Showing posts with label OOTS. Show all posts
Showing posts with label OOTS. Show all posts

Peran Kecanggihan Teknologi dalam Pertambangan Modern



Perkembangan kecanggihan teknologi dalam pembuatan kendaraan otomatis dan drone kini semakin menjadi bagian tak terpisahkan pada kehidupan sehari-hari. Namun sebelum banyak digunakan pada sektor tersebut, kecanggihan teknologi ini terlebih dahulu diterapkan pada sektor pertambangan.

Pesatnya perkembangan teknologi pada pengolahan dan pengiriman data pada awalnya lebih banyak digunakan pada kegiatan pertambangan. Membuat operasional tambang menjadi dua kali lipat lebih efisien. Operasional kerja pada setiap proses kegiatan tambang menjadi dasar sebuah inovasi manufaktur untuk menciptakan kehidupan yang lebih aman secara berkelanjutan.

Pada setiap proses kegiatan pertambangan, perusahaan tambang selalu berusaha menggunakan teknologi terkini untuk bisa menjangkau aset-aset vital, meningkatkan efisiensi dan produksi dan tentunya menekan serendah mungkin dampak buruk terhadap lingkungan.

Safety First: 7 Tips Kurangi Kecelakaan Kerja

 



Industri pertambangan merupakan industri yang penuh akan risiko. Kecelakaan kerja dapat terjadi sewaktu-waktu. Bukan hanya dari kelalaian karyawan dalam mengoperasikan mesin tetapi juga dapat datang dari kondisi alam yang tidak mendukung. Maka dari itu, kesehatan dan keselamatan kerja (K3) menjadi hal wajib yang harus diprioritaskan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat membahayakan para karyawan maupun warga sekitar lokasi pertambangan.


Pekerja Tambang Tewas Tertimpa Batu

 


Seorang pekerja tambang pasir milik PT. Lumajang Jaya Sejahtera (LJS) tewas tertimpa batu saat proses mengayak pasir. Pekerja itu bernama Sukor, warga setempat. Polisi menduga ada unsur kelalaian dalam proses penambangan oleh pihak PT. LJS sehingga memakan korban jiwa. Anggota Polsek Candipuro, Lumajang, langsung memasang garis polisi, di lokasi tambang pasir aliran Gunung Semeru milik tersebut.

AKP Ernowo, Kapolsek Candipuro, mengatakan, kejadian itu berawal saat korban sedang melakukan proses meratakan pasir di atas truk. "Pada saat excavator mengisi pasir di atas truk yang sudah dipasang screen atau alat saring pasir, tiba-tiba ada batu berukuran besar yang terpental dan mengenai tubuh korban yang kebetulan sedang istirahat di belakang truk, akibatnya korban mengalami patah tulang serius," jelas AKP Ernowo. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pasirian, untuk mendapatkan perawatan. Baca selengkapnya

Tambang Batu Bara Meledak, 8 Pekerja China Hilang

 


Tambang batu bara di Provinsi Shaanxi, China, Rabu (4/11/2020) siang waktu setempat, meledak sehingga menyebabkan delapan pekerja tidak diketahui nasibnya.

Pada saat peristiwa tersebut terjadi di areal pertambangan batu bara di Distrik Yintai, Kota Tongchuan, pada pukul 13.00 waktu setempat (Rabu pukul 12.00 WIB) terdapat 42 pekerja yang sedang melakukan aktivitas di bawah tanah.

Tim SAR setempat berhasil mengevakuasi 34 pekerja lainnya dalam keadaan selamat.

Sampai saat ini pencarian korban dan pemindahan puing-puing akibat ledakan masih terus dilakukan, demikian media China.

Menurut catatan, kecelakaan tambang di provinsi barat laut China itu yang kedua kalinya dalam 13 bulan terakhir.

Pada 27 Oktober 2019 sebanyak lima orang tewas dan tiga lainnya hilang setelah satu unit kendaraan penguji meledak di lokasi tambang minyak di Provinsi Shaanxi, tepatnya di Distrik Qilicun, Kota Yan'an, yang kaya kandungan minyak dan gas. Baca selengkapnya

Pentingnya Keselamatan di Industri Pertambangan dan Minyak Bumi

 


Siapa sih yang ingin celaka? Tentu saja tidak ada seorang pun yang ingin celaka. Tapi risiko kecelakaan dapat berlangsung setiap saat serta dimanapun termasuk di linkungan tempat kerja. Nah, Keselamatan serta Kesehatan Kerja yg seringkali dipersingkat K3 salah satu ketentuan pemerintah yang menjamin keselamatan serta kesehatan kita dalam bekerja. Jadi, tidak ada salahnya kita pelajari lebih jauh tentang K3.

