Showing posts with label Agenda. Show all posts
Showing posts with label Agenda. Show all posts

Menteri Arifin Puas Progres Pembangunan Smelter Freeport Indonesia di Gresik

Menteri ESDM Arifin Tasrif bersamaPresiden Direktur PTFI Tony Wenas saat melihat proses pembangunan smelter di Gresik, Sabtu (29 Juli 2022). Foto: Kementerian ESDM

MINESAFETY -- Menteri ESDM Arifin Tasrif mengaku puas dengan pembangunan proyek fasilitas pemurnian (smelter) tembaga baru PT Freeport Indonesia (PT FI) berkapasitas 1,7 juta dry metric ton (dmt) per tahun di Kawasan Java Integrated and Industrial Port Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur.

Apabila smelter tersebut selesai dibangunan dapat memproduksi katoda tembaga, emas dan perak murni batangan, PGM (Platinum Group Metals). Komoditas lain asam sulfat, terak, gipsum, timbal sebagai produk sampingan smelter PT FI.

"Secara keseluruhan saya puas, progresnya cukup bagus dan sangat berbeda dengan kunjungan pertama kali lalu," kata Arifin Tasrif di sela-sela mengunjungi smelter tersebut pada Jumat (29 Juli 2022) dikutip Minesafety.

Menurutnya, progres pembangunan smelter lebih cepat dari yang ditargetkan saat ini sudah mencapai 34,9% hingga akhir Juni 2022 dengan biaya sebanyak US$1,15 miliar. Pembangunan total senilai US$3 miliar belanja modal pembangunan smelter itu, sudah tertancap 10.500 titik tiang pancang serta pengecoran (concrete pouring) untuk fondasi struktur.

"Target akhir 2022 ini mencapai 50%, kami mengharapkan kuartal II/2023 konstruksi sudah selesai terutama proyek smelting eksisting yang ekspansi dengan mengerahkan pekerja konstruksi sebanyak 3.500 orang," kata Arifin.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan progres pekerjaan seperti pailing atau pondasi tiang pancang telah terpasang terkini mencapai 11.000 dari total 16.000 pailing atau 65%. Adapun konkret pouting mencapai 20.000 meter kubik dari rencana total sekitar 220.00 meter kubik.

"Progres pembangunan saat ini sudah cukup bagus, dan melebihi dari yang telah ditargetkan awal. AKtivitas pembangunan hingga kini ters dilakukan secara intensif dengan perusahaan kontraktor PT Ciyoda International Indonesia (CII) yang fokus pemadatan lahan, serta dibantu Adhi Karya dan beberapa kontraktor lokal," kata Tony.

Nantinya, ekspansi kapasitas smelter eksisting sebanyak 0,3 juta dmt/tahun, serta pengolahan logam berharga (precious metal refinery) yang mencapai 6.000 ton/tahun.

APKPI Jalin MoU Bersama Universitas Darussalam Gontor Realisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

Direktur APKPI Alwahono sedang menandatangani MoU bersama Prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Foto: APKPI

MINESAFETY -- Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) menjalin kesepakatan MoU dengan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor sebagai bagian meningkatkan kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi khususnya civitas Prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Ilmu Kesehatan.

Direktur APKPI Alwahono mengatakan pihaknya membuka pintu yang selebar-lebarnya bagi akademisi perguruan tinggi, sekolah tinggi, atau akademi untuk bersama-sama menjalin kerjasama dengan akademisi perguruan tinggi, sekolah tinggi atau akademi agar keilmuan K3 dikenal masyarakat luas. Apalagi, menurutnya, visi dan misi APKPI sejalan dengan ruh Tri Dharma perguruan tinggi.

"Di dalam Tri Dharma perguruan tinggi ada pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kami APKPI sebelumnya sudah kerjasama dengan universitas lain seperti menggelar riset bersama-sama, atau yang ingin magang di APKPI untuk calon mahasiswa yang wajib magang sebagai syarat kelulusan," kata Alwohono usai tanda tangan MoU bersama Prodi K3 UNIDA Gontor kepada Minesafety, Senin (18 Juli 2022).

Hadir pula pada kesepakatan tersebut, Ade Kurdiman selaku Sekjen APKPI, Ratih Andhika Akbar Rahma dari Kaprodi K3 Fakultas Ilmu Kesehatan UNIDA Gontor dan Aisy Rahmania merupakan Dosen Prodi K3 Fakultas Ilmu Kesehatan UNIDA Gontor.

Ade Kurdiman mengatakan alasan memilih Universitas Darussalam Gontor tentu mereka memiliki Prodi K3 sehingga lulusannya nanti diharapkan memiliki pengetahuan dan kompetensi K3 yang siap kerja di industri pertambangan.  

Sekjen APKPI Ade Kurdiman, Direktur APKPI Alwahono usai MoU dengan Kaprodi dan Dosen K3 Fakultas Ilmu Kesehatan UNIDA Gontor, Ratih ANdhika Akbar Rahma dan Aisy Rahmania. Foto: APKPI 

"Jika hanya belajar teori di kampus saja itu hampa, dengan menjalin MoU dengan APKPI ada kesempatan magang di perusahaan-perusahaan anggota APKPI atau di bidang APKPI. Begitu pula dengan melakukan riset, bisa bersama-sama dengan APKPI menggelar riset. Seperti baru-baru ini, kami mengadakan FGD Safety Culture Maturity dengan menggandeng UNIDA Gontor" terang Ade.

Tidak cukup di situ saja, Ade mengutarakan saat ini APKPI juga sedang menjajaki kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi baik negeri dan swasta. Kerjasama asosiasi dengan perguruan tinggi bukan kali ini saja bersama UNIDA Gontor, kiprah APKPI menggandeng akademisi perguruan tinggi sudah berlangsung pada tahun-tahun sebelumnya.

