Menteri ESDM Arifin Tasrif Minta Hilir Mineral Optimal Dukung Kendaraan Listrik

Hilirisasi, Nikel, Motor Listrik, Arifin Tasrif, Energi Bersih

Menteri ESDM Arifin Tasrif saat mengikuti parade motor listrik di Labuan Bajo belum lama ini. Foto: Kementerian ESDM

MINESAFETY -- Pemerintah melalui Menteri ESDM Arifin Tasrif minta optimalisasi hilirisasi mineral seperti nikel dan cobalt untuk pengembangan kendaraan listrik ramah lingkungan.

Keunggulan sumber daya alam dengan cadangan mineral seperti nikel dan cobalt, kata Arifin, dapat diproses hingga produk akhir untuk mendukung transisi pembangunan energi berbasis fosil dengan menjadikan energi yang bersih untuk masa depan.

Selain itu, Arifin berpesan bahwa dalam upaya hilirisasi dalam negeri, dibutuhkan pemanfataan sumber daya mineral dan batubara yang dilakukan dengan mengedepankan Environmental, Social and Governance (ESG). Hal itu disampaikannya dalam webinar 'Industrialisasi Mineral Menuju Indonesia Emas', pada Kamis 15 September 2022 lalu.

"Hilirisasi harus dikembangkan secara optimal hingga bahan dasar produk industri. Hilirisasasi mineral tidak cukup hanya diproses setengah jadi. Namun harus dikembangkan secara maksimal menjadi produk yang menjadi bahan dasar pada tahapan pelengkap atau paling akhir dalam pohon industri," kata Arifin dikutip Minesafety, Sabtu (17 September 2022).

Menurutnya, pembangunan smelter harus mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah dan stakeholder lainnya agar dapat berjalan dengan baik. Dengan begitu diperlukan sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan agar hilirisasi mineral dapat berjalan optimal.

Dia menjelaskan kewajiban hilirisasi yang melekat pada industri pertambangan adalah untuk memberikan nilai tambah agar memberikan hasil yang optimal bagi negara dan masyarakat dan melakukan pembangunan fasilitas pengolahan atau pemurnian mineral.

Sebelumnya, saat parade motor listrik di Labuan Bajo awal September lalu Arifin mengungkapkan, saat ini di Indonesia terdapat setidaknya 120 unit juta sepeda motor. Jika program konversi dapat berjalan dengan baik akan memberikan penghematan yang besar dan lingkungan yang lebih bersih.

"Di Indonesia saat ini ada 120 juta sepeda motor. Beberapa contoh (sepeda motor yang ikut parade) disini buatan tahun 2004, setelah dikonversi terlihat bagus. Ada beberapa manfaat, yang pertama mengurangi emisi dan bisa menghemat BBM. Kalau kita hitung 1 liter BBM per sepeda motor per hari maka kita membakar 800.000 barel minyak. Jadi kalau harga minyak sekarang US$100 per barel maka kita sudah membakar US$80 juta atau setara Rp1,2 trilun uang yang kita bakar untuk bahan bakar," katanya Arifin.

© hak terpelihara
supported by borneoglobe.org