Showing posts with label GMP. Show all posts
Showing posts with label GMP. Show all posts

Menteri Arifin Tasrif Minta Vale Geber Hilirisasi Serap Tenaga Kerja Lokal

CEO Vale Indonesia Febriany Eddy bersama Menteri ESDM Arifin Tasrif, saat mengunjungi site tambang Sorowako, Sulawesi Selatan. Foto: Kementerian ESDM

MINESAFETY -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif minta kepada PT Vale Indonesia meningkatkan produksi turunan nikel atau hilirisasi supaya dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas.

"Tadi kami sudah membicarakan dengan manajemen, Indonesia ke depan memiliki industri memproduksi nikel powder. Kita punya nikelnya, kenapa tidak sekaligus bikin dari core sampai purified nikel. Nikel powder ini tidak banyak di dunia," kata Arifin saat mengunjungi Vale Indonesia di Sorowako, Sulawesi Selatan dikutip Minesafety, Senin (15 Agustus 2022).

Saat ini, Vale Indonesia memiliki satu fasilitas pengolahan dan pemurnian nikel di Sorowako dengan kapasitas 70.000 ton nikel matte. Vale masih berencana membangun tiga smelter baru.

Pertama, fasilitas pengolahan nikel reduction kiln electric furnace dengan perkiraan produksi sebesar 73.000 ton dalam bentuk FeNi (feronikel) di Morowali, Sulawesi Tengah.

Kedua, proyek pembangunan pabrik High Pressure Acid Leaching (HPAL) Pomalaa berlokasi di Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara dengan kapasitas produksi 120.000 ton. Kedua proyek itu telah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional

Ketiga, rencana pembangunan pabrik HPAL merupakan proyek ekspansi smelter Sorowako target produksi 60 kilo ton nikel.

Perhatian terhadap hilirisasi dapat menyerap tenaga kerja lokal lebih banyak juga disampaikan Bupati Morowali Utara, Delis J Hehi terhadap sejumlah perusahaan pabrik smelter bijih nikel PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) supaya membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi pekerja lokal sehingga dapat mensejahterakan masyarakat Kabupaten Morowali Utara.

Gunbuster Nickel Industry merupakan perusahaan pemurnian nikel yang berlokasi di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur. PT GNI memiliki pabrik smelter bijih nikel dengan produksi feronikel mencapai 1,8 juta ton per tahun. Presiden Joko Widodo telah meresmikan pabrik smelter GNI pada September 2021 tersebut.

Smelter nikel GNI yang total investasinya sebesar US$2,7 miliar tersebut merupakan tipe rotary kiln electric furnace dengan fasilitas-fasilitas pendukungnya mencapai 52 lini produksi. Dari 1,8 juta ton feronickel tersebut berasal dari 13 juta ton bijih nikel.

Menurutnya, dengan kontribusi pekerja lokal mengelola sumber daya alam di Morowali Utara bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kabupaten dan provinsi seperti meningkatkan pendapatan asli daerah.

"Yang memprihatinkan, PAD masih minim hanya sekitar Rp50 miliar/tahun (Morut) jauh berbeda dengan Kabupaten Morowali yang juga penghasil tambang nikel PAD di atas Rp400 miliar tiap tahun," ujarnya.

Bukit Asam Pakai Akar Wangi Memurnikan Air Limbah Batubara

Karyawan Bukit Asam berada di sekitar limbar air tambang yang ditanami sejumlah tumbuhan yang dapat memurnikan air limbah. Foto: PT Bukit Asam Tbk

MINESAFETY -- PT Bukit Asam Tbk, menggunakan tanaman akar wangi untuk membersihkan air asam tambang batubara agar tidak mencemari lingkungan sekitar tiga Unit Pertambangan Tanjung Enim sebagai bagian penerapan Good Mining Practice (GMP).

Akar wangi adalah tanaman darat yang dapat memurnikan air limbah tambang karena memiliki kemampuan dan biomassa tinggi untuk menyerap kandungan logam berat berupa Fe (Besi) dan Mn (Mangan).

Tanaman tersebut tetap dapat optimal dalam menyerap logam berat walaupun ditanam pada kondisi berair. Adapun IUP tersebut yakni IUP Banko Barat, IUP Air Laya, dan IUP Muara Tiga Besar.   

Corporate Secretary Bukit Asam, Apollonius Andwie mengatakan korporasi melakukan inovasi dengan constructed floating wetland di mana akar wangi tersebut tetap dapat optimal dalam menyerap logam berat walaupun ditanam pada kondisi berair.   

"Metode ini sudah terbukti berhasil dengan adanya uji laboratorium dari internal dan eksternal setiap bulan. Hasil pengujian tersebut menunjukkan air limbah yang dialirkan ke badan air sudah memenuhi baku mutu lingkungan," kata Apollonius dikutip Minesafety, Selasa (9 Agustus 2022).

Dia mengutarakan khusus penerapan wetland di Banko Barat dan Air Laya, PTBA sudah menjalin kerja sama strategis dalam pengembangan metode constructed wetland bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Selain akar wangi, kata Apollonius PTBA juga memanfaatkan Eceng Gondok, Kiambang, Ekor Tikus, (Typha), Lonkida, dan Melati Air untuk menurunkan kadar logam berat pada air tambang.

"Kualitas air tambang terus dipantau PTBA secara harian menggunakan alat sparing yang terpasang di lokasi. Data parameter kualitas air dikirimkan ke sistem secara real time di aplikasi Cisea milik PTBA," terangnya.

Pengelolaan operasional PTBA yang berkaitan dengan lingkungan hidup telah sesuai dengan standar internasional. Hal ini ditandai dengan sertifikasi ISO 14001:2015 Manajemen Lingkungan yang dipegang korporasi.

Bupati Morowali Utara Ingin Industri Hilir Nikel Serap Tenaga Kerja Lokal

Wakil Menteri Afriansyah Noor, Bupati Morowali Utara Delis J Hehi dan Perwakilan PT Gunbuster Nickel Industry usai tandatangan nota kesepahaman. Foto: Kemenaker.

MINESAFETY -- Bupati Morowali Utara, Delis J Hehi berharap kehadiran pabrik smelter bijih nikel PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi pekerja lokal sehingga dapat mensejahterakan masyarakat Kabupaten Morowali Utara (Morut) dan bagian good mining practice perusahaan.

Hal itu disampaikannya, usai Pemda Morut menjalin kesepakatan bersama PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) dan Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, pada Jumat (29 Juli 2022) baru-baru ini. Kesepakatan tersebut langsung ditandatangani oleh Bupati Delis J Hehi, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor dan pihak PT GNI.

Gunbuster Nickel Industry merupakan perusahaan pemurnian nikel yang berlokasi di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur. PT GNI memiliki pabrik smelter bijih nikel dengan produksi feronikel mencapai 1,8 juta ton per tahun. Presiden Joko Widodo telah meresmikan pabrik smelter GNI pada September 2021 tersebut.

Smelter nikel GNI yang total investasinya sebesar US$2,7 miliar tersebut merupakan tipe rotary kiln electric furnace dengan fasilitas-fasilitas pendukungnya mencapai 52 lini produksi. Dari 1,8 juta ton feronickel tersebut berasal dari 13 juta ton bijih nikel.

Semenjak kehadiran pabrik smelter, desa tersebut terus menunjukan geliatnya dengan kehadiran pekerja yang dibutuhkan oleh GNI. Hal itu ditandai dengan respon Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang akan mulai mengaliri listrik di dua dusun Desa Bunta.

"Ini menjadi momentum seluruh industri di Provinsi Sulawesi Tengah maupun Indonesia, di mana pengusaha dapat memihak kepada pekerja lokal tempat investasi itu berada," kata Delis usai kesepakatan bersama Wakil Menaker dan PT GNI dikutip Minesafety, Senin (1 Agustus 2022).

Menurutnya, dengan kontribusi pekerja lokal mengelola sumber daya alam di Morowali Utara bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kabupaten dan provinsi seperti meningkatkan pendapatan asli daerah. "Yang memprihatinkan, PAD masih minim hanya sekitar Rp50 miliar/tahun (Morut) jauh berbeda dengan Kabupaten Morowali yang juga penghasil tambang nikel PAD di atas Rp400 miliar tiap tahun," ujarnya.

Dalam satu kesempatan, Mr. Jiang Chao perwakilan dari PT GNI bertemu dan silahturahmi kepada dirinya di rumah jabatan bupati di Kolonodale, Morowali Utara. Dia menyampaikan perusahaan membutuhkan 3.600 karyawan pada 2022 ini.