Bukan hanya magang saja, menurut Ade, mahasiswa K3 atau civitas akademis yang ingin membuat penelitian bisa melaksanakan penelitian di perusahaan-perusahaan anggota APKPI. Banyak kegiatan lain, kata Ade, yang bisa dikolaborasikan dengan APKPI misalnya menggelar kuliah umum bersama Prodi K3 Fakultas Ilmu Kesehatan UNIDA Gontor.

Kaprodi K3 FIK UNIDA Gontor, Ratih Andhika Akbar Rahma mengatakan dengan terjalin sinergisitas antara universitas dengan industri pertambangan yang diwadahi oleh APKPI seperti kegiatan praktik kerja lapangan di industri pertambangan, adanya kuliah pakar dari industri pertambangan, adanya riset bersama antara universitas dengan APKPI, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kedua belah pihak.

"Peran akademis dalam mengenalkan Prodi K3 UNIDA Gontor yaitu dengan melakukan promosi kesehatan kerja secara komprehensif, mulai dari promotif, preventif, rehabilitasi dan kuratif," kata Ratih.

Tidak kalah penting pula, menurutnya, Prodi K3 UNIDA sudah dan sedang melakukan upaya keselamatan kerja di tempat kerja dengan menjalin kerjasama dengan lembaga kesehatan lainnya seperti asosiasi profesi, pemerintahan, kelompok masyarakat dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. "Saat ini kami mulai menjangkau UMKM dan industri kecil menengah untuk melaksanakan penerapan K3," tutur Ratih.

Pelabuhan Internasional Kijing Agustus 2022 Beroperasi, Ekspor Alumina Kalbar Bakal Tinggi Nih

Gubernur Kalbar Sutarmidji berdiskusi dengan Bupati Mempawah Erlina Ria Norsan dan Pelindo II saat mengunjungi Pelabuhan Internasional Kijing, belum lama ini. Foto: Humas Pemprov Kalbar


Penulis: Yanuarius Viodeogo Seno

MINESASFETY -- Selangkah lagi, pelabuhan internasional Kijing Kalimantan Barat segera resmi beroperasi dalam waktu dekat ini. Presiden RI Joko Widodo rencana akan hadir langsung meresmikan operasional pelabuhan yang digadang-gadang bakal mendongkrak perekonomian provinsi tersebut.

Selain Cruide Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit akan keluar dari pelabuhan internasional sebanyak 4-5 juta ton per tahun, potensi ekspor dari timah dan turunannya juga besar. Bank Indonesia (BI) mencatat volume ekspor komoditas bauksit pada kuartal I/2022 sebanyak 5,04 juta ton. Dengan nilai ekspornya pada kuartal I/2022 senilai US$181,14 juta atau tumbuh 94,90% walau lebih rendah dari kuartal yang sama pada 2021 lalu senilai US$241,21 juta karena ada pelarangan ekspor.

Adapun volume ekspor alumina pada kuartal I/2022 mencapai 417.800 ton atau tumbuh sebanyak 60,16% year on year (yoy) atau meningkat sebesar 21,72% atau sebanyak 312.430 ton. Penambahan kapasitas produksi alumina itu dampak dari selesainya pembangunan smelter alumina di Kabupaten Ketapang. Negara-negara mitra dagang Indonesia yang berminat terhadap komoditas tersebut juga memicu kinerja ekspor khususnya dari produk alumina.

Kepala BI Kalbar Agus Chusaini mengatakan dalam laporan perekonomiannya terdapat peningkatan serapan ekspor alumina dari Malaysia, China, Jepang, India. Ke-empat negara tersebut merupakan pangsa pasar terbesar alumina tersebut.  

"Nilai ekspor alumina pada kuartal I/2022 mencapai US$157,25 juta atau tumbuh 101,12% (yoy), lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar US$119,86 juta atau 64,54% (yoy)," kata Agus dikutip Minesafety, Senin (18 Juli 2022).  

Belum lama ini, Sekda Provinsi Kalbar Harisson mengatakan sejumlah komoditas dari Kalbar seperti bauksit, CPO, karet dan kayu akan menjadi produk unggulan dan membantu pemulihan ekonomi Kalbar. Pada kuartal I/2022 pertumbuhan ekonomi Kalbar sudah menunjukan keberhasilan pemulihan ekonomi sebesar 4,05% (yoy).

"Untuk perdagangan luar negeri, ekspor Kalbar ke China sebesar 36% disusul Malaysia, dan India dengan komoditas bauksit, CPO, karet dan kayu," kata Horisson.

Gubernur Kalbar Sutarmidji mengutarakan pelabuhan nanti saat beroperasi sangat penting untuk industri hilir sehingga daerah khusus Kalbar dapat menikmati pajak eskor. Maka dari itu, dia ingin percepatan pembangunan ekspor dan segera diresmikan.

"Dengan adanya pelabuhan Kijing ini, maka ke depan kapal-kapal besar bisa masuk ke sini dan tentu ini mempengaruhi harga komoditas kita. Selama ini kapal yang berlabuh di Pelabuhan Dwikora Pontianak kecil sekitar 2000 A s/d 2500 DWT," ujarnya.

APKPI Bikin FGD Mengukur Safety Maturity Level Keselamatan Pertambangan

Direktur APKPI Alwahono saat memberikan penjelasan FGD Safety Maturity Level. Foto: APKPI

Penulis: Yanuarius Viodeogo Seno

MINESAFETY -- Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) sedang menyusun instrumen panduan tingkatan budaya keselamatan di perusahaan yang hasil akhirnya dalam bentuk artikel ilmiah untuk dipublikasikan ke jurnal internasional.

Pelaksanaan menyusun instrumen tersebut terus digodok berkesinambungan melalui Forum Group Discussion (FGD) oleh DPP APKPI bidang Riset dan Pengembangan sebagai yang mengepalai proyek ini. FGD juga digelar di sejumlah perusahaan-perusahaan pertambangan mineral dan batu bara, perguruan tinggi, dan bersama pemerintah selama 2 minggu dengan tema FGD 'Instrumen Pengukuran Safety Maturity Level'.

