Ada Perempuan Tangguh di Tambang, Rischa Lavinia


Industrial Hygiene Supervisor PT Adaro Indonesia, Rischa Lavinia. Sumber foto: APKPI

MINESAFETY -- Bukan zaman lagi, bagi yang masih menganggap remeh para kaum perempuan bekerja di tambang. Pekerjaan tambang selalu identik dengan kaum laki-laki karena dianggap lebih bekerja di tambang. Berhadapan dengan mesin-mesin raksasa, terik panas matahari, hujan, dan berjibaku dengan lumpur, tanah, batu dan pasir tambang setiap jam.

Padahal perempuan juga punya keterampilan, daya juang dan kemampuan yang sama dalam bekerja di tambang, termasuk  mencari solusi dan mengatasi masalah di tambang.

Rischa Lavinia, salah satu tokoh dalam buku 100 Anak Tambang Indonesia (ATI), memegang jabatan Industrial Hygiene Supervisor di salah satu perusahaan tambang mentereng di Indonesia, yaitu PT Adaro Indonesia. Perempuan tambang ini menjawab keraguan publik bahwa dunia tambang hanyalah kepunyaan dunia laki-laki.

Ia adalah permpuan tambang yang memiliki semangat dan keyakinan besar. Karena itu perempuan tambang yang satu iniberhasil mengikis pandangan tersebut di atas. Usai lulus sarjana Teknik Lingkungan, Universitas Trisakti Jakarta Rischa Lavinia terlebih dahulu bekerja sebagai konsultan lingkungan hidup.

Saat ada informasi salah satu perusahaan tambang memerlukan karyawan, dia melamar dan diterima sebagai Health Safety Environment (HSE) System Foreman. Dari situlah, Rischa Lavinia mulai menapaki tangga karir di perusahaan tambang. Perjuangannya tidak sia-sia, Rischa justru menjawab kepercayaan manajemen dengan melahap setiap tantangan yang diberikan kepadanya.

Tidak puas hanya di salah satu program yang masih terkait tentang tambang, dia mengusulkan kepada atasannya agar mengawal salah satu program yang lebih tidak monoton. Ternyata, bisa kok bagi pemilik nama kecil Boshe ini.

Nah, dalam buku 100 ATI, Rischa menceritakan kisahnya bahwa jangan pernah meragukan perempuan di area tambang. Rischa sudah menjawab selama ini yang dipikirkan masyarakat awam banyak. Dia ternyata punya keberanian dalam mengambil risiko kerja yang berat berkarir di dunia tambang sekalipun. Nah, cerita penyuka pantun melayu tersebut itu ada di dalam buku 100 ATI. 

Lihat buku: Buku 100 Anak Tambang Indonesia. Untuk yang ingin order bukunya silahkan langsung kunjungi  www.allsyshop.com.


Post a Comment

Post a Comment