"Dari jumlah tenaga kerja yang akan diterima tersebut, kami memprioritaskan tenaga kerja lokal. Ini komitmen kami, bagian dari kontribusi kami karena sudah diberikan kesempatan berinvestasi di daerah ini," kata Jiang Chao kepada Bupati Morut.

Sementara itu, Wamenaker Afriansyah Noor berharap melalui kerja sama antara Pemda Morowali Utara dengan PT GNI maka informasi pasar kerja dapat terlaksana tersebar luas dengan maksimal, efisien, cepat, hemat dan tepat.

"Saya sangat mengapresiasi kerja sama ini yang memiliki peran sangat penting dalam mendukung industri sumber daya alam strategis di Indonesia. Dengan demikian, para pemberi kerja dapat memperoleh calon pekerja secara cepat dan tepat sesuai syarat jabatan yang telah ditentukan oleh perusahaan sebagai pengguna," kata Afriansyah Noor.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sebelumnya mencatat proyek pembangunan smelter menyerap 1.251 tenaga kerja yang 83,85% tenaga kerja lokal.

Resmi Anggota UNGC, MIND ID Sejajar Dengan Perusahaan Tambang Global Kelas Dunia

Pekerja di pabrik PT Aneka Tambang Tbk. Foto: ANTAM

MINESAFETY -- MIND ID, holding industri pertambangan resmi sebagai anggota United Nations Global Compact (UNGC) setelah mampu mencapai komitmen dan keseriusan Sustainable Development Goals (SDGs).

Dengan bergabungnya MIND ID dalam UNGC, Direktur Hubungan Kelembagaan Dany Amrul Ichdan mengatakan MIND ID sejajar dengan perusahaan tambang dunia terkemuka lainnya yang selaras menjadikan grup perusahaan sebagai world class company.

"MIND ID berkomitmen memastikan pengelolaan tambang yang efisien dan meminimalkan dampak lingkungan sesuai dengan praktik pertambangan yang terbaik atau Good Mining Practices (GMP) dengan melaksanakan kegiatan operasional sesuai peraturan berlaku dan mengadopsi standar internasional terkait pengelolaan pertambangan berkelanjutan," kata Dany dikutip Minesafety, Kamis (28 Juli 2022).

Keberlanjutan, seperti dikatakan Dani, meliputi Environment, Social, and Governance (ESG). Untuk mendukungan dan mendukung pencapaian SDGs, MIND ID memiliki Sustainability Framework yang berdasarkan kepada ISO 26000 sebagai panduan keberlanjutan, prinsip penambangan International Council on Mining and Metals (ICMM) sebagai standar kinerja keberlanjutan dan GRI bersama SDGs sebagai struktur pengungkapan informasi kepada para pemangku kepentingan.

Sebagai informasi, MIND ID yang beranggotakan PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum dan PT Timah Tbk resmi menjadi anggota UNGS pada 18 Juli 2022.

UNGC merupakan bagian dari organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mendorong negara-negara mengadopsi kebijakan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial. Prinsip kerja UNGC berbasis pada bisnis, hak asasi manusia, tenaga kerja, lingkungan dan anti korupsi.

Studi terbaru, sumber dari Wikipedia menyebutkan bisnis sektor swasta lebih terbuka seperti penetapan harga karbon dan mekanisme lain. UNGC memiliki peran penting membantu pemerintahan dalam penandatangan kerjasama mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). 

MIND ID Catat Dana Reklamasi Rp534,4 Miliar, Buat Kolam Ikan dan Benih Pohon Lokal

Bibit pohon di lokasi lahan reklamasi. Foto: MIND ID

MINESAFETY -- Grup MIND ID, gabungan perusahaan pertambangan mencatatkan kewajiban dana reklamasi senilai Rp534,4 miliar sepanjang 2021 sebagai bagian komitmen praktik operasional yang baik atau Good Mining Practice (GMP). Grup menargetkan dari aktivitas reklamasi dapat mencapai target emisi sebesar 1% pada 2022.

Sementara dari realisasi lahan kewajiban reklamasi mencapai 931,25 Hektare (Ha) sepanjang 2021 dengan total seluruh lahan yang sudah reklamasi seluas 5.814 Ha oleh perusahaan-perusahaan yang tergabung di MIND ID. Perusahaan tersebut seperti PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, PT Inalam, PT Freeport Indonesia.

Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso mengatakan penempatan dana jaminan reklamasi merupakan upaya perusahaan-perusahaan meminimalkan dampak operasional.

"Kebijakan reklamasi dalam grup MIND ID mengacu pada UU No. 3/2020 tentang Perubahan Atas UU No. 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Sejalan dengan UU itu, grup berkomitmen melaksanakan kewajiban reklamasi dan pascatambang dengan tingkat keberhasilan 100%," kata Hendi dikutip Minesafety, Minggu (24 Juli 2022).

Sejumlah lahan yang direklamasi seperti lahan bekas tambang di Tambang Air Laya milik PT Bukit Asam Tbk, menjadi areal tambak ikan. Luas lahan tambak yang diusahakan oleh 25 kelompok binaan itu mencapai 2,5 Ha. Di areal itu terdapat hasil produksi benih ikan lele, nila, gurami, patin dan baung. Ada pula lahan bekas tambang direklamasi milik PT Timah Tbk seluas 17,7 Ha untuk pembangunan Kampong Reklmasi Selinsing.

Begitu pula PT Inalum yang menanam pohon sebanyak 308.148 pohon meliputi 130.000 pohon atau seluas 260 Ha di sekitar Danau Toba dan sebanyak 178.148 pohon atau seluas 445,37 Ha. Selama 2015-2021, PT Inalum telah menanam pohon sebanyak 590.413 pohon di atas area seluas 1.056 Ha di 7 kabupaten sekitar wilayah Danau Toba.

Dalam upaya komitmen menurunkan gas emisi rumah kaca, grup MIND ID menghasilkan emisi berasal 2 cakup meliputi 2019 rona cakupan 1 yakni penggunaan bahan bakar fossil (batubara dan marine fuel oil). Dari aktivitas itu untuk proses pengolahan dan bahan bakar diesel untuk kendaraan proyek atau alat berat yang mencatatkan sebanyak 2,8 juta CO2e emisi gas rumah kaca.

Sementara itu, rona cakupan 2 yaitu penggunaan listrik bersumber dari grid PLN untuk kegiatan operasi dan produksi tercatat sebesar 0,1 juta ton CO2e.

Nikel Dari Vale Indonesia Siap Suplai Baterai Jutaan Mobil Listrik Ford

CEO dan Presiden Direktur Vale Indonesia Febriany Eddy menerangkan kawasan HPAL di Blok Pomalaa kepada Chairman Zhejian Huayou, Chen Xuehua belum lama ini. Foto: Vale Indonesia

MINESAFETY -- PT Vale Indonesia Tbk akan menyuplai kebutuhan baterai listik untuk kebutuhan jutaan pelanggan kendaraan listrik produsen mobil dunia Ford Motor Co (Ford) setelah menjalin nota kesepakatan antara Vale Indonesia, Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd dan Ford Motor Co.

CEO dan Presiden Direktur Vale Indonesia Febriany Eddy mengatakan kerjasama itu dilatarbelakangi pada kerangka perjanjian yang telah disepakati antara Vale dan Huayao pada 27 April 2022 terkait pengembangan fasilitas pengolahan High-Presure Acid Leaching (HPAL) di Blok Pomalaa.

Pada kerangka kerjasama tersebut, Huayao akan membangun pabrik HPAL itu dengan teknologi dan proses sesuai standar kelas dunia. Adapun Vale Indonesia menambang nikel berupa bijih limonit dan bijih saprolit berkadar rendah. Dari operasional HPAL di Blok Pomalaa menargetkan kapasitas produksi hingga 120.000 metrik ton nikel/tahun.

"Kami senang Ford turut dalam kemitraan untuk proyek HPAL yang menegaskan bahwa Indonesia dalam industri listrik begitu penting ditopang oleh dukungan masyarakat dan sumber daya alam  dengan tetap mengedepankan praktik pertambangan berkelanjutan [Good Mining Pracitice)," kata Febriany Eddy dari rilis dikutip Minesafety, Jumat (22 Juli 2022).

Wakil Presiden Ford Model E EV Industrialization, Lisa Drake mengatakan kerjasama tiga pihak itu merupakan cara kreatif memastikan kebutuhan nikel Ford dan jutaan pelanggan kendaraan listrik Ford bisa terpenuhi.