Latar belakang APKPI berinisiatif membuat panduan tingkatan kinerja keselamatan pertambangan tersebut, berawal dari pengamatan Keputusan Dirjen ESDM No. 185.K/37.04/DJB/2019 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Keselamatan Pertambangan dan Pelaksanaan, Penilaian, dan Pelaporan Sistem Manajemen Keselamatan pertambangan Mineral dan Batubara. Di dalam Kepdirjen itu belum ada pasal khusus instrumen mengukur kinerja keselamatan pertambangan.

Direktur APKPI Alwahono mengatakan dalam mengevaluasi kinerja karyawan khususnya perusahaan pertambangan mesti ada panduan tingkatan-tingkatan kinerja keselamatan pertambangan (KP) karyawan yang dipakai oleh pihak perusahaan atau pihak luar. Panduan itulah saat ini yang sedang dibahas oleh APKPI melalui FGD.

"Acuan atau rujukan penerapan evaluasi kinerja karyawan di perusahaan pertambangan ini diawali dengan riset terlebih dahulu, sekarang FGD. Setelah FGD, kami akan uji coba ke sejumlah perusahaan-perusahaan, di situ kami mengukur Safety Maturity Level perusahaannya," kata Alwahono kepada Minesafety, Kamis (14 Juli 2022).

Menurutnya, perusahaan-perusahaan minerba berharap ada panduan metode untuk mengukur kinerja keselamatan pertambangan. Maka Dari itu, papar Alwahono, APKPI melalui bidang Riset dan Pengembangan  serius mendiskusikannya supaya ada bentuk nyata panduan pengukuran tersebut terpublikasi secara ilmiah dan terbit di jurnal internasional. 

Ketua DPP Bidang Riset dan Pengembangan APKPI Joko Triraharjo saat memaparkan tujuan riset. Foto: APKPI
Ketua bidang Riset dan Pengembangan APKPI Joko Triraharjo mengatakan metodologi menyusun instrumen tersebut melalui berbagai pendekatan seperti pendekatan akademisi dengan mengajak pihak perguruan tinggi memberikan pandangannya terhadap riset yang dijalankan. Sejauh ini, ada dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Universitas Diponegero (UNDIP) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Selain itu, Joko Triraharjo juga turut menyampaikan bahwa perlu adanya pendekatan dari industri seperti dari perusahaan pertambangan minerba dan kontraktor pertambangan, selanjutnya pendekatan hukum dan politik seperti mengajak Kementerian ESDM dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk berdiskusi kepada APKPI.

"Ternyata tingkat mengukur budaya keselamatan masing-masing perusahaan berbeda. Dari universitas ini berbeda dengan universitas lain maka harus ada acuan nih alat ukurnya. Hal tersebut sama seperti kita ingin mengukur berat badan tapi timbangannya berbeda, pasti hasilnya tidak akan relevan. Berangkat dari sana, kami membutuhkan instrumen pengukuran yang sama," ujar Joko.

Joko mengatakan jika tidak ada hambatan, FGD berlangsung selama 2 minggu, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan indikator selma 1 bulan dan uji tes instrumen kepada insan tambang sebagai sample untuk melihat hasil akhir dari pengukuran kinerja keselamatan pertambangan karyawan.

Tim APKPI terdiri dari Direktur Alwahono (enam dari kanan), Dewan Pengawas Eko Gunarto (empat dari kiri), Sekjen APKPI Ade Kurdiman (dua dari kiri), Ketua Riset dan Pengembangan APKPI Joko Triraharjo (kemeja putih ID card tengah) dan manajemen PT Putra Perkasa Abadi (PPA). Foto: APKPI

Sekjen APKPI Ade Kurdiman mengutarakan setelah FGD ini, menguji instrumen ini melalui sampling ke beberapa perusahaan mengikuti kaidah ilmiah, tahap selanjutnya APKPI memberikan masukan kepada pemerintah terutama Kementerian ESDM juga mendengarkan masukan pandangan mereka terhadap hasil riset APKPI. Baru setelah itu, tahap pentingnya mempublikasikan ke jurnal internasional.

"Di dalam Kepdirjen 185/2019 itu masih diperlukan pedoman turunan untuk menilai 5 tingkatan kinerja Keselamatan Pertambangan. Oleh karena itu, kami APKPI berinisiatif menyusun instrumen tersebut dan nanti dijadikan usulan kepada pemerintah, dan pihak terkait sebagai pedoman penilaian safety culture maturity level pertambangan di perusahaan masing-masing," kata Ade.  

Dewan Pengawas APKPI Eko Gunarto mengatakan tingkatan yang diukur dari terendah hingga ketingkatan paling tinggi yaitu, dasar-reaktif-terencana-proaktif dan resilient sebagai tingkatan tertinggi budaya keselamatan karyawan.

"Penilaian itu berupa kuesioner, peninjauan lapangan, inspeksi, untuk mencari tahu seperti apa keterlibatan karyawan, tanggung jawab pemimpin, kinerja keselamatan (statistik), dan upaya-upaya pengendalian lainnya sampai kita bisa mengetahui sejauh mana levelnya. Apakah pada tingkatan dasar atau sudah pada resilient. Peniliannya bisa dilakukan oleh asesor perusahaan itu sendiri, atau dari eksternal," terang Eko.

Bukit Asam Target Jalur Kereta Api Menuju Dermaga Keramasan Selesai Kuartal IV/2023

 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sedang memperhatikan penjelasan pembangunan proyek jalur kereta api Tanjung Enim-Dermaga Keramasan dan Tanjung Enim-Dermaga Perajen dari pihak PT Bukit Asam Tbk. Foto: Bukit Asam

MINESAFETY -- PT Bukit Asam Tbk, menargetkan proyek jalur kereta api Tanjung Enim-Dermaga Keramasan (Palembang) dapat beroperasi pada kuartal IV/2023 dan Tanjung Enim-Dermaga Perajen dapat beroperasi pada 2026 untuk memudahkan transportasi angkutan batubara guna meningkatkan kapasitas listrik di wilayah Sumatra.

