ANTAM dan CNGR Jalin Kesepakatan Pengolahan Bijih Nikel Jadi Baterai

ANTAM, Nikel, CNGR, China, Tambang, Nico Kanter, Deng Wiuming, Teknologi, Listrik

Deng Wiuming Chairman & President CNGR dan Nico Kanter Direktur ANTAM usai penandatangan nota kesepakatan bersama. Foto: ANTAM
MINESAFETY -- PT Aneka Tambang Tbk menjalin kesepakatan bersama CNGR Co. Ltd produsen prekusor dan daur ulang energi untuk pengembangan proyek kawasan industri bersama mendukung proses bijih nikel laterit berteknologi tinggi.

Kedua belah pihak akan menggunakan teknologi terbaru pembangunan lini produksi nikel sebagai upaya pengurangan karbon pembangunan hijau yaitu Oxygen Enriched Side Blown Furnace (OESBF).

Lini produksi pertambangan dan pelebuhan yang direncanakan dalam kesepakatan itu untuk mendukung produksi kapasistas nikel sebanyak 80.000 ton dalam matte sehingga bisa menghasilkan bahan baku baterai untuk kendaraan listrik atau energi lain.

Direktur ANTAM Nico Kanter mengatakan kerjasama dengan CNGR tersebut supaya ANTAM dapat lebih fokus mengembangkan bisnis EV Battery Ecosystem berteknologi canggih dalam pengolahan nikel.

"Terkait proyek hilirisasi nikel, ANTAM tengah fokus bisnis EV Battery Ecosystem. CNGR adalah mitra strategis potensial ANTAM karena memiliki pengalaman teknologi canggih pengolahan nikel dan memiliki kinerja bisnis perusahaan yang baik," kata Nico Kanter dikutip Minesafety, Senin (8 Agustus 2022).

Hal itu disampaikannya di sela-sela penandatangan kerjasama dengan Deng Wiuming selaku Chairman & President CNGR Co., Ltd, Fu Peiwen selaku Vice Presiden CNGR International Headquater. Kesepakatan itu dihadiri Dana Widjaja selaku Vice Presiden CNGR International Headquarter dan pimpinan perusahaan lainnya.

Sementara itu, Deng Weining mengatakan kerjasama keduanya sejalan dengan visi CNGR untuk pengembangan sumber daya nikel hijau dan berkelanjutan, pembangunan ekonomi dan sosial regional, serta mendorong pertukaran ekonomi dan sosial antara China dan Indonesia.

Deng melihat ANTAM memiliki sejarah panjang sebagai BUMN yang memiliki integrasi bisnis vertikal bidang pertambangan dan logam terdiversifikasi berorientasi ekspor sebagai bisnis utamanya.

"ANTAMA berkomitmen menyediakan produk berkualitas tinggi, diakui sebagai praktik industri terbaik dan kinerja operasional kompetitif. Pencapaian kerjasama ini merupakan pendalaman visi CNGR secara komprehensif," kata Deng.

Sebagai informasi, Pemerintah China pernah memberikan penghargaan kepada CNGR sebagai pusat teknologi perusahaan nasional dan perusahaan teknologi tinggi nasional dan mendapatkan anugerah perusahaan manufaktur cerdas nasional dan pabrik manufaktur hijau.

Perusahaan ini memproduksi juga teknologi daya energi, dan penyimpanan energi. Rantai pasok produk dari CNGR untuk konsumen kelas kakap seperti Tesla, Samsung, CATL LG dan Panasonic. 

© hak terpelihara
supported by borneoglobe.org