Hal senada disampaikan Executive Vice Chairman Huayoau, George Q. Fang bahwa kemitraan bersama FOrd dan Vale Indonesia tidak hanya akan menjami suplai yang stabil dan berkelanjutan untuk pelanggan tetapi juga akan membawa dampak positif pada perkembangan industri listrik dan ekonomi Indonesia.

Chairman Zhejian Huayou, Chen Xuehua sebelumnya pada 9 Juni 2022 datang langsung ke Kolaka, Sulawesi Tenggara mengunjungi lokasi proyek pelabuhan, area penambangan dan rencana HPAL Plant.

Vale mengabarkan penyelesaian pembangunan fasilitas HPAL dan mulai beroperasi ditargetkan terwujud pada 2025 yang tentunya bergantung pada negosiasi dan pelaksanaan kesepakatan definitif.

Webinar SSS: Penerapan Process Safety Management Dalam Industri Pertambangan Tanah Air

 

Pekerja dengan perlengkapan APD lengkap sedang melakukan peleburan timah. Foto: MIND ID

Penulis: Yanuarius Viodeogo Seno

MINESAFETY -- Penerapan Process Safety Management (PSM) atau Manajemen Keselamatan Proses memungkinkan dapat diimplementasikan dalam industri pertambangan di Indonesia  untuk melindungi pekerja dan operasional kerja dari ancaman bahaya kerja yang menyebabkan kecelakaan kerja.

Selama ini, PSM di Tanah Air lebih banyak digunakan di industri oil dan gas, kimia seperti petrokimia, agrokimia, farmasi, industri manufaktur atau transportasi, atau instalasi listrik. Kehadiran PSM dalam Keselamatan Pertambangan (KP) dan Keselamatan Operasional diharapkan dapat mencegah, memitigasi, merespon, dan pemulihan bencana penyebab kecelakaan kerja.

Dengan tidak menutup kemungkinan PSM di dalam industri pertambang itulah maka Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) menyelenggarakan Safety Sharing Session (SSS) Batch XXI dengan tema Operationalizing Process Safety Management In Mining Industry bagi para praktisi pertambangan, pada Rabu (6 Juli 2022).

Webinar pada Rabu malam itu menghadirkan para narasumber yang memahami seluk beluk PSM yaitu, Alfonsius Ariawan yang merupakan Senior Specialist Operational Risk Vale Base Metal, pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Chandra Satrya dan Edi Karyono Putro selaku Manager Loss Prevention & Resources Management PT Freeport Indonesia.

Direktur APKPI Alwahono mengatakan PSM memang belum familiar dalam industri pertambangan Indonesia sehingga topik webinar kali ini sangat spesial menghadirkan langsung narasumber yang memahami secara detil metode PSM sehingga dapat diimplementasikan dan dikombinasikan dalam mengelola pertambangan khususnya Keselamatan Pertambangan (KP) dan Keselamatan Operasional (KO).

"Narasumber kita berpengalaman menceritakan PSM di industri pertambangan sehingga menambah pengetahuan kita untuk mengelola KP yang aman, efisien dan produktif terhindar dari kecelakaan dan penyakit kerja," kata Alwahono.

Dia mengutarakan mengelola pertambangan tidak dapat hanya pada  satu aspek saja tetapi ada manusia atau human, ada leadership atau kepemimpinan dan proses teknologi. Aspek ketiganya selanjutnya, menurut Alwahono, diintegrasikan sedemikian rupa sehingga tercipta keselamatan yang tangguh atau resilient menyesuaikan potensi bahaya sehingga potensi risiko bahaya dapat dicegah secara komprehensif.

Rusdi Husin, selaku Ketua APKPI Bidang Humas dan Public Safety juga Kadiv HSE & Risk Management PT Adaro Energy Indonesia Tbk mengingatkan dalam webinar itu tentang salah satu peristiwa tragedi gas Bhopal di India pada 3 Desember 1984 yang menjadi catatan sejarah buruk kecelakaan kerja sepanjang masa karena menurut Britannica diperkirakan korban tewas antara 15.000 hingga 20.000 jiwa.    

Sebagai informasi, kejadian di pabrik milik Union Carbide India Limited itu bermula dari kebocoran tangki pabrik yang menyimpan gas metil isosianat untuk pembuatan pestisida dan gas air mata yang sangat beracun dan berbahaya bagi manusia. Kejadian yang berlangsung pada malam hari sangat cepat, tangki gas mengalami kebocoran kecil dan keluar dengan cepat dengan volume besar menyebar ke pemukiman warga seluruh kota.

"Kejadian itu sangat menyedihkan sekali, [seiring perjalanan waktu] chemical (kimia) sangat konsen sekali tentang PSM maka dari itu sangat memahami sekali tentang PSM. Sementara mining (tambang) belum mengarah ke sana, bukan menjadi topik pembicaraan yang rutin," kata Rusdi yang didapuk sebagai moderator topik SSS Batch XXI.

Namun demikian, papar Rusdi, PSM dapat diterapkan dalam industri tambang, mineral dan batubara atau yang terkait tambang logam dan non logam. Sebab, menurutnya, KP dan KO pertambangan tidak hanya memandang permasalahan fisik pekerja dan alat-alat tambang saja.

"Ada risiko yang terkait PSM, misalnya operasional fisik alat-alat di pertambangan yang ada hubungan dengan PSM sehingga insiden [kecelakaan kerja] bisa ditekan sedemikian mungkin," kata Rusdi.   

Sementara itu, Alfonsius Ariawan mengatakan PSM sangat dibutuhkan dalam setiap kegiatan tidak hanya di industri kimia, oil dan gas, termasuk pertambangan walau membutuhkan orang-orang yang berkompeten di bidang PSM.

"Di daerah pertambangan yang berada di wilayah terpencil seperti Amerika Selatan sulit menerapkan PSM sehingga harus merekrut orang-orang PSM dari oil dan gas. Sementara itu, PSM di Vale sudah terintegrasi ke VPS (technical, method, dan leadership). Saya mempunyai pengalaman membantu dan mendesain PSM di salah satu company oil dan gas," ujar Alfonsius yang saat ini berdomisili di Kanada.

Alfonsus merinckan aspek-aspek di dalam ketiga prinsip VPS yaitu technical mencakup perception and risk management, health, safety, environment and community (HSEC), projects and construction, operations, maintenance, change management, systems and technologies, supplies and services, and emergency planning.

Pada aspek method meliputi strategy deployment, routine management, processes and standardization, problem solving and continuous improvement, 17 assessment of management system and results. Terakhir berhubungan dengan aspek leadership seperti behaviours and leadership commitment, people management and training, organizational design.

"Perlu konsisten menerapkan PSM karena pengamatannya subyektif walau itu tidak mudah. PSM ini harus kreatif untuk melihat tujuan akhirnya ke depan. Kadang-kadanga kita tidak menggunakan cara konvensional tetapi cara yang lebih mudah dipahami atau diterapkan oleh operator," tuturnya.

Alfonsius menceritakan pengalamannya menerapkan PSM di negara yang memiliki industri tambang maju karena safety culture-nya kuat di mana keberadaan banyak pemimpin melihat langsung persoalan di lapangan. Sebagai pemimpin, menurut dia, harus sering-sering berada di lapangan, berkomunikasi dan menanyakan risiko yang terjadi di site-site pertambangan bersama pekerja.  

Chandra Satrya pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat UI mengutarakan PSM dalam praktiknya termasuk di industri pertambangan hadir untuk mesti memetakan hazard (bahaya) atau assesmen dalam mengidentifikasi dan memahami sebuah masalah sehingga pendekatan solusi yang digunakan tepat menyesuaikan karakteristik risiko yang terjadi.

"Menurut saya memulainya dengan general assesmen, dari situ dapat gambaran mau membidik apa. Kemahiran kita mengatasi masalah bukan pada kita menggunakan apa, tetapi kita mengerti tidak dengan masalah yang dihadapi. Seberapa tepat manajemen membidik masalah dan tools yang dipakai," kata Chandra.

Penggunaan PSM, menurutnya, seperti seorang dokter yang bukan dilihat obat sebagai salah satu solusi mengatasi penyakit tetapi ketepatan mendiagnosa penyakit pasiennya. Begitu pula dengan PSM, tidak hanya mengandalkan satu teknik saja sebagai pendekatan mengatasi masalah tetapi ada teknik lain kultur, kepemimpinan dan lainnya.

Sementara itu, Edi Putra dari Freeport Indonesia mengutarakan perusahaan sangat konsen terhadap sistem operasional keselamatan sampai pada aspek mikro. Ada dua hal menjadi perhatian manajemen yakni personil safety dan operasional safety.