Direktur Utama Bukit Asam, Arsal Ismail mengutarakan secara end-to-end batu bara dari tambang Bukit Asam di Banko Tengah akan didistribusikan ke Dermaga Perajen saja berkapasitas angkut 20 juta ton/tahun.

Untuk memperlancar proyek pembangunan jalur kereta api tersebut sudah dilakukan penandatanganan Head of Agreement antara PT Bukit Asam, Kereta Api Indonesia (KAI), PLN pada 16 Februari 2022 lalu.

"Fasilitas itu nantinya akan dipergunakan untuk mendukung kerjasama sinergi BUMN rantai pasokan batubara untuk meningkatkan ketahanan kelistrikan nasional," kata Arsal Ismail baru-baru ini dari keterangan pers dikutip minesafety, Jumat (27 Mei 2022).

Adapun proyek Kerasaman, pihak Bukit Asam akan membangun Train Loading Station (TLS) beserta Coal Handling Facility (CHF) yang memiliki kapasitas 20 juta ton/proyek. Proyek itu juga akan mendukung suplai jangka panjang pasokan batu bara Buki Asam ke PLN.

"Kami mohon dukungan juga kepada Kementerian Perhubungan dan pihak terkait dalam percepatan proyek-proyek ini. Semoga dengan percepatan realisasi proyek, akan semakin cepat pula manfaatnya diterima oleh negara," ujar Arsal.

Di sisi lain, Direktur utama Bukit Asam yang belum lama ini meraih penghargaan Anugerah BUMN 2022 sebagai kategori CEO Service and Operation Excellent terbaik itu mengatakan pihaknya akan berkomitmen terus dalam inovasi dan pemanfaatan teknologi mutakhir untuk mendukung kinerja bisnis dan organisasi.

Salah satunya pengembangan one stop application bentuk web dan mobile dengan nama CISEA (corporate information system and enterprise applications) yang memiliki proses rantai pasokan panjang dan melibatkan berbagai satuan kerja untuk mendukung kerja bisnis menjadi efisien dan efektif.

Pusat Alihkan Sebagian Perizinan Minerba ke Daerah

Ilustrasi: Site pertambangan. 

MINE SAFETY -- Pemerintah pusat resmi mengalihkan sebagian perizinan pertambangan mineral dan batubara (minerba) kepada pemerintah daerah dengan tujuan tata kelola yang baik dan efektif. 

Peralihan kewenangan tersebut diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 55 /2022 tentang Pendelegasian Kewenangan dalam Pengelolaan Pertambangan Minerba dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 55/2022 tentang Perlakuan Perpajakan dan/atau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Bidang Usaha Pertambangan Batubara. 

Pendelegasian kewenangan yang berlaku efektif pada 11 April 2022 itu menyangkut pemberian izin usaha pertambangan (IUP) untuk golongan mineral bukan logam, mineral bukan logam jenis tertentu, dan batuan. 

Selanjutnya, perizinan perizinan berupa Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) untuk satu daerah provinsi, izin pengangkutan dan penjualan serta IUP untuk penjualan golongan mineral buka logam, mineral bukan logam jenis tertentu, dan batuan. 

Pendelegasian izin lainnya adalah pemberian dan penetapan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Mineral Bukan Logam, WIUP Batuan, penetapan harga patokan golongan mineral bukan logam, mineral bukan logam jenis tertentu, dan batuan, pemberian rekomendasi atau persetujuan yang berkaitan dengan kewenangan didelegasikan dari pemerintah pusat ke daerah. 

Belum cukup sampai situ, perizinan didelegasikan juga terkait pelaksanaan pengawasan gubernur menugaskan inspektur tambang dan pejabat pengawas pertambangan. 

Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral (Kementerian ESDM), Sugeng Mujiyanto mengatakan untuk inspektur tambang hanya berada di Ditjen Minerba Kementerian ESDM dan pejabat pengawas sebagian masih di DIjen Minerba. 

"Apabila belum ada pejabat pengawas, gubernur sebagai wakil pemerintah pusat menunjuk pejabat yang melaksanakan fungsi pengawasan aspek pengusahaan, jadi inilah yang bisa ditetapkan oleh pemerintah daerah," kata Sugeng dari keterangan pers dikutip minesafety, Kamis (21 April 2022). 

Sementara itu, Direktur Jenderel Mineral dan Batubara Ridwan Djamaluddin mengatakan kedua regulasi itu dalam rangka pelaksanaan UU No. 3/2020 yang sebagian kewenangan pemerintah pusat didelegasikan kepada pemerintah provinsi dengan tujuan untuk pelaksanaan tata kelola yang baik dan efektif. 

Ridwan mengutarakan Kementerian ESDM sudah berkoordinasi dengan kementerian agar transisi berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan kekacauan. Dia berharap pihak terkait dan pemerintah daerah bersabar karena pemerintah sedang membuat masa transisi agar berjalan dengan lancar sesuai dengan hakekat perpres.

"Jangan sampai pemberlakuan perpres ini menimbulkan kekacauan dalam perizinan. Kami sedang mengatur perizinan yang masuk sedang kami proses," ujar Ridwan. 

APKPI Terima MURI, Ini Jadwal Penghargaan


Talkshow APKPI Mine Safety Campaign dan Penyerahan MURI 

MINESAFETY -- Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) akan menerima penghargaan prestisius dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai organisasi pemilik rekor Kampanye Keselamatan Pertambangan (Mine Safety Campaign) secara hybrid dengan peserta terbanyak, nanti pada Rabu malam, 30 Maret 2022. 

