Kinerja Vale Indonesia To The Moon Kuartal III/2022, Tanpa Kecelakaan Kerja

Karyawan PT Vale Indonesia Tbk sedang menata kawasan hijau di sekitar konsensi. Korporasi meraih penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral pada September 2022, Best of the Best untuk Pengelolaan Lingkungan dan tiga Penghargaan Aditama Emas untuk Manajemen Teknik Pertambangan, Pengelolaan Lingkungan Pertambangan, dan Konservasi Mineral. Foto: PT Vale Indonesia Tbk.

MINESAFETY -- CEO dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia Febriany Eddy senang berlipat-lipat karena kinerja selama kuartal III/2022 moncer dan tanpa kecelakaan lost time injury serta tanpa ada cedera yang tercatat.

Korporasi menyatakan dengan kinerja cerah tetapi dalam upaya peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional tidak akan mengkompromikan nilai-nilai utama yakni keselamatan jiwa merupakan hal terpenting.

"Pencapaian kinerja keuangan tidak diaudit pada kuartal 2022 produksi sebesar 17.513 metrik ton nikel dalam matte dengan penjualan US$309,2 juta pada kuartal tersebut. Saya senang yang menguntungkan tanpa kecelakaan," kata Febriany dari siaran pers dikutip Minesafety, Selasa (1 November 2022).

Adapun realisasi harga nikel sebesar 41% lebih tinggi year on year (y-o-y) sehingga mendorong pendapatan lebih tinggi sebesar 27% dibandingkan dengan periode sama pada 2021 lalu.

Sementara itu, beban pokok pendapatan grup meningkat dari US$213,9 juta pada kuartal II/2022 menjadi US$258,4 juta pada kuartal III/2022 karena didorong oleh biaya energi dan royalti yang lebih tinggi.  

PT Vale mengeluarkan belanja modal sekitar US$29,9 juta pada kuartal ini, turun dari US$35,9 juta pada kuartal III/2022. korporasi memperkirakan akan menghabiskan US$130 juta untuk sepanjang 2022.

"Proyeksi produksi untuk tahun 2022 telah direvisi menjadi kisaran 61.000 t – 62.000 t, lebih rendah dari yang kami targetkan sebelumnya, terutama karena keterlambatan penyelesaian proyek Furnace 4 Rebuild," kata Febriany.

Post a Comment

Post a Comment