"Personal safety mencakup keselamatan personal, lingkungan kerja dan kesehatan personal. Sementara operasional safety mencakup sisi pemeliharaan dan perawatan peralatan. Ada kajian teknis yang di dalamnya penting ada risk management sebagai sistem keselamatan operasi," tuturnya.

Grup MIND ID Tanam Pohon Macademia Seluas 1.287 Ha Di Sekitar Danau Toba

Proses penanaman bibit pohon Macademia di kawasan sekitar Danau Toba. Foto: PT Inalum Tbk

MINESAFETY -- Grup MIND ID mencatatkan realisasi penanaman pohon konservasi di Danau Toba, Sumatra Utara seluas total 1.287,81 Hektare sebagai bagian realisasi reklamasi lahan hasil pertambangan.

Adapun rincian realisasi reklamasi yakni dari PT Inalum Tbk mencapai total 1.056 Ha penanaman pohon dari periode 2016 hingga 2021 lalu. Sementara itu, PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan PT Timah Tbk telah merealisasikan 231,81 Ha.

Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID, Dany Amrul Ichdan mengatakan kewajiban reklamasi merupakan bagian strategis praktik penambangan yang baik atau good mining practice sebagai upaya kepedulian penanaman lahan kritis sekitar wilayah operasional.

"Upaya itu merupakan komitmen MIND ID mewujudkan keseimbangan pencapaian tujuan ekonomi dan lingkungan agar memastikan keberlanjutan perusahaan," kata Dany dikutip Minesafety, Kamis (14 Juli 2022).

SEVP Sumber Daya Manusia dan Pendukung Bisnis PT Inalum, Benny Wiwoho mengatakan penanaman pohon dan pelestarian kawasan Danau Toba ke depan akan ada 308.148 bibit pohon di sekitar kawasan danau.

Bibit pohon itu terdiri dari atas program konservasi daerah tangkapan air Danau Toba sebanyak 130.000 pohon seluas 260 Ha dan program jasa pengelola sumber daya alam sebanyak 178.148 pohon seluas 445,37 ha.

Selain itu, Holding Industri Pertambangan MIND ID telah mengalokasikan 50.000 bibit macademia terdiri dari 28.000 bibit tersebar di 7 kabupaten mencakup Kabupaten Toba, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Dairi, Samosir, Kabupaten Karo, dan Kabupaten Tapanuli Utara. Adapun sisanya sebanyak 28.000 untuk kelompok masyarakat yang ada di 7 kabupaten/kota tersebut.

MIND ID memiliki tujuan pembangunan berkelanjutan dengan 6 pilar yakni environment and climate change, economic development, people, smart operation, community and society, and governance. Perusahaan juga memiliki panduan keberlanjutan environment, social, and governance yang tujuannya memberikan arah bagi MIND ID dan grup anggota dalam mengelola kinerja ESG operasi pertambangannya.

Dengan reklamasi tersebut, MIND ID ingin menuju pertambangan kelas dunia dengan mengimplementasikan ICMM Principles and Performance Expectation 2020 dan analisa materialitas isu keberlanjutan perusahaan pertambangan perusahaan MIND ID pada 2020-2025.

Status Outlook ANTAM Positif, Ini Rahasianya

Pekerja dan alat berat sedang beroperasional di wilayah kerja ANTAM. Foto: PT ANTAM Tbk.

MINESAFETY -- PT Aneka Tambang (ANTAM) Tbk mencatatkan kenaikan corporate credit outlook S&P global pada 2022 dari B+/outlook stabil menjadi B+outlook positif yang merupakan dampak dari kesuksesan strategi hilirisasi perusahaan menjual bijih nikel pasar domestik. Bahkan laba perusahaan pendorong peringkat outlook positif.

Dalam laporan terbaru ANTAM, lembaga pemerintah utang global Standard and Poor's (S&P) menyampaikan update peringkat milik ANTAM. Peningkatan outlook selain penerapan strategi penjualan perusahaan untuk mengisi permintaan komoditas tersebut di pasar domestik.

Penyebab outlook perusahaan mengalami kenaikan karena harga komoditas utama ANTAM meningkat di tengah tekanan kondisi ekonomi global dan kemampuan ANTAM dalam mengimbangi kenaikan biaya bahan bakar.

Sebagaimana perlu diketahui bahwa sepanjang kuartal I/2022, ANTAM mencatatkan pertumbuhan kinerja solid seperti Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebanyak Rp2,54 triliun atau tumbuh 105% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp1,24 triliun.

Pertumbuhan profitabilitas ANTAM pada kuartal I/2022 mencapai laba kotor senilai Rp2,45 triliun atau tumbuh 51% dari periode yang sama 2021 sebesar Rp1,63 triliun. Implementasi strategi operasional yang tepat mendukung pertumbuhan profitabilitas seluruh segmen operasi utama ANTAM yang berbasis pada komoditas nikel, emas dan bauksit.

Adapun laba perusahaan sebesar Rp1,62 triliun atau tumbuh 104% dibandingkan kuartal I/2021 sebesar Rp793,89 miliar. Untuk pertumbuhan positif laba kotor dan laba usaha mendukung capaian laba berjalan kuartal I/2022 mencapai Rp1,47 triliun atau naik 132% dari laba tahun berjalan kuartal tahun sebelumnya yang mencapai Rp630,38 miliar.

Kendati sudah memiliki peringkat outlook menggembirakan, ANTAM tetap meningkatkan komitmen perusahaan dengan target pertumbuhan produksi dan penjualan komoditas utama perusahaan sejalan dengan strategi perusahaan.

Strategi tersebut dengan meningkatkan utilisasi operasi tambang dan pabrik pengolahan serta ekspektasi peningkatan jangkauan pemasaran komoditas. Tidak sampai di situ saja, ANTAM selain optimalisasi aspek produksi dan penjualan selanjutnya akan berfokus dalam upaya pengelolaan biaya yang cermat melalui pelaksanaan program-program efisien yang tepat.

Sukses Pegang Kontrak Baru, Putra Perkasa Abadi Komitmen Safety First dan GMP

Manajemen PT Putra Perkasa Abadi dan PT Adaro Energy Tbk memulai operasional pertambangan pada kegiatan first cut. Foto: Putra Perkasa Abadi.

MINESAFETY -- Sebagai salah satu kontraktor pertambangan terbesar di Indonesia, PT Putra Perkasa Abadi (PPA) berkomitmen memberikan kinerja terbaik dengan menerapkan safety first dan Good Mining Practice (GMP) untuk para mitra kerja di bidang mineral dan batubara yang telah mempercayakan PPA sebagai kontraktor jasa pertambangan dan perusahaan penyewaan alat tambang di wilayah mereka.

Direktur Operasional PPA, Joko Triraharjo mengatakan prinsip safety first dan Good Mining Practice (GMP) adalah dua hal utama yang merupakan prinsip unggulan bagi PPA saat menyepakati kontrak kerjasama dengan para mitra kerja.

"Prinsip safety first, dan Good Mining Practice akan menciptakan operasional yang efektif dan efisien, ini adalah standar wajib dari PPA sebagai upaya dalam tercapainya proses kerja yang sempurna," ujar Joko Triraharjo kepada Minesafety usai PPA melaksanakan kegiatan first cut dengan sejumlah perusahaan baru-baru ini 

Proses first cut merupakan bagian dari kegiatan awal sebelum proses pertambangan, seperti first cut dengan PT Halmahera Sukses Mineral (MIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara yang berlangsung pada Sabtu (25 Juni 2022) lalu.

Sebagai informasi, komoditas nikel di Halmahera merupakan salah satu cadangan terbesar nikel dunia. Di sana terdapat cadangan bijih nikel kadar rendah sebesar 39,5 juta ton dengan total umur ekonomi dapat mencapai 109 tahun ke depan.

Dengan bergairahnya industri nikel, diharapkan Indonesia dapat berkontribusi menghasilkan energi lebih bersih untuk kendaraan listrik berbasis baterai dan perlahan dapat mengganti bahan bakar minyak. Apalagi Indonesia semakin serius menggarap produksi hilir nikel untuk baterai kendaraan listrik dengan didirikannya pabrik baterai di Karawang, Jawa Barat yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Selain di Halmahera Tengah, PPA juga menjalin kerjasama dengan PT Adaro Indonesia di site Wara (Kalimantan Selatan) melalui PT Saptaindra Sejati-Adaro Services, dan PT Mustika Indah Permai yang juga merupakan bagian dari Adaro Group.