Pihak MURI jika tidak berhalangan akan hadir sekaligus memberikan penyerahan  penghargaan MURI secara simbolis kepada APKPI di sekretariat APKPI beralamat di Gadog, Bogor. Pihak MURI akan diwakili Awan Rahargo selaku Senior Manager MURI dan Lutvi Syah Pradana selaku Deputy Manager MURI yamg memberikan penghargaan langsung kepada Direktur APKPI, Alwahono. 

Ketua MURI Jaya Suprana dalam satu kesempatan mengatakan keberadaan MURI demi menegakkan pilar-pilar kebanggaan nasional bangsa Indonesia agar bangsa Indonesia mampu dan mau menghargai karsa dan karya bukan bangsa asing, namun bangsa Indonesia.

Minesafety.id mengutip Presiden RI Ke-6 Bapak Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, “Catatan Rekor MURI menunjukkan semaraknya keragaman budaya dan berbagai potensi alam Indonesia, sekaligus gelora semangat anak bangsa dalam mengukir karsa dan karya prestasi terunggul di bidang keahlian masing-masing. Kemampuan bagian dari benteng nasionalisme kita dalam berkompetisi di era globalisasi masa kini”

Sebagai informasi, penghargaan MURI nanti tersebut sebagai kado manis bagi APKPI karena berhasil membuat acara kampanye keselamatan pertambangan secara daring dan luring dengan peserta terbanyak. Adapun jumlah peserta mencapai 4.569 peserta dan 1.275 perusahaan. 

Pelaksanaan mine safety campaign berlangsung sejak 12 Januari 2022 hingga 12 Februari 2022 sebagai bagian dari bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nasional. Penyelenggaraan hybrid tersebut diselenggarakan atas kerjasama dengan sejumlah perusahaan seperti PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari (Meulaboh), PT Agincourt Resources (Martabe), PT Pamapersada Nusantara (PAMA) All Site, dan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) All Site, PT Berau Coal (Kalimantan Timur), PT Vale Indonesia, Tbk (Sulawesi Selatan). 

Tidak cukup sampai di situ saja, menariknya pada pelaksanaan pembukaan bulan K3 nasional bertajuk mine safety campaign oleh APKPI berlangsung dengan mengibarkan bendera merah putih di titik nol kilometer (KM 0) barat Indonesia di Sabang, Aceh, pada 12 Januari 2022 dan ditutup pengibaran merah putih di titik nol kilometer (KM 0) timur Indonesia di Merauke, Papua, pada 12 Februari 2022.  

Baca: APKPI Buka Bulan Kampanye K3 di Titik Nol Kilometer Barat Indonesia

Penghargaan MURI Rabu malam nanti merupakan bagian dari Talkshow Keselamatan Pertambangan dengan tema Membangun Keselamatan Pertambangan yang Tangguh dalam Menghadapi Era Digitalisasi. Acara disiarkan secara langsung melalui link zoom dan siaran youtube. 

Baca: APKPI Sukses Gelar Penutupan Kampanye Keselamatan Pertambangan di Sota Merauke

APKPI Buka Bulan Kampanye K3 di Titik Nol Kilometer Barat Indonesia

Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) di titik nol kilometer barat Indonesia (Pulau Weh) Aceh dihadiri APKPI, PT Mifa Bersaudara dan Bara Energi Lestari, perwakilan Inspektur Tambang Aceh dan SMA Negeri 1 Sabang, pada Rabu (12/1/2022). 

ACEH - Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) melakukan gebrakan besar dengan menggelar pembukaan peringatan bulan Keselamatan dan Kesehatan Nasional (BK3N) di titik nol kilometer barat Indonesia berada di Pulau Weh, Provinsi Aceh tepat pada 12 Januari 2022. 

Peringatan BK3N bertajuk kampanye keselamatan pertambangan (mine safety campaign) itu yang berlangsung ujung negeri barat Indonesia itu dihadiri langsung Direktur APKPI Alwahono dan Dewan Pengawas APKPI Eko Gunarto. Keduanya didampingi Rahmad Zahri Kepala Teknik Tambang (KTT)  dari PT Bara Energi Lestari (ABM Group) sekaligus Ketua APKPI DPW Aceh dan perwakilan Inspektur Tambang Pemerintah Provinsi Aceh, instansi pendidikan dan masyarakat. 

APKPI tampak begitu antusias menyelenggarakan perayaan BK3N tepat di bawah tugu nol kilometer Sabang dengan menggelar upacara bendera merah putih, bendera K3 dan bendera APKPI. Kehadiran siswa-siswi SMA Negeri 1 Sabang dan mahasiswa-mahasiswi menyemarakan upacara tersebut. Mereka didapuk sebagai petugas dan peserta upacara pengibaran bendera merah putih, K3 dan APKPI. 

Upacara pembukaan BK3N berlangsung meriah dengan pembina upacara dari Inspektur Tambang (IT) mewakili Kepala Inspektur Tambang (KAIT), Ali Sastro Mijoyo dan pemimpin upacara oleh Rahmad Zahri. Dalam pengarahan sebagai pembina upacara, pembina upacara menyatakan dukungannya dan mengapresiasi kegiatan kampanye keselamatan pertambangan ini dan berharap dengan kampanye ini keselamatan pertambangan semakin mempunyai nilai menjadi yang tidak terpisahkan dalam proses produksi. 

Usai memperingati upacara peringatan BK3N di titik nol kilometer barat di Sabang, APKPI kembali menyeberang menuju Banda Aceh dan langsung ke Meulaboh. Keesokan hari APKPI mining tour di lokasi tambang milik PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari (BEL) di Meulaboh, yang berjarak lebih kurang 5 jam dari Kota Banda Aceh.

Seminar dan Workshop peringatan B3KN di Mifa Bersaudara, sebagai narasumber adalah Direktur APKPI Alwahono dan Dewan Pengawas APKPI Eko Gunarto, pada Kamis (13/1/2022). Seminar dihadiri para pekerja dan mitra kerja dari Mifa Bersaudara dan Bara Energi Lestari.

