. 

Direktur APKPI Alwahono mengatakan penghargaan dari MURI menjadi legasi atau warisan kepada generasi mendatang supaya tahu bahwa APKPI sangat serius dalam membangun budaya keselamatan pertambangan. 

“Kami berterimakasih kepada semua pihak, sehingga terlaksana mine safety campaign pada bulan K3 nasional sehingga berjalan dengan lancar. Kami roadshow dimulai dari Sabang Aceh pada 12 Januari 2022 dan berakhir di Merauke pada 12 Februari 2022,” kata Alwahono, Talkshow APKPI bertemakan 'Membangun Keselamatan Pertambangan yang Tangguh dalam Menghadapi Era Digitalisasi, pada Rabu malam, 30 Maret 2022. 

Sebagai informasi, pelaksanaan Mine Safety Campaign berlangsung sejak 12 Januari 2022 hingga 12 Februari 2022 sebagai bagian dari bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nasional. Selama penyelenggaraan hybrid bekerjasama dengan sejumlah perusahaan seperti PT Mifa Bersaudara, PT Bara Energi Lestari, PT Agincourt Resources, PT Pamapersada Nusantara (PAMA), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), PT Berau Coal dan PT Vale Indonesia, Tbk, dan lain-lain. 

Menariknya pelaksanaan bulan K3 Nasional bertajuk mine safety campaign oleh APKPI berlangsung dengan mengibarkan bendera merah putih di titik nol kilometer barat Indonesia di Sabang, Aceh, pada 12 Januari 2022 dan ditutup pula dengan pengibaran merah putih di titik nol kilometer timur Indonesia di Merauke, Papua, pada 12 Februari 2022.

Alwahono mengatakan melaksanakan pengibaran bendera merah putih di Sabang dan Merauke memperingati bulan K3 nasional bahwa APKPI mengajak kepada insan pertambangan asosiasi sendiri, pengusaha, pekerja dan pemerintah agar senantiasa menaruh perhatian serius tentang keselamatan pertambangan. 

“Insan pertambangan agar mampu menghadapi tantangan dan perubahan begitu cepat dalam era digitalisasi saat ini. Keselamatan pertambangan yang tangguh, mampu beradaptasi dengan belajar dari masa lalu, menghadapi risiko terjadi saat ini dan mampu mengantisipasi risiko yang mungkin akan terjadi,” kata Alwahono.


Jaya Suprana saat memberikan testimoni untuk APKPI

Di sisi lain, Jaya Suprana, pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI) menyampaikan testimoni kepada Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) yang meraih rekor MURI sebagai organisasi penyelenggara hybrid peserta terbanyak di Indonesia. 

Walau Jaya Suprana menyampaikan testimoni melalui video, MURI tetap mengirim utusan perwakilannya hadir langsung menyerahkan piagam MURI kepada Direktur APKPI Alwahono ke Sekretariat APKPI di Gadog, Bogor, pada Rabu malam 30 Maret 2022. 

"Saya dengan bangga dan hormat memaklumat rekor hari ini kepada APKPI sebagai pemrakarsa Kampanye Keselamatan Pertambangan hybrid dengan peserta terbanyak. Semoga Keselamatan Pertambangan Indonesia jaya. Selamat," kata Jaya Suprana disela acara Talkshow APKPI bertemakan 'Membangun Keselamatan Pertambangan yang Tangguh dalam Menghadapi Era Digitalisasi. 

Pria yang pernah mendapatkan lulusan terbaik dari sekolah musik Hochschule Muenster, Jerman dan orang asia pertama yang pernah diangkat sebagai kepala musik di Jerman ini berharap peserta hybrid yang mencapai 4.569 dari Sabang hingga Merauke tersebut sebagai simbol persatuan para pekerja tambang di Indonesia. 

Usai memberikan kata sambutan, perwakilan dari MURI menyerahkan piagam MURI kepada Direktur APKPI Alwahono, Dewan Pengawas APKPI Eko Gunarto dan Sekjen APKPI sekaligus ketua panitia Mine Safety Campaign Ade Kurdiman. Penyerahan rekor MURI tersebut, diikuti hampir 350-an peserta melalui tayangan dari dan live streaming di chanel youtube.

Alwahono: Perusahaan Tumbuh Pesat Karena Keselamatan Dikelola Baik

Alwahono, Managing Director Allsys Solutions


MINESAFETY -- Perusahaan yang tumbuh dengan baik, pesat dan maju karena keselamatannya dikelola dengan benar. Hal itu disampaikan Direktur Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan (APKPI) dan Managing Director Allsys Solutions, Alwahono dalam Talk Series 1, Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia (PERTAABI), Kamis (24 Februari 2022). 

Hadir dalam webinar tersebut Direktur PERTAABI dan sekaligus General Manager PT HPU Rohman Alamsjah, dan President Director Exxonmobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) Syah Reza. Pembicara lain adalah Meidi Wibowo, CEO PT Bina Sarana Sukses dan Direct Enggineering Service Manager PT Exxonmobil Lubricants Indonesia, Isharrizki Mulianda. 