Dengan dimulainya operasional di project tersebut, PPA berharap pencapaian target para mitra kerja PPA ke depan dapat terpenuhi baik segi pasokan nikel maupun batubara untuk kebutuhan domestik dan luar negeri.

PPA menekankan bahwa seluruh operasional yang telah dilakukan harus berpegang kuat pada prinsip Keselamatan Pertambangan (KP) dan GMP mulai dari manajemen hingga para pekerjanya. Jika kedua hal tersebut dapat terpenuhi dengan baik, maka hasil produksi diharapkan meningkat dari waktu ke waktu.

Sementara itu, selain sebagai kontraktor pertambangan, PPA juga menyewakan alat tambang seperti fleets alat berat untuk overburden removal dan coal getting.

PPA juga mempunyai spesialisasi over burden removal atau pengupasan lapisan tanah, penambangan mineral dan batubara, pemeliharaan jalan hauling dan juga crusher plant yang dalam proses pelaksanaannya PPA senantiasa memperhatikan prinsip physical availability, reliability dan durability untuk menjaga kualitas alat berat yang baik.

Sehingga setiap unit yang akan digunakan untuk melakukan kegiatan tambang selalu siap untuk beroperasi agar terhindar dari kecelakaan kerja yang terjadi karena unit yang tidak sesuai dengan standar. 


PT ANTAM Tbk Segera Spin-Off Anak Usaha, Bikin Hilir Nikel Maju Nih!

Alat berat milik PT ANTAM Tbk sedang menggali tanah di site tambang perusahaan. Foto: ANTAM

MINESAFETY -- PT Aneka Tambang Tbk segera memisahkan segmen usaha pertambangan nikel atau spin-off yang berlokasi di Halmahera Timur yaitu PT Sumber Daya Arindo (SDA) dan PT Nusa Karya Arindo (NKA) untuk mengoptimalkan performa segmen nikel perusahaan.

Selain itu, spin-off segmen sebagai upaya akselerasi pengembangan usaha perusahaan dengan manajemen yang fokus, kompetitif dan agile dalam melakukan evaluasi peluang bisnis, dan kerja sama strategis dalam mendukung pengembangan bisnis nikel ANTAM di masa mendatang.

Termasuk pula di dalamnya adalah inisiasi pengembangan ekosistem industri EV Battery untuk meningkatkan nilai tambah produk nikel dalam negeri. Kedua perusahaan yakni Sumber Daya Arindo dan Nusa Karya Arindo merupakan anak perusahaan terkendali yang dimiliki secara langsung maupun tidak langsung 100% oleh ANTAM dengan segmen usaha pertambangan.

Dalam keterbukaan informasi, Corporate Secretary Division Head PT ANTAM Tbk Syarif Faisal Alkadrie pengumuman spin-off sudah disampaikan pada 1 Juli 2022 perihal ringkasan rencana pemisahan sebagian segmen usaha pertambangan melalui harian nasional.

"Dengan pemisahan itu memberikan manfaat, optimalisasi pengelolaan aset Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) yang lebih intensif dan efektif ke depannya. Sehingga dapat menghasilkan produk nikel berkualitas tinggi dan mendukung inisiatif hilirisasi nikel," kata Syarif Alkadrie dikutip Minesafety, Sabtu (2 Juli 2022).

ANTAM juga melihat dengan pemisahan tersebut ada peluang kerja sama strategis yang bisa menciptakan nilai tambah bagi produk anak perusahaan dan memperkuat rantai pasok produksi komoditas nikel.

Nilai tambah nikel menjadi penting pada masa mendatang bagi pemegang saham, seperti diutarakan Syarif Alkadrie, sebab ada kepastian bisnis ANTAM dengan terciptanya optimalisasi pengelolaan aset, akselerasi dan pengembangan usaha.

"Penciptaan nilai tambah diharapkan mampu meningkatkan kinerja keuangan dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham sebagai tujuan akhir dari pemisahan," paparnya.

Dia menjelaskan dengan spin-off, ANTAM tetap berkomitmen melaksanakan best mining practice dan menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap kegiatan usahanya.

"ANTAM berkomitmen terus tumbuh dan memberikan nilai yang positif kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan, negara dan masyarakat," ujar Syarif Alkadrie.

Sebagaimana diketahui, hilirisasi nikel menjadi tulang punggung ANTAM pada masa mendatang seiring dengan perkembangan kebutuhan baterai untuk kendaraan listrik.

Pengembangan baterai kendaraan listrik dengan menjalin kesepakatan bersama PT Industri Baterai Indonesia, dan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd dan LG Energy Solution.

Sementara itu dalam pengembangan hilirisasi nikel, ANTAM sedang mengerjakan proyek pembangunan pabrik feronikel berkapasitas 13.500 TNi per tahun di Halmahera Timur beserta dengan infrastruktur pendukung lainnya.

Selain itu, ANTAM dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menyepakati perjanjian jual beli tenaga listrik untuk pengadaan pasokan listrik smelter feronikel di Halmahera Timur, Maluku Utara kurun waktu 30 tahun ke depan.



Larang Beli Timah Ilegal, PPNS Bangka Belitung Siap Tindak

 

Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamalludin minta kolektor bijih timah beli pasir timah dari penambang ilegal. Foto: Dinas Kominfo Babel

MINESAFETY -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung berkomitmen menegakkan peraturan dengan kehadiran Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang diberikan kewenangan menyidik tambang timah ilegal sehingga dapat meningkatkan pemasukan pendapatan negara dan daerah.  

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berharap Satpol PP dan tim Satuan Tugas Tambang Timah Ilegal semakin berperan aktif untuk koordinasi mengatur dan menata kembali tambang timah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melaksanakan Good Mining Practice (GMP).

"Satpol PP diharapkan berperan serta aktif untuk berkoordinasi mengatur dan menata kembali tambang timah di Provinsi Kepulauan Babel. Sedikit sekali yang masuk ke kas negara atau kas daerah dari hasil penambangan, untuk itulah dibentuk satgas tambang timah," kata Sekretaris Satpol PP Babel Rolly Dwi Candra dari rilis dikutip minesafety.id, Kamis (30 Juni 2022).

Adapun tugas dari PPNS dalam Satgas Tambang Timah Ilegal di Provinsi Babel seperti wewenang khusus sebagai penyidik sesuai undang-undang dengan memeriksa atas kebenaran laporan atau keterangan dan memeriksa orang atau badan hukum.

Kewenangan berikut, PPNS berhak memanggil, mendatangkan orang untuk didengar dan diperiksa sebagai saksi atau tersangka termasuk penggeledahan, penyegelan, penangkapan dan pemeriksaan sarana dan prasaran kegiatan usaha pertambangan dan menghentikan penggunaan peralatan yang diduga untuk melakukan tindak pidana.

Hal itu disampaikan Rollu dihadapan 55 orang anggota Satpol PP dan PPNS Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Babel. Dalam rapat koordinasi PPNS itu menghadirkan Plt Kasie Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda Babel AKBP Slamet Ady Purnomo dan Kabid Penegakan Perda dan Perkada Kepulauan Babel, Yulizar.

LARANG BELI DARI PENAMBANG ILEGAL
Sebelumnya, Pj Gubernur Babel Ridwan Djamalludin meminta kepada para kolektor bijih timah agar tidak lagi membeli biji timah dari penambang ilegal sebagai langkah penertiban tambang ilegal.

Dengan demikian, menurutnya, dengan pembentukan satgas Tambang Timah Ilegal dapat lingkungan di provinsi berjuluk negeri Laskar Pelangi itu tetap terjaga.

"Kebijakan ini bukan untuk menutup usaha masyarakat tetapi menjalankan pertambangan sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan pemerintah. Saya ingin agar tidak ada pembelian dari pasir timah yang ditambang dari penambang ilegal. Kalau itu bisa kita laksanakan, maka tambang ilegal akan berhenti dengan sendirinya," kata Ridwan yang juga Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Kementerian ESDM) ini.

PT Bukit Asam Sosialisasi Aset Perusahaan di Tanjung Enim

 

Direksi PT Bukit Asam Tbk, sedang melihat area budidaya tanaman untuk kebutuhan Botanical Garden. Foto: Bukit Asam

MINESAFETY -- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sosialisasi pendataan penggunaan aset perusahaan di wilayah Talang Jawab, kelurahan Tanjung Enim, sebagai pemegang Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di atas lahan yang dihuni masyarakat Talang Jawa.