Setelah melihat proses pertambangan di dua perusahaan satu grup ini, mine safety campaign berlanjut dalam kegiatan seminar dan workshop yang berlangsung di lokasi kantor pelabuhan Mifa Bersaudara. Adapun tema seminar itu yakni Membangun Keselamatan Pertambangan yang Tangguh Dalam Menghadapi Era Digitalisasi.   

Direktur APKPI Alwahono mengutarakan terpilihnya peringatan pembukaan BK3N tepat di titik nol kilometer barat Indonesia (Pulau Weh Aceh) sebagai bentuk penegasan APKPI kepada insan pertambangan dan masyarakat tanah air bahwa APKPI ingin memulai perjalanan kampanye K3 (safety campaign) dari ujung barat Indonesia (Sabang) menyeluruh wilayah sampai ke titik nol kilometer ujung timur Indonesia (Merauke).     

Setelah dari titik nol kilometer Sabang berlanjut kampanye keselamatan ke sejumlah provinsi di Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Halmahera, Maluku. Sementara itu, kata Alwahono pada penutupan BK3N pada 12 Februari 2022 jika sesuai dengan rencana akan berakhir di titik nol kilometer timur Indonesia di Sota, Merauke, Provinsi Papua. 

"Kami akan kampanye keselamatan selama satu bulan penuh berbicara tentang keselamatan dan khusus pengelolaan keselamatan pertambangan (KP) kepada insan pertambangan dimulai dari titik nol kilometer paling barat Indonesia ini. Kenapa di sini [Sabang] supaya para insan pertambangan terdiri dari APKPI, pengusaha, pekerja dan pemerintah terkait pertambangan tercatat dalam sejarah yang begitu konsentrasi dan menaruh perhatian sangat serius tentang keselamatan pertambangan," kata Alwahono di sela-sela upacara peringatan BK3N, Rabu (12/1/2022).  

Menurutnya, penerapan keselamatan pertambangan sangat penting agar pekerja, pengusaha dan pemerintah memahami manfaat dari keselamatan pertambangan yaitu supaya produksi pertambangan berjalan dengan baik, aman, efisien dan produktif. Jadi pekerja yang tangguh, pimpinan yang tangguh, proses dan teknologi yang tangguh, dan organisasi dan sistem yang tangguh. Ini sebagai bentuk penerapan keselamatan yang tangguh (safety resilient).

"Agar mampu menghadapi tantangan dan perubahan begitu cepat dalam era digitalisasi saat ini. Keselamatan yang tangguh berarti mampu beradaptasi dengan belajar dari masa lalu, menghadapi risiko terjadi saat ini dan mampu mengantisipasi risiko yang mungkin akan terjadi," jelas Alwahono. 

Dia menambahkan keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga terhadap orang lain dan produksi. Alwahono mengartakan saat kesejahteraan hidup membaik maka orang semakin menyadari betapa penting keselamatan. 

Seminar dan Workshop peringatan B3KN di Mifa Bersaudara, sebagai narasumber adalah Direktur APKPI Alwahono dan Dewan Pengawas APKPI Eko Gunarto, pada Kamis (13/1/2022). Seminar dihadiri para pekerja dan mitra kerja dari Mifa Bersaudara dan Bara Energi Lestari.

Sementara itu, Dewan Pengawas APKPI Eko Gunarto mengutarakan kehadiran BK3N sesuai dengan lahirnya UU No. 1/1970 tentang Keselamatan Kerja pada 12 Januari 1970. Pelaksanaan bulan K3 Nasional ini, kata Eko, sebagai wujud memperingati terbitnya UU Keselamatan Kerja tersebut dan membangun semangat untuk mengimplementasikanya secara sungguh-sungguh. 

"Pemerintah ingin menjamin keselamatan pekerja dan fasilitas produksi melalui UU tersebut, maka masyarakat diingatkan kembali bahwa peringatan BK3N mendapatkan perhatian besar dari pemerintahan. UU itu mengatur dalam pasalnya supaya pengusaha harus memberikan jaminan pekerja agar tetap selamat dan sehat. Pemerintah ingin menjamin keselamatan pekerja melalui UU tersebut," kata Eko. 

Khusus tentang keselamatan kerja di pertambangan, kata Eko, telah diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 19/1973 tentang Pengawasan Keselamatan Kerja di Bidang Pertambangan. Selanjutnya untuk Keselamatan Pertambangan (KP) diatur lebih lanjut dalam UU.No.3 /2020, PP No.55 /2010, Permen ESDM No.26/2018 Kepmen ESDM No.1827.K/2018 dan turunannya.

"APKPI dalam upaya mewujudkan visi dan misinya selalu berperan serta dalam keselamatan pertambangan Indonesia yang terdiri dari Keselamatan kesehatan Kerja (K3) dan keselamatan operasi (KO). Keselamatan Pertambangan harus betul-betul dikelola dengan baik sehingga proses bisnis di pertambangan memberikan asas manfaat secara menyeluruh. Para pekerja lebih terjamin kesehatan dan keselamatannya dan bisnis proses pertambangan berjalan dengan baik dalam arti aman, efisien, dan produktif," kata Eko. 

Masih di tempat sama, Rahmad Zahri sebagai ketua DPW Aceh memberikan komitmen penuh dan mendampingi tim Safety Campaign dari awal penyambutan tim hingga selesai rangkaian acara kampanye Keselamatan Pertambangan (KP) di Aceh.

Rakernas 2022, APKPI Tatap Go Internasional

Rakernas APKPI 2021. 

MINESAFETY -- Rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) pada awal Januari 2022 berlangsung sukses kendati diselenggarakan secara daring tetapi mendapatkan sambutan antusias dari peserta.

Mereka ingin organisasi ini membangun keselamatan pertambangan Indonesia  bertaraf internasional yang tangguh (resilient), menjadi mitra bagi pemerintah, akademisi dan insan pertambangan Indonesia. 

