PLN Siap Aliri Listrik Bagi 2 Korporasi Olahan Nikel di Sulawesi

PLN, Listrik, Nikel, Sulawesi, Daya Listrik, Pelanggan, Pembangkit,

PLN sedang mengerjakan salah satu proyek pembangkit listrik untuk mendukung industri olahan nikel di Sulawesi. Foto: PLN

MINESAFETY -- PT PLN menjalin kesepakatan bersama CNGR Hong Kong Science & Technology Co., Ltd dan PT Akar Mas Smelter Indonesia, dua pabrik pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) yang berada di wilayah Sulawesi.

CNGR merupakan pabrik pasok untuk perusahaan kelas atas dunia termasuk Tesla, Samsung, hingga CATL (Contemporary Amprex Technology Co). Perusahaan ini produsen prekursor baterai terbesar di dunia telah memiliki pangsa pasar hingga 27% pada 2021.

Dua perusahaan tersebut yang menargetkan pabriknya beroperasi pada 2024 nanti berharap ketersediaan listrik tepat waktu sesuai jadwal yang disepakati sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN Adi Priyanto mengatakan PLN berkomitmen memasok listrik yang andal dan sesuai jadwal yang disepakati dengan pelanggan di sektor industri.

Saat ini sistem kelistrikan di Sulawesi Bagian Selatan memiliki daya terpasang netto 2.469 Megawatt (MW), dengan beban puncak 1.499 MW, serta cadangan daya sebesar 583 MW. Dengan rincian tersebut ia yakin kebutuhan listrik, khususnya untuk sektor industri di Sulawesi mampu dipenuhi PLN.

Dia mengatakan di wilayah kerja UIW (Sulawesi Barat) Sulsebar sudah ada 5 pelanggan tegangan tinggi yang telah memercayakan layanan kelistrikannya kepada PLN. Pelanggan tersebut mendapatkan total daya sebesar 402,25 MVA.

Selain itu, terdapat 6 pelanggan yang telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dan 10 pelanggan yang menandatangani MoU, termasuk dua perusahaan CNGR dan Akar Mas Smelter.

"Penandatanganan MoU ini merupakan bentuk kepercayaan pelanggan yang telah sepenuhnya menyerahkan urusan listrik kepada PLN. Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan tersebut," kata Adi disela penandatangan dengan kedua perusahaan pada 24 Agustus 2022 dikutip Minesafety.

Direktur Utama PT Akar Mas Smelter Indonesia Muh. Ichsan Sahabudin mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan PLN setelah pihaknya mendapatkan suplai daya sebesar 100 MVA.

“Dukungan PLN ini sangat berarti untuk mengurangi RAB (Rancangan Anggaran Belanja) kami. Rencananya kami membangun pembangkit sendiri dan kami tahu betapa besar biayanya untuk itu. Sehingga kami sangat bersyukur PLN bisa menyuplai industri yang membutuhkan pembangkit,” kata Ichsan.

© hak terpelihara
supported by borneoglobe.org