Sosialisasi bagian dari good mining practice itu berlangsung dengan penunjukan PTBA melalui aplikasi Sentuh Tanahku dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Negara (BPN). Hadir pada saat sosialisasi Manager Pengembangan Aset Tanah dan Bangunan PTBA Mirwan Fahlevi, Komandan Koramil Lawang Kidung (Kapten Czi Sujarwo), Lurah Tanjung Enim Arita Gumai dan Camat Lawang Kidul Andrille Martin.

Sosialisasi tersebut kelanjutan dari sosialisasi sebelumnya di gedung Serba Guna Guna Talang Jawa, pada 27 Januari 2022. PTBA sudah melaksanakan sosialisasi tahap I untuk pengguna aset di kelurahan Tanjung Enim pada 9 Juni 2022 dan tahap kedua warga Kelurahan Tanjung Enim, pada 21 Juni 2022 lalu.

Corporate Secretary PTBA, Apollonius Andwie mengatakan sosialisasi penggunaan aset di wilayah Talang Jawa dilakukan dengan perjanjian Sewa Pakai berdasarkan SK Direksi PTBA Nomor 516 tahun 2021 tentang Pendagayagunaan Aset, sesuai dengan SE Kementerian BUMN Nomor 14 dan 15 tahun 2021.

"Waktu perjanjian sewa pakai selama maksimal 4 tahun dan dapat diperpanjang. Untuk perjanjian pertama kali diberikan keringanan selama 3 tahun pertama dalam bentuk pinjam pakai dari jangka waktu sewa 4 tahun," kata Apollonius dari siaran pers dikutip Minesafety.id.

BUKIT ASAM BANGUN BOTANICAL GARDEN
Sementara itu, Bukit Asam baru mengabarkan akan membangun Botanical Garden atau taman koleksi seluas 17 hektare di sekitar Tanjung Enim.

Dalam Botanical Garden tersedia infrastruktur penunjang seperti gerbang, ticketing, kantor pengelola, tempat parkir, signage, bangunan edukasi, food court, tempat berkemah, cottage, musala, toilet umum dan lainnya yang masih dalam proses tender.

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengatakan program membangun Botanical Garden tersebut nanti menjadi salah satu destinasi kota wisata di Tanjung Enim.

"Botanical Garden nanti menjadi salah satu destinasi wisata dari lahan bekas tambang yang memberikan nilai tambah. Kami bahwa PTBA bukan sekadar menambang. Kami tidak ingin Tanjung Enim menjadi kota mati setelah tambang habis," kata Arsal baru-baru ini.

Di dalam Botanical itu nanti akan ditanami berbagai tumbuhan nusantara mulai dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Jawa dan Bali, Maluku dan Sunda Kecil.

Ditjen Minerba dan Komite Teknik 13-06 Kaji Ulang SKKNI Pengelola Keselamatan Pertambangan

 

Tim Ditjen Minerba (Kementerian ESDM) dan Komite Teknik 13-06 perumus rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dalam pra konvensi di Sentul City, Kabupaten Bogor, 20 Juni hingga 22 Juni 2022. Sumber foto: APKPI
MINESAFETY -- Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Kementerian ESDM) bersama Komite Teknik 13-06 sedang mengkaji ulang rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pengelola Keselamatan Pertambangan (KP) supaya tercipta kompetensi kerja KP yang baik sesuai dengan perubahan terbaru peraturan dan perundang-undangan serta turunannya.

Tim perumus rancangan SKKNI tersebut menggelar pra konvensi yang berlangsung secara hybrid di The Alana Hotel & Conference Center – Sentul City, Kabupaten Bogor dan virtual zoom selama 2 hari dari 20 Juni hingga 22 Juni 2022.

Sekjen Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) mengatakan kaji ulang terhadap SKKNI sangat penting untuk memperbaharui SKKNI sebelumnya No. 157/2010 tentang Penetapan SKKNI Sektor Mineral, Batubara, dan Panas Bumi Sub Sektor Pertambangan Mineral dan Batubara Sub Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

“Tim perumus sedang mengkaji ulang SKKNI khusus pengelola keselamatan pertambangan. Rapat teknis kaji ulang ini sudah berlangsung sejak 2020 lalu dan dilanjutkan sampai 2022 ini. Kami sangat serius berdiskusi membahas SKKNI bagi pengelola KP. Hingga hari ini pra konvensi, sudah muncul 17 elemen kompetensi pengelola keselamatan pertambangan,” kata Ade kepada minesafety, Selasa (21 Juni 2022) malam.

Ade mengutarakan setelah pra konvensi, langkah berikutnya adalah tindak lanjut perbaikan draft rancangan hasil pra konvensi, kemudian lanjut lagi Sidang Konvensi dan baru pengesahan SKKNI terbaru menggantikan SKKNI No. 157/2010 sebelumnya. 

Sejatinya, lanjut Ade, SKKNI pengelola keselamatan pertambangan harus menyesuaikan Keputusan Menteri (Kepmen) Tenaga Kerja No. 38/2019 tentang Penetapan SKKNI Kategori Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis Golongan Pokok Aktivitas Arsitektur dan Keinsinyuran; Analisis dan Uji Teknis Bidang K3 Pada Jabatan Kerja Personil K3. Selain itu, tertuang dan Kepmen ESDM No. 1827/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik.  

Ade mengatakan bahwa tim perumus menilai SKKNI harus dikaji ulang No. 157/2010 mengingat usia SKKNI sebelumnya itu sudah melebih waktu 10 tahun dan seiring perjalanan waktu maka kompetensi pengelola KP harus mengikuti perkembangan zaman.

“Kompetensi kerja disesuaikan dengan regulasi, kompetensi memahami teknologi masa kini, dan tentu menerapkan kaidah pertambangan baik yang senantiasa produktif, efektif dan efisien. Serta, tercapainya operasional perusahaan pertambangan yang memiliki daya saing tinggi,” tegas Ade.

Sebagai informasi, sebanyak 39 individu turut sebagai undangan pra konvensi rancangan SKKNI bidang KP tersebut, seperti Kepala Pusat Pengembangan SDM Geologi, Mineral dan Batubara, Direktur Standarisasi Kompetensi dan Program Pelatihan, Kementerian Ketenagakerjaan, Plt.

Ada pula Koordinator Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan Batubara, Koordinator Pengawasan Teknik Mineral dan Batubara, Plt. Koordinator Keselamatan Mineral dan Batubara, Plt. Koordinator Konservasi Mineral dan Batubara, dan Koordinator Inspektur Tambang Penempatan Provinsi Seluruh Indonesia Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara.

Termasuk Eko Gunarto sebagai ketua tim konseptor rancangan SKKNI pengelola KP. Hadir pula ketua dari LSP ESDM, GPPB, PERHAPI, GMBE, PIM, Energi Mandiri, TMI, TTI, Alwahono dari APKPI dan juga PT Allsys Solutions, Gunawan (PT Tifan Infra Energy, Ade Kurdiman (PT Harmoni Panca Utama), Eka Sumarna (MIND ID), Dwi Pujiarso (PT Indoshe).

Perumus rancangan SKKNI dari Kepala Teknik Tambang mencakup PT Bukit Asam Tbk-Tanjung Enim, PT Adaro Indonesia, PT Arutmin Indonesia Tambang Asam-Asam, PT Berau Coal, PT Kaltim Prima Coal, PT Kideco Jaya Agung, PT Lanna Harita Indonesia, PT Borneo Indobara, PT Trubaindo Coal Mining, PT Freeport Indonesia, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, PT Antam UBPE Pongkor, PT Timah Unit Produksi Darat Bangka, PT Vale Indonesia Site Sorowako, PT Meares Sopuitan Mining, PT J Resources Bolaang Mongondow, dan PT Agincourt Resources.

Kinerja Laba Holding MIND ID Moncer Senilai Rp6,74 Triliun, Ini Rahasianya

Karyawan PT Timah Tbk sedang mencatat batang timah di ruang penyimpanan produk siap jual tersebut. Sumber foto: PT Timah Tbk 

MINESAFETY -- Gabung BUMN pertambangan MIND ID mencatatkan realisasi kinerja laba keuangan positif kuartal I/2022 sebesar 319% atau senilai Rp6,74 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021 lalu senilai Rp1,61 triliun.


BUMN holding yang terdiri dari PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Freeport Indonesia, PT Inalum (persero) dan PT Timah Tbk (TINS) itu menunjukkan refleksi optimalnya tata kelola operasional masing-masing korporasi.