Kehadiran Bambang Susigit sebagai mantan Direktur Teknik dan Lingkungan/Kepala Inspektur Tambang, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Kementerian Energi Sumber Daya Mineral).

Hadir pula Dewan Pengawas Eko Gunarto dan Dewan Penasehat APKPI Dwi Pudjiarso dan Candra Satrya membuat suasana Rakernas kian semarak karena mereka mendorong dan memotivasi langkah APKPI agar kian mantap menatap tahun 2022 ini.  

Direktur APKPI Alwahono dalam pengantarnya mengucapkan terimakasih kepada segenap dewan pengawas, penasehat, pengurus pusat dan wilayah yang tidak bosan-bosan memberikan masukan dan saling bersinergi mendukung program APKPI satu sama lain.  

"Semoga pada 2022 lebih kompak, kita mengadakan kopi darat karena keadaan semakin membaik (pandemi Covid-19). Saya mengapresiasi berjalannya organisasi selama satu tahun sebelumnya dari berbagai pihak dan kinerja APKPI selama ini walaupun di masa pandemi Covid-19," kata Alwahono, Sabtu (8/1/2022). 

Alwahono mengutarakan ada gebrakan besar kegiatan APKPI dalam membuka tahun 2022 ini. Dia mengatakan acara mine safety campaign diawali dengan upacara pembukaan bulan K3 di titik nol kilometer, Sabang Aceh pada 12 Januari 2022 dan penutupan bulan K3 di titik nol Merauke. 

Adapun tema bulan K3 Nasional yakni, Membangun Keselamatan Pertambangan yang Tangguh dalam Menghadapi Era Digitalisasi. Dalam kampanye tersebut, APKPI akan melaksanakan serangkaian kegiatan seminar, workshop (offline, online maupun hybrid), talk show, serta peliputan dan publikasi dari tik nol Sabang hingga titik nol Merauke. 

"Selama satu bulan akan melakukan kegiatan di seluruh nusantara hingga penutupannya dilaksanakan dengan upacara penutupan bulan K3 nasional di titik nol Merauke. Semoga acara berjalan dengan lancar, dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan," harap Alwahono. 

Sementara itu, dengan kehadiran majalah Mine Safety dan telah terlebih dahulu muncul media onlinenya (wwww.minesafety.id) maka semakin membantu informasi dan sosialisasi tentang keselamatan dan kesehatan kerja khususnya keselamatan pertambangan kepada masyarakat nusantara dan global. 

Dalam kesempatan sama, Sekjen APKPI Ade Kurdiman mencatat rangkaian program APKPI 2022 dalam rakernas seperti penyusunan roadmap APKPI sesuai visi dan misi membantu mewujudkan budaya keselamatan pertambangan Indonesia bertaraf internasional yang tangguh (resilient). 

"Peningkatan kemanfaatan APKPI terhadap pihak terkait melalui penguatan implementasi program APKPI secara internal dan eksternal. Selain itu, fundrising dan adanya pendapatan tetap untuk menunjang operasional APKPI," ujar Ade. 

Pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) dan alumni dari Master of Safety Science (Industrial Safety), University of New South Wales (Australia), Chandra Satrya memberikan masukan agar kekompakan para pengurus dan anggota APKPI tidak luntur dan terus mensempurnakan aspek-aspek lain agar APKPI kian dikenal dan diakui publik Tanah Air dan Internasional. 

"APKPI selama ini organisasi yang kompak, mantap dan keren. Oleh karena itu, APKPI akan terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme anggota menuju tingkat yang expert" ucapnya. 

Dewan Pengawas APKPI Eko Gunarto mengatakan APKPI selama ini telah dirasakan oleh banyak insan pertambangan antara lain penyusunan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), sosialisasi SMKP, seminar, workshop, diskusi dan acara rutin S3 yang rutin dilaksanakan setiap Rabu malam. 

Ayo! Bersiap Hadapi Bulan K3 2022

 

Pekerja konstruksi. Foto: Pixabay





MINESAFETY - Menteri Ketenagakerjaan baru saja merilis petunjuk pelaksanaan bulan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) nasional 2022 sebagai momentum bagi keberlangsungan usaha dan perlindungan pekerja atau buruh saat pencegahan dan penanggulangan Covid-19 dengan mendepankan pemanfaatan teknologi digital. 

Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 202/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional 2022 itu mengambil tema Penerapan Budaya 3 Pada Setiap Kegiatan Usaha Guna Mendukunga Perlindungan Tenaga Kerja di Era Digitalisasi. 

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan pelaksanaan bulan K3 nasional yang dimulai pada 12 Januari 2022 sampai dengan 12 Februari 2022 mendatang bisa berlangsung secara terus menerus dan berkesinambungan supaya sasaran jumlah perusahaan menerapkan SMK3 berbasis teknologi informasi mengalami peningkatan. 

Sasaran berikutnya, jumlah perusahaan nihil kecelakaan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi di semua sektor usaha yang berbudaya K3 dan meningkatnya produktivitas kerja secara nasional. 

Dalam keputusan itu disosialisasikan program-program strategis supaya dijalankan oleh pihak-pihak terkait seperti penghargaan K3, pembentukan komite investigasi kecelakaan kerja, pembentukan forum, komunitas dan jejaring K3, dan kegiatan strategis lainnya sesuai dengan kondisi. 

Selan itu ada kegiatan bersifat promotif seperti iklan layanan K3, promosi K3 pada kegiatan e-commerce, pameran K3, edukasi K3 secara interaktif, seminar, lokakarya, semiloka K3, lomba K3, aksi sosial Ke, kampanye gerakan pekerja sehat (GPS). 

Kementerian mengingatkan supaya melaksanakan kegiatan audit SMK3, pembinaan dan pengujian lisensi K3, pemeriksaan atau objek K3, pemeriksaan kesehatan tenaga kerja, pengukuran dan pengujian lingkungan kerja, operasi tertib, penanganan kasus-kasus kecelakaan kerja dan akibat kerja, inovasi digitalisasi.   