Keselamatan serta Kesehatan Kerja ialah suatu kondisi dalam pekerjaan yang sehat serta aman baik itu bagi kerjaannya, perusahaan atau bagi masyarakat serta lingkungan sekitar pabrik atau tempat kerja itu. Keselamatan serta kesehatan kerja adalah suatu usaha untuk mencegah tiap tindakan atau kondisi tidak selamat, yang bisa menyebabkan kecelakaan

Apa di Indonesia, ada Undang-Undang yang mengendalikan tentang K3? Jawabannya ada. Undang-Undang yang mengendalikan K3 ialah seperti berikut :

Undang-undang No. 1 Tahun 1970 mengenai Keselamatan Kerja

Undang-Undang ini mengendalikan dengan jelas mengenai kewajiban pimpinan tempat kerja serta pekerja dalam melakukan keselamatan kerja.

Undang-undang nomor 23 tahun 1992 mengenai Kesehatan.

Undang- Undang ini mengatakan jika dengan khusus perusahaan berkewajiban periksakan kesehatan badan, kondisi mental serta potensi fisik pekerja yang baru atau yang akan dipindahkan ke tempat kerja baru, sesuai sifat-sifat pekerjaan yang diserahkan kepada pekerja, dan kontrol kesehatan dengan berkala. Sebaliknya para pekerja berkewajiban menggunakan alat pelindung diri (APD) dengan tepat serta benar dan mematuhi semua ketentuan keselamatan serta kesehatan kerja yang diwajibkan. Undang-undang nomor 23 tahun 1992, pasal 23 Mengenai Kesehatan Kerja mengutamakan pentingnya kesehatan kerja agar tiap pekerja bisa bekerja dengan sehat tanpa membahayakan diri kita serta masyarakat sekelilingnya sampai diperoleh produktifitas kerja yang maksimal. Karenanya, kesehatan kerja mencakup pelayanan kesehatan kerja, pencegahan penyakit karena kerja serta ketentuan kesehatan kerja.

Kuliah Umum Bersama Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI)

 


Pada hari Selasa, 31 Mei 2016 telah terlaksana kegiatan kuliah umum K3 dengan tema “Membentuk generasi berbudaya K3” bersama APKPI (Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia). Seminar ini diadakan di Gedung Serbaguna ULM Banjarbaru dengan total kurang lebih 300 peserta dari berbagai program studi.

Kegiatan kuliah umum tersebut dibuka oleh Wakil Dekan III Bapak Nurhakim, MT. Narasumber seminar ini yaitu Bapak Sapari (Direktur PJK3) dan Bapak Masyhur (Manager HSE PT. THIESS Indonesia). Bapak Sapari selaku direktur PJK3 Memberikan materi System Management Keselamatan Petambangan dan Bapak Mashur Selaku Manager HSE PT. THIESS Indonesia memberikan materi tentang Safety Leadership. Kegiatan Seminar ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan APKPI Jakarta, APKPI Kalimantan Timur, APKPI Kalimantan Selatan, dan PT. Adaro Indonesia.

Materi yang pertama disampaikan oleh Bapak Sapari tentang “System Management Keselamatan Pertambangan.” Peraturan tentang system manajemen keselamatan pertambangan mineral dan batubara telah disusun berdasarkan PERMEN ESDM No. 38 Tahun 2014. Adana peraturan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan tentang system manajemen keselamatan pertambangan dan memberikan kiat/ motivasi penerapan system manajemen keselamatan pertambangan minerba dalam berkarya dan keseharian untuk menjadi bagian masyarakat berbudaya K3. Diakhir materi yang disampaikan belaiu berpesan “dalam engelola system manajemen Keselamatan Petambangan kita harus membulatkan tekad hati, pikiran jiwa, dan raga semoga tetap sehat, selamat, sejahtera, dan sukses selalu”.

Setelah menerima materi tentang system manajemen keselamatan pertambangan mineral dan batubara. Kemudian, dilanjutkan dengan materi kedua dari Bapak Mashur tentang “Safety Leadership.” Beliau berpengalaman selama 24 tahun di industri pertambangan dan konstruksi, meliputi Mining engineering, Mining operasi, Safety management, audit dan training. Menurut Bapak Mashur Safety leadership adalah kwalitas personal yang harus ditunjukkan oleh seorang leader dan suatu keahlian yang harus dimiliki oleh seorang leader. Bacaselengkapnya

© all rights reserved allsysmedia.com
APKPI