"Sebagai holding industri pertambangan, perusahaan terus mendorong anggota melaksanakan praktik pertambangan dan pengolahan mineral yang baik atau GMP. Kami juga menjalankan kebijakan manajemen strategis dan aktif setiap proses bisnis anggota MIND ID sehingga menghasilkan proses bisnis yang efektif, efisien dan berkelanjutan," kata Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso dikutip Minesafety, Selasa (21 Juni 2022).

Hendi optimis MIND ID dapat mencapai kinerja sesuai target yang ditetapkan sesuai rencana kerja dan pada 2022 ini akan fokus pada peningkatan produksi yang optimal.

Tidak hanya laba holding MIND ID yang moncer, kegiatan produksi dan penjualan anggota juga memperlihatkan kinerja menggembirakan seiring membaiknya harga komoditas global.

Perusahaan mencatatkan profitabilitas posisif dengan Earning Before Interest Taxes Depreciation and Amortization (EBITDA) senilai Rp10,23 triliun pada kuartal I/2022.

Nilai itu naik sebesar 134% dibandingkan kuartal I/2021 yang senilai Rp4,37 triliun. Posisi EBITDA margin kuartal I/2022 juga mengalami peningkatan sebesar 37,92% lebih tinggi dibandingkan kuartal I/2021 yang sebesar 22,84%. 

Ini Jurus Vale Indonesia Konsisten Menerapkan GMP

Seorang karyawan PT Vale Indonesia berada di antara bibit pohon untuk program rehabilitasi hutan. Sumber foto: Vale Indonesia

MINESAFETY -- PT Vale Indonesia (Tbk), perusahaan tambang mineral terkemuka multinasional begitu serius menerapkan Good Mining Practice (GMP) untuk dalam mendukung nilai tambah komoditas nikel pada masa depan. 

Vale Indonesia menyatakan komitmen itu dibuktikan dengan tata kelola dan praktik operasional yang baik agar tujuan perusahaan net Zero emission dari scope 1 dan scope 2 pada 2050 bahkan lebih awal yang selaras dengan Paris Agreement terwujud. 

"Komitmen perusahaan terhadap enviromental, social dan governance (ESG) juga ditunjukkan dengan pemenuhan prinsip International Council on Mining and Metals (ICMM)," kata Presiden Direktur Vale Indonesia Febriany Eddy dari rilis MIND ID yang dikutip Minesafety, Selasa (14 Juni 2022). 

Sejumlah langkah sudah dimulai Vale Indonesia dalam mewujudkan GMP mulai dari meliputi menginisiasi proyek pengembangan hilirisasi nikel di Bahodopi dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara. 

Dengan proyek hilirisasi nikel termasuk di Sorowako (Sulawesi Selatan), Vale Indonesia mampu menyerap tenag kerja lokal sebagai nilai tambah perusahaan untuk masyarakat sekitar wilayah operasional. 

Vale Indonesia sudah mempekerjakan 2.966 karyawan yang 86,6% merupakan penduduk Luwu Timur. Perhatian besar terhadap masyarakat juga Vale Indonesia prioritaskan dalam bentuk Pembangunan Kawasan Pedesaan Mandiri (PKPM) seperti penguatan 10 kawasan dengan target terciptanya 6 Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan 4 pusat pertanian serta fasilitas produksi pertanian. Sisanya adalah pembentukan 2 desa wisata dan konservasi pesisir laut. 

Tidak cukup sampai di situ saja pembangunan pemberdayaan masyarakat, Vale Indonesia dan pemerintah daerah setempat menjalin kesepakatan industri agro bisnis dan pariwisata yang sudah dibuktikan dengan hibah bandara Sorowako sebagai komitmen pemerintah untuk pemberdayaan ekonomi lokal khususnya pariwisata. 

Pada aspek lingkungan, Vale Indonesia turut aktif menjaga kualitas air danau komplek Danau Malili (Kabupaten Luwu Timur) yang jaraknya dekat dengan areal tambang. Ada tiga danau di komplek tersebut yaitu Danau Matano, Danau Mahalona, dan Danau Towuti.

Masih dalam perhatian sisi lingkungan dengan reklamasi lahan bekas tambang targetnya 70% reklamasi sampai 2025. Vale Indonesia sedang fokus pula menanam pohon bagian rehabilitasi kawasan pasca tambang dan sudah menanam sebanyak 3,7 juta pohon jenis ebony, dengen, kaloju, mata kucing dan jenis unggulan lokal lain. 

Adapun total lahan rehabilitasi Vale Indonesia sebanyak 10.280 Hektare (Ha) mencakup 10.000 Ha di luar operasional dan 280 Ha dalam wilayah operasional. 

ESDM: Pemilik Usaha Mesti Menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2).

 

Ilustrasi: Petugas sedang memanajemen listrik menggunakan alat-alat pelindung diri. Keselamatan kerja menjadi penting agar terhindar dari bahaya. Foto: Pixabay

MINESAFETY -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) minta kepada pemilik usaha instalasi pembangkit tenaga listrik agar komitmen menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2).

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana mengatakan ada tiga tujuan penerapan keselamatan ketenagalistrikan sesuai Peraturan Menteri ESDM No. 10/2021 tentang Keselamatan Ketenagalistrikan yaitu andal dan aman bagi instalasi tenaga listrik.

Kedua, lanjut dia aman dari bahaya bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, dan ketiga adalah penerapan keselamatan ketenagalistrikan yang ramah lingkungan.

"Tenaga listrik di samping bermangaat, dapat juga membahayakan bagi masyarakat dan lingkungan hidup. Untuk itu, pemerintah mengatur kebijakan mengenai ketentuan keselamatan ketenagalistrikan," kata Rida di sela-sela webinar Pengenalan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2), Kamis 19 Mei 2022.

Webinar yang juga menyelenggarakan Sosialisasi Penghargaan Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) itu mensosialisasikan regulasi turunan UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja yakni PP No. 5/2021, PP No. 25/2021 serta Permen ESDM No. 10/2021 tentang Keselamatan Ketenagalistrikan.

Rida mengutarakan guna memenuhi aspek keselamatan di antaranya seperti setiap instalasi listrik harus memiliki sertifikat laik operasi. Pemenuhan aspek keselamatan lain yang wajib dilaksanakan pelaku usaha sebagai jasa penunjang tenaga listrik waajib memiliki sertifikat sebagai badan usaha penunjang tenaga listrik.

"Setiap tenaga teknik dalam usaha ketenagalistrikan wajib memiliki sertifikat kompetensi, setiap peralatan listrik yang digunakan harus memenuhi standar nasional Indonesia dan setiap kegiatan usaha ketenagalistrikan wajib memenuhi ketentuan yang disyaratkan dalam peraturan perundang-undangan di bedang lingkungan hidup," kata Rida.

Di sisi lain, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan M P Dwinugroho mengatakan SMK2 diterapkan pada kegiatan pengoperasian dan pemeliharaan instalasi tenaga listrik yang diberlakukan pada instalasi penyediaan tenaga listrik seperti instalasi pembangkit tenaga listrik dengan kapasitas paling kecil 5 Megawatt (ME).

"SMK2 juga bisa diterapkan pada kegiatan instalasi transmisi tenaga listrik, instalasi distribusi tenaga listrik dan instalasi pemanfaatan tenaga listrik dengan kapasitas daya paling kecil 200 kVA," ucapnya.

Pemerintah tidak tinggal diam, kata Dwinugroho, karena penerapan SMK2 oleh setiap badan usaha diaudit paling sedikit satu kali dalam setahun baik internal dan eksternal kemudian dilaporkan kepada pemerintah.

Laba Bersih PT Timah Tbk Naik 5.713%, Ini yang Mereka Lakukan

Karyawan PT Timah Tbk di gudang penyimpanan produksi timah. Perseroan gencar memproduksi timah untuk meningkatkan cadangan bahan baku. Sumber foto: PT Timah Tbk.
 

MINESAFETY -- PT Timah Tbk mencatatkan laba bersih senilai Rp601 miliar pada kuartal I/2022 atau naik sebesar 5.713% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021 lalu yang hanya senilai Rp10 miliar.

Adapun secara keseluruhan pendapatan emiten berkode TINS tersebut sejak kuartal 1/2021 hingga kuartal 1/2022 sebesar Rp4,4 triliun itu disebabkan oleh naiknya harga logam timah dan efektifitas perseoran dalam menekan biaya operasional.

Direktur Keuangan PT Timbah Tbk, Krisna Sjarif dalam siaran persnya menyebutkan harga jual rerata logam timah pada kuartal 1/2022 senilai US$43.946 per Mton atau naik signifikan sebesar 76% dibandingkan dengan periode yang sama 2021 lalu sebesar US$24.992 per Mton.