Perkembangan teknologi dan informasi menjadi esensi dalam keputusan itu agar saling mengisi satu sama lain untuk menekan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja melalui pelaksanaan K3. 

Menteri mengharapkan seluruh lapisan masyarakat umum, industri, para cendekiawan, organisasi profesi, asosiasi dan pihak terkait lainnya dapat memberikan motivasi dan berperan aktif mensosialisasi K3 di semua sektor usaha. 

APKPI Komitmen Keselamatan Pertambangan Non Logam dan Batuan



Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) kembali menggelar acara seminar nasional bertema Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Non Logam dan Batuan, Sabtu (24/4/2021).

Kegiatan seminar nasional secara virtual ini dilaksanakan dengan latar belakang bahwa kegiatan pertambangan non logam dan batuan tidak berbeda dengan kegiatan pertambangan pada umumnya, memiliki potensi bahaya dan tingkat kecelakaan yang tinggi sehingga perlu dilakukan pengelolaan K3 yang mencakup pemahaman dan penerapan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya.

Webinar yang diikuti 425 peserta dari pendaftar sebanyak 900 orang ini diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan sambutan dari Rusdi Husin (Ketua Bidang Humas APKPI), Alwahono (Direktur APKPI) dan Dr. Lana Saria, S.Si., M.Si. (Direktur Teknik dan Lingkungan Kementerian ESDM). Seminar dilanjutkan dengan pengumuman video keselamatan dan pemaparan materi oleh panelis diantaranya Rinaldi Yudha Pratama (Mine Inspector Kementerian ESDM), Budi Darmanto (Kepala Teknik Tambang PT Pacific Granitama) dan Eko Gunarto (Dewan Pengawas APKPI). Acara diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab.

Ketua APKPI Bidang Humas dan Public Safety yang juga sebagai organizer acara, Rusdi Husin mengatakan, adanya insiden di salah satu tambang di Indonesia yang mengakibatkan fatality merupakan pukulan sangat telak karena kita semua memiliki kesamaan dalam pikiran dan pandangan bahwa dalam operasi di semua sektor tambang yang ada di Indonesia berharap tidak ada kecelakaan-kecelakaan serius khususnya kecelakaan fatal. Kondisi ini akan menjadi triger pendorong bagi kita semua untuk memperbaiki model dan tata kelola keselamatan pertambangan guna menihilkan kecelakaan serius di sektor pertambangan.

"Kita tahu bahwa di sektor non logam dan mineral, isu-isu terkait keselamatan pertambangan perlu menjadi perhatian kita semua. Oleh karena itu, APKPI perlu hadir dalam kadar yang sama untuk pertambangan di Indonesia. Tidak hanya tambang mineral dan batubara tetapi juga termasuk sektor non logam dan batuan juga perlu dipersiapkan porsi khusus sehingga jangkauan pengelolaan keselamatan pertambangan yang ada di APKPI bisa menjangkau ke sektor non logam dan mineral," ujar Rusdi Husin.

Direktur APKPI, Alwahono menjelaskan, kekayaan alam Indonesia yang sangat luar biasa ini patut disyukuri dan perlu dikelola dengan bijak. APKPI yang terdiri dari praktisi, pengelola keselamatan operasi pertambangan dan akademisi berharap bersama dengan pemerintah dan stakeholder dapat bersinergi dalam pengelolaan keselamatan pertambangan di Indonesia. Bacaselengkapnya


APKPI Siap Sukseskan Penerapan SMKP Minerba


 

Bagi kalangan pertambangan, nama Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) mungkin belum akrab di telinga. Tetapi bagi pegiat keselamatan di sektor pertambangan nama asosiasi ini sudah sangat melekat.

Asosiasi ini dibentuk untuk membantu anggota, perusahaan, dan pemerintah dalam peningkatan pengetahuan dan kompetensi sumber daya manusia, serta aspek penting lain yang terkait erat dengan keselamatan pertambangan.

Muara dari setiap upaya ini tidak lain mewujudkan operasi pertambangan mineral dan batu bara Indonesia yang aman, sehat, ramah lingkungan, produktif dan efisien, berdaya saing di dunia internasional.

Direktur APKPI Edy Saptono menjelaskan, bahwa bersamaan dengan penyusunan SMKP dimulai upaya membentuk wadah atau organisasi keselamatan Pertambangan. Wadah ini dibangun dengan semangat mengawal penerapan SMKP dan sebagai forum komunikasi keselamatan pertambangan.

Akhirnya pada 29 November 2013 di hadapan para kepala teknik tambang se-Indonesia terbentuklah wadah atau organisasi keselamatan ini. Wadah ini kemudian sepakat diberi nama Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan (APKPI) dengan para pengurus adalah para praktisi keselamatan yang ikut serta dalam merumuskan SMKP.

Dalam visinya, asosiasi berniat menjadikan APKPI sebagai suatu organisasi yang mampu membentuk budaya keselamatan pertambangan Indonesia bertaraf internasional.

Visi ini kemudian dijabarkan dalam misi yakni mengembangkan kompetensi profesional keselamatan pertambangan, memberikan pelayanan kemitraan kepada para pihak pemangku kepentingan, menjadi wadah komunikasi dan informasi bagi para profesional keselamatan pertambangan.

Menurut Direktur APKPI Edy Saptono, ke depan yang menjadi prioritas asosiasi adalah menyusun materi sosialisasi SMKP yang nantinya akan disampaikan kepada seluruh perusahaan dan para pihak yang membutuhkan. Materi sosialisasi itu diperuntukkan bagi para eksekutif atau manajemen puncak dan pemilik perusahaan, manajemen lokasi tambang, untuk para pekerja keselamatan, dan praktisi keselamatan pertambangan. Baca selengkapnya

© all rights reserved allsysmedia.com
APKPI