Adaro Indonesia, Dinas Kehutanan Kalsel dan Tahura Sultan Adam Tanam 2100 Bibit Pohon

Adaro Indonesia, Dinas Kehutanan Kalsel, Bibit, Pohon, Tahura Sultan Adam
PT Adaro Indonesia bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan di blok 1 petak 9 menanam bibit pohon. Foto: Adaro Indonesia

PT Adaro Indonesia bersama 100 orang dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan dan Tahura Sultan Adam melakukan penanaman bersama yang berlokasi di area Rehab DAS, bukit Pamathon, tepatnya di blok 1 petak 9. Ada 2100 bibit tanaman yang ditanam di area tersebut, mulai dari bibit gamal, johar, kayu putih, spatudea dan ekaliptus.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini, pada 15 dan 16 September 2022 itu, dan dihadiri oleh I Gede Arya S, S. Hut, MP selaku PLT Kabid PDAS RHL), Pantja Satata, S. Hut sebagai Kabid PKSDAE, Muslim S. Hut selaku Kasi PDAS, Rini hartati S. Hut MP dari Kasi RHL dan Marivizon JL, S. Hut sebagai Kasi Linhut.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan bersama ini, harapannya semoga yang awalnya ekosistemnya rusak menjadi seperti semula dan fauna yang tadinya menghilang dari sini akan kembali kesini," kata Ainun Jariah, S. Hut., Kabid Tahura Sultan Adam saat penanaman berlangsung.

Mine Rehabilitation and Reclamation, Department Head PT Adaro Indonesia, Bayu Nasution, mengatakan bersyukur dan sangat berterimakasih sekali karena bapak dan ibu semua sangat konsen dan mau membantu melakukan penanaman di area tersebut.


"Ibarat anak sekolahan area ini sama seperti anak yang mau masuk SD, area dengan kondisi yang kami semua tahu bahwa dulunya area ini sering kebakaran, dan agak susah ditanami beragam jenis tumbuhan," kata Bayu Nasution.

Hal itu, kata dia, terbukti dengan blok 1 pamaton terdiri 321 ha dengan yang sudah di daerah terimakan baru seluas 77.15 ha, semoga dengan adanya program kalsel hijau ini, area ini akan cepat diselesaikan dan diserah terima.  

Sementara itu Warsita S. Hut. MP., Kepala Bidang PPH, mengatakan, harapan kami tanaman yang sudah ditanam selama 2 hari ini tumbuh semua, sehingga bukaan di bukit pamathon semakin berkurang jumlahnya.

"Terimakasih dan apresiasi kepada Adaro telah mendukung program folu netsink dari kementerian KLH, yang mana penanaman adalah kuncinya dan harusnya juga di ikuti oleh PPKH yang lain," tambahnya.

© hak terpelihara
supported by borneoglobe.org