Alwahono menekankan mesti ada sinergisitas yang tidak bisa dipisahkan antara produksi target dari perusahaan dengan komponen keselamatan. 

"Pengelolaan keselamatan yang tangguh itu karena mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi dan perubahan. Sehingga terciptanya pekerja yang bebas dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Selain itu tercipta kegiatan operasional yang aman, efisien dan produktif," kata Alwahono. 

Oleh karena itu, Alwahono menekankan keselamatan yang tangguh atau safety resilient harus ditanamakan dalam individu atau perusahaan agar perusahaan senantiasa tumbuh dengan baik. 

Sementara itu, Isharrizki mengatakan Exxonmobil sudah lama menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak lama sebagai nilai atau value melakukan bisnis. 

"K3 adalah value harus dijaga dan diperlukan untuk dedikasi karyawan kami selama bekerja. Kami secara berkesinambungan mengembangkan konsep, atau nilai seupaya karyawan bisa bekerja secara aman," Isharrizki. 

Dia mengatakan Exxonmobil sudah menerapkan struktur manajemen keselamatan selama puluhan tahun dengan nama The Operation Integrity Managemen Systems. Sistem itu sudah tertanam di semua level perusahaan. 

Exxonmobil memiliki empat aspek safety di perusahaan yang ditanamkan ke karyawan yakni personal safety, emergency preparedness, process safety dan product safety

"Keselamatan adalah kunci untuk sukses berkompetisi di bisnis, perusahaan yang punya budaya safety yang kuat tidak hanya beroperasi aman tetapi profesional dan menguntungkan," ujarnya. 

Pamapersada Raih WSO Indonesia Kategori Gold 2022


Ari Sutrisno, Direktur HCGS dan SHE Pamapersada Nusantara saat memberikan kata sambutan menerima penghargaan WSO Indonesia Safety Culture Award (WISCA) 2022.

MINESAFETY -- World Safety Organization (WSO) Indonesia memberikan penghargaan kepada PT Pamapersada Nusantara dalam ajang WSO Indonesia Safety Culture Award (WISCA) 2022, pada Selasa (22 Februari 2022) kemarin. 

Perusahaan jasa kontraktor penambangan itu meraih penghargaan kategori gold pada ajang bergengsi di bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) diikuti 58 perusahaan tersebut. 

Penghargaan kategori itu juga diraih PT Adhi Persada Beton, PT Pertamina Drilling Services Indonesia, PT Elnusa Tbk, dan PT Brantas Abipraya. 

Selain memberikan penghargaan kategori gold, WSO Indonesia Safety Culture Award (WISCA) memberikan penghargaan kategori platinum untuk PT Badak NGL dan kategori silver untuk PT Nindya Karya Persero dan PT Virama Karya. 

Perusahaan-perusahaan penerima penghargaan kategori gold WSO Indonesia Safety Culture Award (WISCA) 2022

"WISCA terselenggara agar tercipta Indonesia yang berbudaya K3 bertaraf dunia," kata Soehatman melalui kata sambutannya dihadapan President Director General WSO International, Alfredo de La Rosa Jr. Chairman WSO Indonesia Soehatman Ramli mengucapkan terimakasih kepada perusahaan-perusahaan yang turut berpartisipasi pada ajang WISCA 2022 ini. 

WSO Indonesia mencatatkan sebanyak 130.000 kecelakaan kerja terjadi setiap tahun dengan korban meninggal hingga 2.500 kasus per tahun. 

Oleh karena itu, menurutnya, budaya K3 penting dipahami oleh perusahaan untuk mencegah kejadian dan kematian karena kecelakaan yang yang berulang. 

Indonesia memiliki program berbudaya K3 sebagai pondasi utama mencapai kinerja K3 berkelas dunia sejak 2015 sebagai tolak ukur tingkat kematangan budaya K3 (safety culture maturity level) di masing-masing perusahaan. 

Pada ajang serupa 2021 lalu, WSO memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak salah satunya kepada Direktur Asosiasi Profesi Keselamatan Indonesia (APKPI) dan PT Allsys Solutions, Alwahono untuk kategori WSO Profesional Award. 

APKPI juga menerima penghargaan tersebut kategori WSO Citizen Award untuk Eko Gunarto sebagai Dewan Pengawas APKPI. 

Sebagai informasi, WSO adalah organisasi bergengsi bidang keselamatan kerja berkedudukan di Las Vegas, Amerika Serikat yang memberikan penghargaan kepada sejumlah korporasi, akademisi dan profesional Indonesia yang telah berjasa besar konsisten terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.  


Baca: Pamapersada Ajak Insan Pertambangan Terbiasa Dengan Digitalisasi


© all rights reserved allsysmedia.com
APKPI