17 Hari Buku 100 Anak Tambang Indonesia Terjual 17.845 Copy

Mahasiswi dan seorang pengusaha membawa buku 100 ATI dengan gembira. Photo Cepi

JAKARTA-Di tengah-tengah lesunya bursa buku di Indonesia akibat krisis akibat Pandemi Covid-19, ternyata Buku 100 Anak Tambang Indonesia malah cukup diminati. Bahkan hanya dalam 17 hari pemesanan Pre-Order (PO) tembus angka 17.845 eksemplar.

Demikian diungkapkan Direktur Utama Allsysmedia sekaligus editor buku 100 Anak Tambang Indonesia (ATI), Alexander Mering usai Launching buku tersebut di Learnotel, Bogor, Kamis (17/8/2021).

“Tak disangka kalau pemesanan buku bisa tembus angka segitu. Sebab bukunya kan belum dicetak, ditambah situasi negara kita sedang pandemi Covid-19,” ujar Mering dengan wajah sumringah. 

Tim Allsysmedia memang getol mengiklankan buku 100 ATI sejak 3 minggu terakhir sebelum launching. Baik lewat media mainstream maupun sosial media. Namun demikian Mering mengakui bahwa pembeli terbesar saat ini masih dari kalangangan dunia pertambangan, meski ada juga yang dari kalangan kampus yang terkait dengan dunia pertambangan. Pemesanan terutama dilakukan para pembeli lewat e-commerce.

Sementara itu inisiator buku tersebut, Alwahono mengatakan bahwa pasca launching pada 17 Agustus 2021 pihaknya akan melanjutkan promosi buku tersebut dengan target penjualan 45.000 copy.  Angka tersebut sekaligus sebagai simbol tahun kelahiran negara Republik Indonesia, yaitu 1945.

"Meski belum tercapai, tapi alhamdulillah pemesanan pra launching tempo hari kita tutup pada angka 17.945  eksemplar. Agar persis seperti HUT ke 76 Republik Indonesia," kata Alwahono yang juga ketua Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI).

Setelah launching kata Alwahono, penjualan buku 100 ATI dibuka semula. Namun harganya tentu sudah berubah. Sebelum launching harga buku adalah Rp 180.000,- namun setelah launching menjadi Rp 210.000,-.  

Buku 100 ATI selain penampilannya yang menarik, hard cover dengan tebal 712 halaman, juga berhasil meraih 2 rekor Musium Record Dunia-Indonesia sekaligus, yang piagamnya diserahkan langsung pada saat launching buku pada 17 Agustus 2021 di Learnotel, Bogor.


 

Post a Comment

Post a Comment