"Perseroan akan berupaya meningkatkan volume produksi, sehingga target produksi dapat tercapai sesuai RKAP," kata Krisna baru-baru usai menyampaikan posisi kinerja TINS kepada publik dikutip Minesafety.

Krisna mengatakan khusus produksi biji timah berbiaya rendah dari penambangan offshore akan terus ditingkatkan agar profif margin optimal dan dipertahankan terus.

Sementara itu, cash flow operasi TINS naik 111% menjadi Rp2,1 triliun pada kuartal 1/2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang senilai Rp9 miliar. Dari sisi pinjaman bank dan utang obligasi pada kuartal 2022 turun dari Rp5,1 triliun pada kuartal 1/2021 menjadi 3,7 triliun.

Sementara itu, Kementerian ESDM bersama PT Timah Tbk telah menjalin kerjasama melakukan survei seismik di Perairan Riau dan Kepulauan Riau sebagai upaya meningkatkan cadangan timah nasional di wilayah periaran lepas pantai.

Survei itu sebagai tindak lanjut kerjasama dari peta jalan bersama Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL) Kementerian ESDM 2018-2022.

Adapun sumber penambahan luasan lokasi IUP PT Timah Tbk di laut sekarang seluas 184.400 Hektare (Ha) dan dengan kerjasama tersebut diharapkan mampu meningkatkan cadangan timah dari 796.000 ton menjadi 50.000 ton dari laut.

ERT Terstandar untuk Keselamatan Kerja

Wiyono Minarno, Direktur Indonesia Road Rescue Organization


Tim tanggap darurat atau emergency response Team (ERT) memiliki fungsi untuk menangani berbagai masalah dan kondisi darurat pada suatu kejadian tak diinginkan yang berkaitan dengan perusahaan.  

Dalam kondisi darurat, memerlukan suatu penanganan sesegera mungkin ketika kecelakaan akibat kerja terjadi di lingkungan kerja.

Wiyono Minarno, Direktur Indonesia Road Rescue Organization mengatakan, ada beberapa referensi yang menjadi rujukan dalam pengelolaan kedaruratan di lingkungan kerja, antara lain NFPA 2500-Standard Operasi & Training Untuk Fire Rescue, NFPA 1006 - Kualifikasi Personil, International Mine Rescue Body, dan Handbook of Training in Mine Rescue & Recovery Operations (2021).

“Tujuan utama dibentuknya suatu tim emergency response adalah agar dapat melakukan respons secara efisien, artinya cepat tertangani, tim yang dikirim sesuai, perawatan yang diberikan benar, dan dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu,” jelas dalam kegiatan Safety Sharing Session Batch XVIII yang dilaksanakan secara virtual, Rabu 16 Maret 2022.

Untuk dapat melakukan respons keadaan darurat yang efisien, diperlukan prosedur dan tindakan standar untuk memastikan bahwa koordinasi personil dan peralatan yang digunakan tepat serta pada waktu yang sesuai.

Terdapat tiga Elemen Dasar dalam membentuk ERT, atau yang kerap disebut emergency response Group (ERG). Ketiga elemen tersebut antara lain, analisa risiko dan monitoring, minimum ERG (Minimum Preparedness Actions), dan Advance Preparedness Action.

Umumnya, pengelolaan kedaruratan ini hanya dibutuhkan pada tahap minimum ERG. Namun pada kasus tertentu dengan tingkat kedaruratan yang sulit, diperlukan ERG tingkat lanjut sehingga membutuhkan kapasitas ahli.

Dalam pembentukan ERG, kuncinya terdapat pada kebutuhan yang dimiliki, fleksibilitas tim, serta kemampuan menganalisa risiko dan kesiapan dalam merespons suatu kondisi darurat. Selain itu, tim ERG akan lebih siap menghadapi kondisi darurat apabila dilatih melalui kegiatan simulasi secara reguler minimal enam bulan sekali.

“Kemudian yang tidak kalah penting adalah strategi kepemimpinan dan komitmen kuat dari manajemen,” katanya.

Pembentukan ERG dalam sebuah perusahaan pertambangan diarahkan berdasarkan kebijakan pemerintah, panduan yang berbasis analisis risiko di daerah pertambangan, prosedur yang dibuat, kebijakan jumlah personil yang terlatih, dan kompetensi yang dibutuhkan.

“Kompetensi yang dibutuhkan dalam ERG itu orang-orang yang minimal punya sertifikat yang masih berlaku untuk first aid atau pertolongan pertama,” jelasnya.

Dalam pertambangan, aspek tambahan yang perlu dipertimbangkan dalam pembentukan tim ERG adalah Standard Mine Rescue Officer, Standard Mine Rescue Substation, dan Transportation.

Dalam pembentukan tim ERG, pemilihan anggota tim sebaiknya memenuhi kriteria yang dibutuhkan. Anggota yang direkrut menjadi tim ERG disarankan yang  sudah mengenal pekerjaan di area tambang, berusia 21-45 tahun, memiliki fisik yang bugar, dan mampu mengontrol diri. Selain itu, diperlukan tenaga medis yang dilibatkan menjadi tim ERG.

Di sisi lain, kehadiran tim ERG wajib dilengkapi dengan peralatan-peralatan penanganan kondisi darurat yang terstandar. Ada tiga macam peralatan yang digunakan, antara lain peralatan minum, emergency equipment, dan special equipment.

“Untuk hal ini tentu memerlukan komitmen dari atasan dalam menyediakan peralatan-peralatan yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Pusat Alihkan Sebagian Perizinan Minerba ke Daerah

Ilustrasi: Site pertambangan. 

MINE SAFETY -- Pemerintah pusat resmi mengalihkan sebagian perizinan pertambangan mineral dan batubara (minerba) kepada pemerintah daerah dengan tujuan tata kelola yang baik dan efektif. 

Peralihan kewenangan tersebut diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 55 /2022 tentang Pendelegasian Kewenangan dalam Pengelolaan Pertambangan Minerba dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 55/2022 tentang Perlakuan Perpajakan dan/atau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Bidang Usaha Pertambangan Batubara. 

Pendelegasian kewenangan yang berlaku efektif pada 11 April 2022 itu menyangkut pemberian izin usaha pertambangan (IUP) untuk golongan mineral bukan logam, mineral bukan logam jenis tertentu, dan batuan. 

Selanjutnya, perizinan perizinan berupa Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) untuk satu daerah provinsi, izin pengangkutan dan penjualan serta IUP untuk penjualan golongan mineral buka logam, mineral bukan logam jenis tertentu, dan batuan. 

Pendelegasian izin lainnya adalah pemberian dan penetapan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Mineral Bukan Logam, WIUP Batuan, penetapan harga patokan golongan mineral bukan logam, mineral bukan logam jenis tertentu, dan batuan, pemberian rekomendasi atau persetujuan yang berkaitan dengan kewenangan didelegasikan dari pemerintah pusat ke daerah. 

Belum cukup sampai situ, perizinan didelegasikan juga terkait pelaksanaan pengawasan gubernur menugaskan inspektur tambang dan pejabat pengawas pertambangan. 

Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral (Kementerian ESDM), Sugeng Mujiyanto mengatakan untuk inspektur tambang hanya berada di Ditjen Minerba Kementerian ESDM dan pejabat pengawas sebagian masih di DIjen Minerba. 

"Apabila belum ada pejabat pengawas, gubernur sebagai wakil pemerintah pusat menunjuk pejabat yang melaksanakan fungsi pengawasan aspek pengusahaan, jadi inilah yang bisa ditetapkan oleh pemerintah daerah," kata Sugeng dari keterangan pers dikutip minesafety, Kamis (21 April 2022). 

Sementara itu, Direktur Jenderel Mineral dan Batubara Ridwan Djamaluddin mengatakan kedua regulasi itu dalam rangka pelaksanaan UU No. 3/2020 yang sebagian kewenangan pemerintah pusat didelegasikan kepada pemerintah provinsi dengan tujuan untuk pelaksanaan tata kelola yang baik dan efektif. 

Ridwan mengutarakan Kementerian ESDM sudah berkoordinasi dengan kementerian agar transisi berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan kekacauan. Dia berharap pihak terkait dan pemerintah daerah bersabar karena pemerintah sedang membuat masa transisi agar berjalan dengan lancar sesuai dengan hakekat perpres.

"Jangan sampai pemberlakuan perpres ini menimbulkan kekacauan dalam perizinan. Kami sedang mengatur perizinan yang masuk sedang kami proses," ujar Ridwan. 

© all rights reserved allsysmedia.com
APKPI